<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027</id><updated>2012-01-23T06:04:14.745-08:00</updated><category term='Hadits'/><category term='Harta'/><category term='Peraturan (Terms Of Service)'/><category term='Syahadat'/><category term='Jihad'/><category term='Iman'/><category term='Mukmin'/><category term='Ulama'/><category term='Hukum'/><category term='Agama'/><category term='Allah'/><category term='Komentar'/><category term='Ready Stock'/><category term='WUDHU'/><category term='Saran'/><category term='Rasulullah'/><category term='Fiqih'/><category term='Sedekah'/><category term='Sholat'/><category term='Peluang'/><category term='Cara Order'/><category term='Asmaul Husna'/><category term='Tentang kami'/><category term='Quran'/><category term='AlQuran'/><category term='Cara Pembayaran'/><category term='Islam'/><category term='Dari okrek.com'/><category term='Ajaran Illahi'/><category term='Kerja Sama'/><category term='Sejarah'/><category term='Salam'/><category term='Akhlak'/><category term='okrek.com'/><category term='Saling Mengingatkan'/><category term='Doa'/><category term='Thaharah'/><category term='Tauhid'/><category term='Reseller'/><category term='IKHLAS'/><category term='Pendapat'/><category term='Sunnah'/><category term='Ilmu'/><category term='Standar UKURAN'/><category term='Ajaran Allah'/><category term='Kesaksian'/><category term='Lowongan'/><category term='Testimoni'/><category term='Etika'/><category term='Syurga'/><category term='Syariah'/><title type='text'>Belajar Islam</title><subtitle type='html'>Belajar Islam bisa dari mana saja, sampai kapan saja</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>327</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-2565789604880824063</id><published>2011-08-10T06:42:00.000-07:00</published><updated>2011-08-10T06:42:24.585-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syahadat'/><title type='text'>Syahadatain</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Times New Roman; font-size: 12pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style="background-color: #3399ff; color: white;"&gt;Syahadat&lt;/span&gt; tidaklah  sah sehingga terkumpul padanya tiga hal: keyakinan hati, ucapan lisan dan  menyampaikan kepada orang lain. Dalam kondisi tertentu terkadang diperbolehkan  untuk tidak menyampaikan kepada orang lain. Makna &lt;span style="background-color: #3399ff; color: white;"&gt;syahadat&lt;/span&gt; &lt;em&gt;“la ilaha  illa’llahu”&lt;/em&gt; adalah menafikan hak disembah pada selain Allah dan menetapkan  hanya Allah-lah yang berhak untuk disembah. Konsekuensinya harus mentauhidkan  Allah dalam ibadah, oleh karena itu kalimat tersebut dinamakan sebagai kalimat  tauhid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Times New Roman; font-size: 12pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Makna &lt;span style="background-color: #3399ff; color: white;"&gt;syahadat&lt;/span&gt; &lt;em&gt;“Muhammad Rasulullah”&lt;/em&gt; adalah meyakini dan  menyatakan bahwa Muhammad bin Abdillah adalah benar-benar utusan Allah yang  mendapatkan wahyu berupa Kalamullah untuk disampaikan kepada manusia seluruhnya.  Dan dia adalah penutup para Rasul. Konsekuensi dari &lt;span style="background-color: #3399ff; color: white;"&gt;syahadat&lt;/span&gt; ini yaitu  membenarkan beritanya, mentaati perintahnya, menjauhi larangannya dan beribadah  kepada Allah hanya dengan syar’iatnya .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Times New Roman; font-size: 12pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Utusan Allah dari kalangan manusia mendapatkan  wahyu melalui utusan Allah dari kalangan malaikat maka tidak-lah mereka langsung  mendapatkan dari Allah kecuali pada sebagian, sesuai dengan kehendak Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Times New Roman; font-size: 12pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Times New Roman; font-size: 12pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Times New Roman; font-size: 12pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Dari Abu Abdirrohman Abdulloh bin Umar bin  Khoththob rodhiyallohu ‘anhuma, dia berkata &lt;em&gt;“Aku pernah mendengar Rosululloh  shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda: ’Islam itu dibangun di atas lima perkara,  yaitu: Bersaksi tiada sesembahan yang haq kecuali Alloh dan sesungguhnya  Muhammad adalah utusan Alloh, menegakkan sholat, mengeluarkan zakat, mengerjakan  haji ke Baitulloh, dan berpuasa pada bulan Romadhon.”&lt;/em&gt;(HR.Bukhori dan  Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-2565789604880824063?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/2565789604880824063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2011/08/syahadatain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2565789604880824063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2565789604880824063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2011/08/syahadatain.html' title='Syahadatain'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-3634366657395352131</id><published>2011-08-02T07:50:00.000-07:00</published><updated>2011-08-12T08:07:42.519-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendapat'/><title type='text'>Banyak diantara orang kafir yang membuat dan menyampaikan kesimpulan tentang Islam adalah orang yang paling tidak tahu malu</title><content type='html'>Para ulama Islam jika ingin menyampaikan pendapat mereka, mereka ambil berbagai sumber, mereka pilah dengan sangat teliti. Sangat mendalam. Mereka juga buka semua sumber dan berbagai kemungkinan adanya pendapat yang berbeda-beda dalam satu masalah itu.&lt;br /&gt;Terakhir mereka memberikan kesimpulan dengan pendapatnya dan sangat menghormati jika ada yang berbeda dengan pendapat mereka.&lt;br /&gt;Pembahasan yang mendalam dengan satu kesimpulan kecil, tidak banyak membuat kesimpulan dari kesimpulan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, mereka tetap menghormati pendapat orang lain, meskipun sudah sangat mendalam dan memperinci segala sumber yang berhubungan dengan masalah yang sedang dibahas.&lt;br /&gt;Ya, mereka masih sangat terbuka untuk menerima pendapat yang berbeda, meski memang mereka sangat ahli dalam bidang yang sedang dibahas dan telah menelaah dengan sangat teliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, tidak tahu malu, jika ada orang yang, mempunyai kesimpulan lalu merasa kesimpulannya itu paling benar. Jika ada yang tidak sama pendapatnya dengan kesimpulan orang itu, maka yang tidak sama pendapatnya itu telah salah, dan dikatakan tidak melaksanakan ajaran dengan benar. Sungguh tidak tahu malu orang itu, padahal telah mengaku bukan ahli di bidang yang dibahas, lalu mencoba membahas dan membuat kesimpulan, dan jika ternyata kesimpulannya ada yang berbeda dengan kesimpulan ulama Islam, tetap memaksakan kesimpulannya harus diterima oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak tahu malu jika ada orang yang mengatakan pada orang lain "berarti kamu tidak melaksanakan Islam dengan benar" (atau yang sejenisnya),&lt;br /&gt;apalagi, ditambah lagi, kesimpulannya itu ada yang tidak sama dengan kesimpulan sebagian ulama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugguh tidak tahu malu orang yang mengatakan "sudah ditunjukkan bukti-bukti kok kamu masih tidak sependapat dengan saya" (atau yang sejenisnya).&lt;br /&gt;Ada orang yang seperti itu, baik yang mengaku kafir, maupun mengaku beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan jika ada yang berpendapat lain....&lt;br /&gt;atau sekedar menambahkan....&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-3634366657395352131?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/3634366657395352131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2011/08/banyak-diatara-orang-kafir-yang-membuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/3634366657395352131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/3634366657395352131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2011/08/banyak-diatara-orang-kafir-yang-membuat.html' title='Banyak diantara orang kafir yang membuat dan menyampaikan kesimpulan tentang Islam adalah orang yang paling tidak tahu malu'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-7731282250570427253</id><published>2011-05-05T05:37:00.001-07:00</published><updated>2011-05-05T05:37:41.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reseller'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peluang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerja Sama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lowongan'/><title type='text'>Menjadi RESELLER produk OkRek mudah dan Gratis</title><content type='html'>&lt;div class="breadcrumb" style="color: #888888; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://okrek.com/" style="color: #5d717e; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;" title="Kembali ke Halaman Utama"&gt;Halaman Utama&lt;/a&gt;&lt;span class="navigation-pipe" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0.6em; padding-right: 0.6em; padding-top: 0px;"&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="navigation_page" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Reseller&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="rte" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: black; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="5" cellspacing="3" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(229, 230, 231); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-collapse: separate; border-color: initial; border-left-color: rgb(229, 230, 231); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(229, 230, 231); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-color: rgb(229, 230, 231); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: normal; height: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline; width: auto;"&gt;&lt;tbody style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;tr style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;td style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(229, 230, 231); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(229, 230, 231); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(229, 230, 231); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-color: rgb(229, 230, 231); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: normal; height: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;" valign="top"&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: 700; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;"&gt;Menjadi RESELLER produk OkRek mudah dan Gratis:&lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br style="color: white; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; list-style-type: decimal; margin-bottom: 0px; margin-left: 10px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 2em; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Beritahukan URL dimana Anda akan menempatkan produk okrek atau cukup nama toko online Anda atau nama Anda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Beri kontak email agar kami dapat memberi update tentang model, promo, dan produk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Save gambar produk ke komputer Anda lalu upload pada website Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Copy paste keterangan produk, sesuaikan atau tambahkan keterangan yang menarik jika perlu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Sesuaikan harga jual dengan program Anda dan segmen pasar Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Jika ada pelanggan yang order ke Anda, barangnya bisa dikirim ke Anda dulu, atau dapat langsung dikirim ke pelanggan dengan pengirim atas nama Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Ada diskon 5.000 s/d 25.000 per pcs tergantung model untuk Anda, untuk pembelian minimal 5 pcs dan pemesanan berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 10pt; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Kami senang berkenalan dengan Anda, dan bekerja sama dengan Anda.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://duwur.com/e/" rel="nofollow" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: white; cursor: pointer; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a href="http://duwur.com/e/" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #5d717e; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;Daftar jadi RESELLER&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;(klik disini)&lt;/span&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a href="http://okrek.com/content/content/2-tentang-kami" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #5d717e; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;Tentang OkRek&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(229, 230, 231); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(229, 230, 231); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(229, 230, 231); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-color: rgb(229, 230, 231); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: normal; height: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(229, 230, 231); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(229, 230, 231); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(229, 230, 231); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-color: rgb(229, 230, 231); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: normal; height: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Saya tertarik dan berminat untuk menjadi bagian dalam bisnis ini, bagaimana caranya?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Terima kasih atas minat Anda bergabung dengan kami.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kami fleksibel saja dalam kerja sama.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kami produksi, jika ada yang pesan dalam jumlah banyak kami beri diskon,&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;demikian juga dengan pemesanan continue. Begitu saja sederhananya.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ada diskon 5rb s/d 20rb per pcs untuk pembelian minimal 6 pcs dan setelahnya.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Reseller bisa mengambil foto dari kami dan bisa mengatur harganya.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Bagi yang memiliki toko offline, jumlah 6 pcs itu bisa untuk sample, dan untuk pemesanan berikutnya diberlakukan harga khusus, dengan diskon hingga 25rb per pcs tergantung model dan jumlah.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Untuk toko offline yang memiliki stok lebih dari 100 pcs produk okrek, kami bisa bantu promosi alamat dan kontak toko tersebut melalui jaringan website kami.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Untuk toko online, bisa dikirim dulu ke reseller, bisa juga langsung dikirim ke pelanggan dengan nama pengirim pihak reseller.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kami senang berkenalan dengan Anda, dan menerima masukkan dari Anda.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Alamat okrek dimana ?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Jl. Awikoen Madya 5, Gresik Jawa Timur 61123&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Sistem beli putus/konsinyasi ?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kami menjalin konsinyasi hanya untuk sahabat di Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya yang telah kami kenal dan memiliki toko. Jadi untuk daerah lain atau baru kenal dengan kami,&amp;nbsp; memakai sistem putus.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Minimal 6 itu untuk 1 tipe atau campuran ?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Boleh campur&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Jaringan okrek sudah sampai mana?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Secara online kami memang baru 3 tahun, namun jaringan kami sudah hampir di seluruh kota di Indonesia, dan beberapa di luar negeri. Sebelum online, kami hanya melayani untuk wilayah Gresik, Surabaya dan Jakarta.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Bagaimana dengan pengiriman ?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Untuk pengiriman dalam jumlah sedikit menggunakan TIKI atau POS.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk pengiriman dalam jumlah banyak, akan terus dicarikan pembanding pada saat diperlukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Kami senang mendapat masukkan dari Anda, jika Anda ada informasi ekspedisi pengiriman yang lebih baik, tentu akan kami terima.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ongkos kirim ditanggung pembeli.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;## Saya jenis toko offline, untuk pembelian 6 pcs itu sample free atau charge ?&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Untuk pembelian 6 pcs langsung mendapat harga diskon. Untuk pembelian berikutnya tentu harga khusus&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;## Saya jenis toko online, bagaimana?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Toko online boleh mengambil foto dari website kami atau dari&amp;nbsp;&lt;a href="http://fbgamismodern.okrek.com/" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #5d717e; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;http://fbgamismodern.okrek.com&lt;/a&gt;, menambahkan keterangan yang diperlukan, dan mengatur harganya.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;## Okrek ini franchise atau apa ?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Mode Okrek belum diwaralabakan, kami bermula dari usaha penjualan dan produksi busana turun temurun. Dan baru beberapa tahun yang lalu memperluas pasar melalui internet.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kami ada toko di pasar Gresik, dan memiliki tempat produksi di Jl Wijaya Kusuma dan Jl Awikoen Madya Gresik.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;##Kain/pakaian dibuat dari bahan apa?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Rata-rata menggunakan bahan kain katun, kecuali disebutkan lain.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;##Misalkan membeli suatu produk, dan kurang peminatnya, apa boleh dikembalikan dan retur dengan barang baru?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Boleh tukar barang atau kembali uang jika tidak laku (khusus reseller)&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Bisa juga kita bantu jualkan, atau tawarkan ke reseller yang lain,&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Jadi Anda tinggal sebutkan barang yang tidak laku itu dan kita tawarkan ke yang lain atau kembalikan ke kami, ditukar barang lain, atau uang kembali.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;##Apakah semua barang yang ada di web okrek ready stok? jika ada permintaan dari customer dan barang tersebut tidak ready stok, berapa lama barang tersebut bisa ready?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Rata-rata kami hanya stok bahan saja, terutama untuk produk batik, karena dengan motif yang sama jumlahnya sangat terbatas, dengan begitu kita dapat melayani sesuai ukuran yang dipesan. Ada juga barang yang ready stok, dan biasanya hanya diinformasikan ke reseller.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Waktu produksi 1 hari s/d 1 minggu, tergantung antrian.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;##Apa spesialisasi produk okrek memang batik, atau ada produk lainnya?&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Sebenarnya kami menerima dan pernah memproduksi segala jenis yang dijahit:&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;baju model apa saja,&amp;nbsp; atasan maupun bawahan, mukenah, jilbab, tas, batal, bed cover dll.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;kebetulan yang lebih banyak dipesan adalah batik, jadi yang ditampilkan yang banyak dipesan saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 11px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, 'Nimbus Sans L', sans-serif; font-size: 12px; font-style: inherit; font-weight: inherit; line-height: 20px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;img alt=":D" src="http://mode.okrek.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" style="border-bottom-color: rgb(201, 187, 160); border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(201, 187, 160); border-left-style: none; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(201, 187, 160); border-right-style: none; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-color: rgb(201, 187, 160); border-top-style: none; border-top-width: 1px; font-family: inherit; font-size: 12px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 586px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; vertical-align: baseline;" /&gt;&lt;span style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 12px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;img alt=":)" src="http://mode.okrek.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" style="border-bottom-color: rgb(201, 187, 160); border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(201, 187, 160); border-left-style: none; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(201, 187, 160); border-right-style: none; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-color: rgb(201, 187, 160); border-top-style: none; border-top-width: 1px; font-family: inherit; font-size: 12px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 586px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; vertical-align: baseline;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #5d717e; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: #5d717e; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0.7em; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://okrek.com/" style="color: #5d717e; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline;" title="Halaman Utama"&gt;&lt;img alt="Halaman Utama" class="icon" src="http://okrek.com/themes/okrek/img/icon/home.gif" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0.5em; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: middle;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://okrek.com/" style="color: #5d717e; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: underline;" title="Halaman Utama"&gt;Halaman Utama&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-7731282250570427253?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/7731282250570427253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2011/05/menjadi-reseller-produk-okrek-mudah-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7731282250570427253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7731282250570427253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2011/05/menjadi-reseller-produk-okrek-mudah-dan.html' title='Menjadi RESELLER produk OkRek mudah dan Gratis'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-2878154066176801023</id><published>2010-11-21T14:40:00.001-08:00</published><updated>2010-11-21T14:40:30.461-08:00</updated><title type='text'>: Adab Bertetangga</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;TUNTUNAN&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; Heri Ruslan&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Bukanlah Mukmin orang yang kenyang, sementara tetangga di sampingnya kelaparan&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sebagai makhluk sosial, manusia butuh bersosialisasi. Di lingkungan terdekat, manusia hidup berdampingan dengan tetangganya. Dalam ajaran Islam, tetangga memiliki peran dan arti penting dalam kehidupan seorang Muslim. Islam mengajarkan, hak tetangga atas tetangga lainnya begitu agung.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk berbuat baik kepada tetangga dekat dan jauh. &amp;quot;… Dan, berbuat baiklah kepada ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, serta tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.&amp;quot; (QS An-Nisaa [4]:36). &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Rasulullah SAW juga selalu mengingatkan umatnya untuk berbuat baik dengan tetangganya. Nabi SAW bersabda, &amp;quot;Jibril terus-menerus berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga hingga aku mengira dia akan mewariskannya.&amp;quot; (HR Bukhari dan Muslim). &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sayangnya, masih banyak umat Islam yang belum menjalankan perintah Allah dan Rasulullah tentang pentingnya berbuat baik kepada tetangga. Tak jarang, antartetangga ada yang bermusuhan, saling menjelekkan, dan saling mengumbar aib. Akibatnya, seorang yang bermusuhan dengan tetangganya tak akan pernah merasa tenang.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Agar setiap Muslim akur dan akrab dengan tetangganya, ajaran Islam melalui Alquran dan hadis telah menetapkan adab bertetangga (Al-Jiwaar). Syekh Abdul Azis bin Fathi as-Sayyid Nada dalam Kitab Mausuu&amp;#39;atul Aadaab Al-Islaamiyah menjelaskan, adab-adab yang perlu diperhatikan seorang Muslim dalam bertetangga.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Memilih tetangga yang saleh&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut Syekh Sayyid Nada, sebelum memutuskan tinggal di suatu tempat, seharusnya seorang Muslim memilih tempat tinggal yang saleh tetangganya. Sebab, kata dia, tetangga yang tak saleh suka membuka rahasia rumah tangga orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ada kalanya seseorang membutuhkan bantuan tetangganya. Apabila tetangga itu orang yang saleh, tentu ia akan memberikan manfaat dan meringankan bebannya,&amp;quot; ujar ulama terkemuka itu. Terkait masalah ini, Rasulullah SAW bersabda, &amp;quot;Empat perkara yang dapat mendatangkan kebahagiaan: wanita yang saleh, tempat tinggal yang luas, tetangga yang saleh, dan kendaraan yang bagus.&amp;quot; (HR Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Menyukai kebaikan bagi tetangganya&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya adalah menyukai kebaikan bagi tetangganya, sebagaimana ia menyukai kebaikan itu bagi dirinya sendiri. Hal itu, dalam Islam, menjadi penyempurna keimanan. Rasulullah SAW bersabda, &amp;quot;Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak sempurna keimanan seseorang hingga ia menyukai tetangganya apa yang ia suka bagi dirinya.&amp;quot; (HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Tak mengganggu baik dengan ucapan maupun perbuatan&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Mengganggu tetangga adalah perbuatan yang haram,&amp;quot; ujar Syekh Sayyid Nada. Bahkan, Rasulullah SAW secara khusus telah mengingatkan masalah ini. Beliau bersabda, &amp;quot;Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia mengganggu tetangganya.&amp;quot; (HR Bukhari).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Selalu berbuat baik kepada tetangga&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar selalu berbuat baik kepada tetangganya. Beliau bersabda, &amp;quot;Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya …&amp;quot; (HR Muslim). Untuk itulah, kata Syekh Sayyid Nada, wajib hukumnya berbuat baik kepada tetangga dengan cara apa pun yang memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Bersabar terhadap gangguan tetangga&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Tetangga yang baik bukan hanya menahan tangannya untuk tidak mengganggu tetangganya. Akan tetapi, ia juga bersabar terhadap gangguannya,&amp;quot; papar Syekh Sayyid Nada. Hendaknya ia membalas gangguan itu dengan kebaikan. Menurut dia, sesungguhnya sikap seperti itu akan menutup pintu bisikan setan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Memberi makan kepada tetangga yang fakir&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Rasulullah SAW selalu menekankan pentingnya umat Islam berbuat baik kepada tetangga. Beliau bersabda, &amp;quot;Bukanlah Mukmin orang yang kenyang, sementara tetangga di sampingnya kelaparan.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Saat ini, masih banyak orang yang tak memedulikan kondisi tetangganya. Padahal, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya berbagi dengan tetangga. Beliau bersabda, &amp;quot;Jika salah seorang dari kalian memasak, perbanyaklah kuahnya, kemudian berikan sebagian kepada tetangganya.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Rasulullah juga melarang umatnya meremehkan sesuatu yang akan diberikan kepada tetangganya. Nabi SAW bersabda, &amp;quot;Wahai, wanita Muslimah, janganlah kalian meremehkan pemberian kepada tetangga meskipun hanya kaki kambing.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut Syekh Sayyid Nada, hendaknya adab yang agung ini diperhatikan dan jangan sampai diabaikan. &lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;Sumber:&lt;/strong&gt; Ensiklopedia Adab Islam Menurut Alquran dan Sunnah terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi&amp;#39;i&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-2878154066176801023?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/2878154066176801023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/11/adab-bertetangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2878154066176801023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2878154066176801023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/11/adab-bertetangga.html' title=': Adab Bertetangga'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-4011368753067738410</id><published>2010-11-07T17:22:00.001-08:00</published><updated>2010-11-07T17:22:23.812-08:00</updated><title type='text'>: Indahnya Istri Salehah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Mohammad Shoelhi&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan baginya tujuh tabir yang menjauhkannya dari neraka.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Rasulullah bersabda, &amp;quot;Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah perempuan salehah. Dan, perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang perempuan pada hari perhitungan kelak adalah shalat lima waktu dan ketaatan kepada suaminya.&amp;quot; (HR Ibnu Hibban dari Abu Hurairah).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Seperti apa perempuan salehah itu? Suatu hari, Rasulullah memberi nasihat kepada putrinya, Fathimah, mengenai tanda-tanda istri salehah. Nasihat ini merupakan mutiara termahal sehingga selayaknya dilakukan setiap istri salehah. Nasihatnya sebagai berikut.  &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ya, Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan baginya tujuh tabir yang menjauhkannya dari neraka. Ya, Fathimah, kepada wanita yang membuat roti bagi suami dan anak-anaknya, Allah menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum dan Allah melebur kejelekannya serta mengangkat derajatnya.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ya, Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya, lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah menetapkan pahala baginya, seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang. Ya, Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki rambut kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang lezat kepadanya yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah mempermudah sakaratul maut baginya serta kuburnya menjadi bagian dari taman surga dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.&amp;quot; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ya, Fathimah, apabila wanita mengandung, malaikat memohonkan ampunan baginya dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para mujahid di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, dia tidak akan membawa dosa sedikit pun. Di dalam kubur, ia akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman surga dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah serta seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.&amp;quot; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ya, Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian kepadanya pada hari kiamat berupa pakaian yang serbahijau dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan, Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.&amp;quot; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ya, Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih. Ya, Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Ya, Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, aku pun tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah, wahai, Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah. Ya, Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum air Telaga Kautsar pada hari kiamat kelak.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Tentu saja, wasiat tersebut juga ditujukan untuk seluruh wanita Muslimah tanpa kecuali. Alangkah indahnya hidup seorang wanita Muslimah, khususnya mereka yang menjadi istri salehah bagi suaminya dan ibu salehah bagi anaknya. Rumah tangga menjadi ladang sangat subur yang menghasilkan pahala melimpah. Bisa dibayangkan betapa keindahan hidup akan bersinar dari istri salehah. Begitu indah menjadi wanita, dengan ketulusan, kelembutan, dan kasihnya dapat mengubah dunia. Ed; heri ruslan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-4011368753067738410?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/4011368753067738410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/11/indahnya-istri-salehah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/4011368753067738410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/4011368753067738410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/11/indahnya-istri-salehah.html' title=': Indahnya Istri Salehah'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-3665680257392027395</id><published>2010-10-25T22:46:00.001-07:00</published><updated>2010-10-25T22:46:16.576-07:00</updated><title type='text'>: Semangat Berkurban Rakyat Kecil</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;Oleh &lt;strong&gt;Ahmad Syafii Maarif&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Saat publik Indonesia merasa jijik membaca berita tentang kunjungan anggota Dewan Kehormatan DPR untuk belajar etika ke Yunani, sebuah negara yang hampir gagal dengan tingkat korupsi dan praktik upeti yang marak, cerita di bawah ini barangkali dapat sedikit menyentuh nurani kita tentang bagaimana tingginya semangat berkurban rakyat kecil. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Cerita ini saya peroleh dari seorang sopir taksi Primkopad (Primer Koperasi Angkatan Darat) bernama Daliman (46) yang mengantarkan saya ke Bandara Adisutjipto, Jogjakarta, pada 23 Oktober 2010. Ini untuk kedua kalinya saya bersamanya. Sekitar 30 menit dalam perjalanan, Bung Daliman terus saja bercerita, sesekali saya sela dengan pertanyaan. Bagi saya info yang disampaikan dengan cara yang sangat lugu itu sungguh mengharukan, teramat dalam pesan moral yang disimpannya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Adalah Desa Pentung, Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Jogjakarta, desa asal Daliman. Sebagian besar penduduknya terdiri atas buruh tani dengan tingkat pendapatan yang serbaminim. Istri Bung Daliman adalah salah seorang dari penduduk dalam kategori itu, sosok pekerja keras, sedangkan Daliman sendiri, mantan penarik becak selama delapan tahun, sekarang naik pangkat sebagai sopir taksi. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Penghasilannya berkisar Rp 1.000.000 s/d Rp. 1.500.000 per bulan yang diterimanya dengan penuh kepasrahan. Itu jika ia selalu sehat sepanjang bulan. Coba bayangkan, seorang Daliman harus menyopir  selama 10 tahun untuk menandingi besarnya uang saku anggota DPR yang sedang perlisir ke Yunani, hanya dalam beberapa hari.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Tetapi, Anda jangan memandang enteng rakyat Desa Pentung ini. Laki-laki dan perempuan punya adat menabung melalui arisan dalam menghadapi Idul Qurban. Saat Daliman mengatakan bahwa kaum perempuannya menabung  hanya sebesar Rp 2000 per bulan, batin saya menjerit, sedangkan kaum bapak sebesar Rp 15.000, demi menyongsong Idul Qurban. Melalui undian dalam bentuk arisan, maka muncullah pemenang untuk dibelikan sapi dan kambing. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Adat ini bergulir setiap tahun. Untuk Idul Qurban 1431 H yang jatuh pada 17 November tahun ini sudah tersedia seekor sapi seharga Rp 9.000.000, kambing menyusul, biasanya bergerak antara delapan sampai 12 ekor. Saya kehabisan kosakata untuk mengomentari jumlah sebesar ini di desa miskin itu. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Di desa saya Sumpur Kudus (Sumatra Barat), kerelaan berkurban ini barulah gejala abad ke-21, sebelumnya tak terdengar, padahal penduduknya sebagian besar masih punya sawah, sebagian bahkan punya kebun karet, coklat, kopi, dan lain-lain. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Menimbang fenomena kerelaan berkurban rakyat kecil ini, terasa bahwa tingkat keimanan saya berada di bawah mereka. Dalam kemiskinan mereka melaksanakan kurban dengan cara bergantian, entah berapa lama seseorang harus menanti giliran. Allah Mahatahu apa yang bergolak di hati rakyat kecil itu, saya merasa malu. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Pengetahuan agama mereka tentu tidak jauh, tidak sampai belajar ke Chicago atau ke Kairo, tetapi dalam hal berkurban, saya bertekuk lutut. Saya tidak bertanya tentang siapa yang berinisiatif pertama kali merancang praktik keagamaan yang teramat mulia ini. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Desa lain yang jumlahnya ribuan di seluruh nusantara mungkin dapat mencontoh sikap keberagamaan umat Islam Desa Pentung ini. Dan siapa tahu pula, uang saku anggota DPR Muslim yang sedang melakukan &amp;quot;studi banding&amp;quot; ke Yunani sebagian akan disalurkan ke desa-desa miskin dalam suasana &amp;#39;Idul Qurban 1431 H yang sebentar lagi kita rayakan.&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-3665680257392027395?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/3665680257392027395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/10/semangat-berkurban-rakyat-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/3665680257392027395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/3665680257392027395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/10/semangat-berkurban-rakyat-kecil.html' title=': Semangat Berkurban Rakyat Kecil'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-2446670402569392764</id><published>2010-10-20T19:32:00.003-07:00</published><updated>2010-10-20T19:32:39.645-07:00</updated><title type='text'>: Islam dan Peradaban Kota</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Marwan Ja&amp;#39;far&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;(Ketua Fraksi PKB DPR RI)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Mengapa dewasa ini banyak kota-kota yang dihuni mayoritas Muslim di berbagai negeri Muslim terlihat semrawut dan kumuh? Di negeri kita yang mayoritas Muslim, tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan sangat mudah ditemukan, bahkan di kota sebesar Jakarta. Inilah yang kerap menjadi lahan kritik berbagai kalangan yang arahnya bahwa kota-kota di negeri Muslim tidak atau kurang peduli terhadap lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Apalagi, saat ini telah tumbuh kesadaran lingkungan yang begitu tinggi ditengah gaung perubahan iklim. Sementara itu, kota-kota di negeri Barat, faktanya terlihat asri, nyaman, dan teratur. Amsterdam yang konon banyak warganya memilih ateis justru dikenal sebagai kota yang bersih dan indah. Ambil contoh Tokyo, sebuah kota megapolitan, tetapi dikenal dengan kebersihan dan keindahan kotanya. Masyarakat Barat dan Jepang tentu saja tak kenal konsep &amp;quot;kebersihan sebagian dari pada iman&amp;quot; sebagaimana dikenal dan dipahami oleh Muslim.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dari sisi ajaran Islam, Nabi Muhammad dan para sahabat telah memberikan teladan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang begitu memesona dengan dasar tauhid dan keimanan. Tak heran, bila Sir Thomas Arnold pernah menyatakan bahwa Islam mengutamakan kebersihan sebagai standar lingkungan hidup.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pusat peradaban&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam tinjauan sejarah, suasana perkotaan masyarakat Muslim tempo dulu pada masa kekhalifahan Islam ternyata begitu mencengangkan-indah, tertib, dan nyaman. Peradaban Islam dari masa Bani Abbasiyah hingga Dinasti Umayyah telah menyingkapkan betapa kota telah menjadi pusat peradaban sehingga kota harus ditata sedemikian rupa agar indah dan nyaman. Pada masa Dinasti Abbasiyah, kota yang terkenal adalah Baghdad. Kota ini-merujuk Ma&amp;#39;ruf Misbah (1996)-merupakan kota yang paling indah. Konstruksi kota ini dikerjakan oleh lebih dari 100 ribu pekerja. Di kota ini, terdapat istana di pusat kota, asrama pegawai, rumah kepala polisi, dan rumah keluarga khalifah. Di luar Kota Baghdad dibangun kota satelit, seperti Rushafah dan Karakh. Kedua kota tersebut dilengkapi dengan kantor, toko-toko, rumah, taman, kolam, dan sebagainya. Kala itu, kota Baghdad menjadi kota impian seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Begitu pun kota Samarra yang letaknya di sebelah timur Sungai Tigris, kurang lebih 60 kilometer dari Baghdad. Kota tersebut sangat indah, nyaman, dan teratur. Nama Samarra diberikan oleh Khalifah Al-Manshur, dan berasal dari kata &amp;quot;Sarra Man Ra&amp;#39;a&amp;quot; yang berarti senang memandangnya. Banyak orang yang kesengsem dengan keindahannya. Kota ini menjadi contoh seni bangunan Islam di kota-kota lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ada lagi Cordoba yang menjadi kota teladan di daratan Eropa. Saat itu, banyak kota, terutama di Eropa, yang masih sangat kotor dan gelap. Sementara itu, Cordoba sangat indah, terang-benderang, bersih, dan indah. Kebersihan dan keindahan Kota Cordoba menjadi standar pembangunan kota lain di Eropa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Singkat kata, sejarah telah membuktikan bahwa pada masa keemasan Islam, kota-kota dibangun sedemikian indah, dengan jalan-jalan yang mulus dan bertaburkan cahaya. Kota-kota di negeri Muslim kala itu dikenal sangat bersih. Bahkan, hasil penelitian sejarah menunjukkan bahwa para insinyur Muslim waktu itu sudah mampu menciptakan sarana pengumpul sampah. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keterbukaan &lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Berkembangnya Islam sejak 14 abad silam telah banyak diakui turut mewarnai sejarah peradaban dunia. Bahkan, pesatnya perkembangan agama Islam itu, baik di barat maupun timur, pada abad ke-8 sampai 13 Masehi, mampu menguasai berbagai peradaban yang ada sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Tak salah bila peradaban Islam dianggap sebagai salah satu peradaban yang paling besar pengaruhnya di dunia. Bahkan, hingga kini, berbagai jenis peradaban Islam itu masih dapat disaksikan di sejumlah negara bekas kekuasaan Islam dahulu, misalnya Baghdad (Irak), Andalusia (Spanyol), Fatimiyah (Mesir), Ottoman (Turki), Damaskus, Kufah, dan Syria. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Perkembangan peradaban Islam yang dilandasi dengan semangat persatuan Islam telah ditanamkan Rasulullah sejak awal perkembangan Islam di Timur Tengah. Kemudian, dalam praktiknya, seiring dengan makin luasnya wilayah kekuasaan Islam, gesekan atau kebudayaan masyarakat setempat memengaruhi umat Islam untuk mengadopsi dan mewarnai peradaban lokal yang disesuaikan dengan ajaran Islam. Dari proses semacam inilah, peradaban Islam terus berkembang dari peradaban kebudayaan, bangunan, bahasa, adat istiadat, hingga pada ilmu pengetahuan. Jelaslah, peradaban Islam adalah peradaban ilmu.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dari keyakinan itu pula, umat Islam mampu membentuk peradaban baru hingga menghasilkan berbagai macam peradaban di wilayah kekuasaan Islam tersebut. Penyebaran Islam ke berbagai wilayah telah terjadi pertukaran kebudayaan antara satu negeri dan negara lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Secara karakteristik, peradaban Islam sangat berbeda dengan Yunani, Romawi, dan Bizantium. Sebagai contoh, dalam hal memandang teknologi. Para cendekiawan Muslim di era kekhalifahan menganggap teknologi sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan yang sah. Di sini, tidak ada konflik antara sains dan agama, seperti yang terjadi pada negeri Barat di era Abad Pertengahan. Fakta tersebut terungkap berdasarkan pengamatan para sejarawan sains Barat di era modern terhadap sejarah sains pada masa emas peradaban Islam. &amp;quot;Para ilmuwan Muslim memberi perhatian pada semua jenis pengetahuan praktis dengan mengklasifikasi ilmu-ilmu terapan dan subyek-subyek teknologis berdampingan dengan telaah-telaah teoritis,&amp;quot; ungkap Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam Islamic Technology: An Illustrated History.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kini, tampaknya ghirah untuk itu terasa menipis dan yang menonjol justru umat Islam lebih menampilkan cara-cara berfikir dan bertindak yang sektarian, bahkan menumpu pada tindak puritan dan radikal hanya lantaran perbedaan faham yang sifatnya furu&amp;#39;iyyah. Padahal, Nabi Muhammad dalam membangun peradaban Islam senantiasa mengacukan pada persatuan. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ujung-ujungnya, dalam soal lingkungan hidup belum digarap serius sebagai bagian integral dari dakwah Islamiyah. Lingkungan hidup yang semakin rusak karena manusia telah gagal mengemban misinya sebagai khalifah di muka bumi untuk memelihara lingkungan hidup. Sebuah kenyataan dari no satiation rule yang telah merasuk dalam prinsip hidup sehari-hari. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Karenanya, kini jangan heran bila kenyataan yang menyosok di negeri-negeri mayoritas Muslim terlihat semrawut dan warganya kurang disiplin. Apakah ini pertanda bahwa negara-negara masyarakat Muslim menjadi acuh terhadap proses perusakan lingkungan yang makin cepat dan meluas? Kita semua harus berkerja keras untuk menyelamatkan lingkungan kota, dan menjadikan kota bersih, asri, dan hijau untuk menjaga keberlangsungan kehidupan manusia dan melestarikan pesona peradaban. Wallahu a&amp;#39;lam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-2446670402569392764?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/2446670402569392764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/10/islam-dan-peradaban-kota.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2446670402569392764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2446670402569392764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/10/islam-dan-peradaban-kota.html' title=': Islam dan Peradaban Kota'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-7172841414114304514</id><published>2010-10-20T19:32:00.001-07:00</published><updated>2010-10-20T19:32:09.273-07:00</updated><title type='text'>: Menaklukkan Hawa Nafsu</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dikisahkan, sekembalinya dari sebuah pertempuran, Rasulullah SAW berkata, &amp;quot;Kita baru saja pulang dari jihad (perang) kecil menuju jihad terbesar (al-jihad al-akbar).&amp;quot; Sambil terperangah, para sahabat bertanya, &amp;quot;Apakah gerangan perang terbesar itu wahai Rasulullah?&amp;quot;  Nabi menjawab, &amp;#39;&amp;#39;Mujahadat al-Nafs&amp;quot; (perang menaklukkan diri sendiri). (HR Baihaqi dari Jabir).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Meskipun dipandang lemah oleh al-Albani dalam Silsilat al-Dha`if wa al-Maudhu`ah, hadis ini sesungguhnya dapat dipandang sahih ditilik dari segi maknanya (shahih fi al-ma`na). Ada beberapa hadis lain yang semakna dan derajat kualitasnya lebih tinggi. Di antaranya hadis yang menyatakan, &amp;quot;Petarung sejati (mujahid) adalah orang yang mampu menaklukkan dirinya sendiri. Orang yang hijrah adalah orang yang mampu meninggalkan keburukan.&amp;#39;&amp;#39; (HR Ahmad dan Baihaqi dari Fadhalah ibn `Ubaid).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Untuk keluar sebagai pemenang dalam perang terbesar ini, kita perlu mengetahui dan melakukan beberapa hal. Pertama, mengenali musuh utama kita sendiri, yaitu hawa nafsu. Dalam Alquran, kata hawa bermakna keinginan atau kecenderungan kepada sesuaatu yang buruk atau sesuatu yang melawan kebenaran dan kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Disebut hawa, menurut pakar bahasa al-Ishfahani, karena keinginan itu membikin manusia lalai (wahiyah) di dunia dan menjerumuskannya ke dalam neraka (hawiyah) di akhirat. &amp;quot;Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun.&amp;quot; (QS Qashash (28): 50).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, mengelola dan mengendalikan nafsu dengan menggunakan kekuatan dan kecerdasan akal. Menurut filosof Muslim Ibnu Masykawaih, akal bukan hanya alat berpikir, melainkan juga alat kontrol dan pengendali (tadbir) kecederungan-kecenderungan yang bersifat destruktif dalam diri. Jadi, akal harus kendalikan nafsu.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, melawan dan menolak kecenderungan nafsu, yakni tidak menuruti dan mengikuti kemauannya. Kalau Anda ingin menemukan kebenaran, demikian disarankan oleh orang bijak, maka perhatikanlah keinginan dan kecenderungan Anda, lalu ambillah sesuatu yang bertolak belakang dengan keinginan itu. Itulah kebenaran dan itulah yang dinamakan &amp;quot;Mukhalafat al-Hawa&amp;quot;.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keempat, menaklukkan nafsu dan menguasai sepenuh-penuhnya. Menurut Ghazali, perang dan pertarungan melawan nafsu berlangsung setiap saat. Dalam pertarungan ini, kita bisa menang pada suatu waktu, tetapi kalah pada waktu yang lain. Begitulah seterusnya, menang dan kalah silih berganti.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Namun, bagi orang-orang tertentu, yang terpelajar dan terlatih, serta mendapat pertolongan dari Allah, mereka mampu menaklukkannya dan keluar sebagai pemenang. Mereka itulah yang dinamakan petarung sejati. Allah SWT menjanjikan kemuliaan dan surga kepada mereka. &amp;quot;Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal-(nya).&amp;quot; (QS al-Nazi`at (79):40-41). Wallahu a`lam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-7172841414114304514?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/7172841414114304514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/10/menaklukkan-hawa-nafsu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7172841414114304514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7172841414114304514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/10/menaklukkan-hawa-nafsu.html' title=': Menaklukkan Hawa Nafsu'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-5711798926622145766</id><published>2010-09-23T21:03:00.001-07:00</published><updated>2010-09-23T21:03:51.203-07:00</updated><title type='text'>: Keutamaan Istighfar</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Imam Nur Suharno MPdI&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Muhammad Shalih Al-Khuzaim dalam bukunya Shifat Shalat Qiyamullail, menjelaskan bahwa istighfar merupakan penutup amal saleh, penutup shalat, haji, puasa, dan juga penutup majelis. Istighfar berfungsi untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang diperbuat selama melaksanakan ibadah tersebut. Selain itu, istighfar juga sebagai penyebab utama mendapatkan ampunan Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Karena itu, setiap Muslim hendaknya memperbanyak istighfar dalam berbagai kesempatan. Minimal mengucapkan: Astaghfirullah, Rabbighfirli, Allahummaghfirli, dan yang lainnya. Melalui istighfar tersebut seseorang akan memperoleh banyak keutamaan. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, dihapus kejelekannya dan diangkat derajatnya. &amp;quot;Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&amp;quot; (QS An-Nisa&amp;#39; [4]: 110).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, dilapangkan rezeki, anak, harta, dan penyebab turunnya hujan. &amp;quot;Maka Aku katakan kepada mereka: &amp;#39;Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?&amp;quot; (QS Nuh [71]: 10-13).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, ditambah kekuatannya. &amp;quot;Dan (dia berkata): &amp;#39;Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa&amp;#39;.&amp;quot; (QS Hud [11]: 52).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keempat, dilenyapkan dosanya. Setiap dosa meninggalkan noda hitam pada hati. Noda hitam bisa lenyap dengan melakukan istighfar. &amp;quot;Sesungguhnya bila seorang Mukmin melakukan satu dosa, pada hatinya timbul satu noda hitam. Bila dia bertobat, berhenti dari maksiat, dan beristighfar, niscaya mengilap hatinya.&amp;quot; (HR Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kelima, dimudahkan segala urusannya. &amp;quot;Barangsiapa membiasakan diri untuk beristighfar, Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, akan memberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.&amp;quot; (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Untuk itu, ketahuilah, dalam sebuah atsar disebutkan bahwa, &amp;quot;Sesungguhnya Iblis pernah berkata: &amp;#39;Aku membinasakan manusia dengan dosa, dan mereka membinasakanku dengan La Ilaha Illallah dan istighfar&amp;#39;.&amp;quot; Wallahu a&amp;#39;lam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-5711798926622145766?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/5711798926622145766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/09/keutamaan-istighfar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/5711798926622145766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/5711798926622145766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/09/keutamaan-istighfar.html' title=': Keutamaan Istighfar'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-6647231848118458740</id><published>2010-09-17T20:25:00.001-07:00</published><updated>2010-09-17T20:25:28.439-07:00</updated><title type='text'>: Studi Alquran di Jerman</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dr Sahiron Syamsuddin&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;(Dosen di UIN Sunan Kalijaga)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kajian kritis historis terhadap Alquran adalah kajian yang berupaya menunjukkan bagaimana teks Alquran dan sejarahnya dapat diketahui dengan bantuan pengetahuan rasional. Tujuan utama dari kajian ini adalah untuk menjelaskan asal-usul teks dan menggambarkan bentuk dan fungsinya yang paling awal (Kroop 2007:1). Model penelitian semacam ini telah dilakukan oleh sarjana-sarjana Barat sejak abad ke-19. Abraham Geiger (1810-1874) dianggap sebagai sarjana pertama yang menerapkan pendekatan kritik-historis ini terhadap Alquran. Pada tahun 1883, ia menerbitkan sebuah buku yang berjudul Was hat  Mohammed aus dem Judentum aufgenommen? (Dirk Hatwig 2009:241).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam karya ini, ia mengatakan bahwa Nabi Muhammad mengambil banyak bagian dari tradisi Yahudi dalam memproduksi Alquran. Pandangan semacam ini kemudian diikuti oleh banyak sarjana lainnya, seperti Günther Luling dan Christoph Luxemberg. Karya terbaru yang menghimpun beberapa hasil kajian historis-kritis ala Geiger ini adalah buku yang diedit oleh Tilman Nagel, yaitu Der Koran und sein religiöses und kulturelles Umfeld (2010). Para sarjana ini menganggap Alquran sebagai teks 'epigonik' dalam arti bahwa Alquran merupakan imitasi dari teks-teks pra-Islam. Pandangan ini tentu saja menjadi sangat kontroversial di kalangan sarjana Muslim.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Meskipun demikian, tidak semua sarjana Barat sepakat dengan pandangan tersebut di atas. Banyak sarjana Barat lainnya, seperti Anglika Neuwirth, Nicolai Sinai, Michael Marx, dan Dirk Hartwig mengkritik pandangan dan temuan di atas. Berdasarkan wawancara dengan mereka pada tanggal 2 Juli 2010 dan beberapa artikel, diketahui bahwa mereka tidak setuju dengan kesimpulan bahwa Alquran hanyalah salinan 'teks-teks pra-Islam'. Untuk mendukung posisi ini, mereka telah melakukan beberapa penelitian. Salah satunya adalah proyek yang mereka sebut dengan Corpus Coranicum, yang sedang dilakukan di Berlin-Brandenburgische Akademie der Wissenschaften di Jerman.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam proyek ini, mereka menggunakan pendekatan yang sama seperti yang dilakukan oleh Abraham Geiger, tetapi dengan paradigma yang berbeda. Tidak seperti Geiger, mereka memandang Alquran sebagai 'teks polifonik' dan bukan mimesis (tiruan) dari teks-teks sebelumnya. Tren penelitian semacam ini bisa disebut dengan 'tren baru studi historis-kritis terhadap Alquran'. Proyek ini terdiri atas tiga kerja utama, sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, para sarjana tersebut membuat dokumentasi tentang manuskrip-manuskrip Quran awal berikut variasi qira'at. Namun, pendokumentasian ini tidak bertujuan untuk membuat teks edisi kritis Alquran. Dalam hal manuskrip Alquran, mereka membuat data bank tentang lokasi, penanggalan, dan aspek-aspek paleografis dari setiap manuskrip. Saat ini, bank data terdiri atas 250 entri dan setiap entri memiliki sejumlah foto manuskrip. Jumlah foto yang telah digitalisasi dalam beberapa komputer saat ini 3.500. Adapun dalam bank data tentang variasi bacaan Alquran, seseorang dapat menemukan semua cara baca (qira'at) Alquran, baik qira'at yang dianggap sebagai qira'at mutawatirah (diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi), qira'at masyhurah (diriwayatkan oleh relatif banyak perawi), maupun qira'at syadzdzah (yang tidak termasuk kedua macam qira'at tersebut).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, para sarjana yang terlibat dalam proyek tersebut juga melakukan penelitian dan kajian serta membuat bank data terkait dengan apa yang mereka sebut dengan Texte aus der Welt des Quran (teks-teks di sekitar Alquran). Dalam hal ini, mereka berupaya mencari kemiripan teks Alquran dengan teks-teks lain pada masa turunnya wahyu Quran. Kajian semacam ini dikenal dengan istilah 'intertekstualitas' antara ayat-ayat Aquran dan teks-teks dari tradisi pra-Islam, seperti Alkitab, teks Yahudi pasca-biblikal, dan puisi Arab klasik. Intertekstualitas ini, menurut mereka, merupakan fondasi yang sangat berarti bagi upaya rekonstruksi teks-teks yang ada di sekitar Alquran (Marx 2008:51; Wawancara 2 Juli 2010).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Namun, berbeda dari orientalis-orientalis lain pada abad ke-19 yang berpandangan bahwa Alquran adalah imitasi/tiruan dari teks-teks pra-Islam, para sarjana ini telah melakukan riset seobjektif mungkin dan mereka sampai pada kesimpulan bahwa Alquran bukanlah 'teks epigonik' yang merupakan hasil imitasi beberapa teks lain dari tradisi pra-Islam. (Neuwirth 2008:16; Wawancara 1 Juli 2010). Mereka menegaskan, bahwa Alquran meskipun dalam beberapa kasus memiliki paralelitas dan kemiripan dengan teks-teks lain, tetapi ia merupakan teks 'independen' yang memiliki karakteristik sendiri dan dinamikanya sendiri, baik dari segi bahasa maupun isi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sebagai contoh, Neuwirth membandingkan antara surat al-Rahman dan Zabur dan membuktikan bahwa meskipun kedua teks ini memiliki paralelitas/interseksi, tetapi Alquran memiliki gaya sendiri dalam hal struktur sastra dan spirit yang spesifik dalam hal isi dan pesan (Neuwirth 2008:157-189). Kesimpulan yang sama juga dibuktikan oleh Nicolai Sinai ketika meneliti QS. An-Najm. Seiring dengan temuan ini, Dirk Hartwig,ketika diwawancarai tanggal 2 Juli, mengkritik Christoph Luxemberg yang mengatakan bahwa Alquran adalah salinan teks dari tradisi Kristen yang berbahasa Syro-Aramaik.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, mereka telah dan sedang memproduksi apa yang mereka sebut der historisch-kritische literaturwissenschaftliche Kommentar des Quran (interpretasi historis-kritis dan sastrawi terhadap Alquran). Struktur interpretasi ini terdiri atas empat elemen. Unsur pertama adalah teks Alquran dan terjemahannya dalam bahasa Jerman. Teks Arab didasarkan pada qiara'at Hafsh dari &amp;#39;Asim. Terjemahan Alquran sebagian besar berasal dari terjemahan Rudi Paret dengan beberapa penyesuaian tertentu. Studi tentang urutan kronologis wahyu merupakan elemen kedua interpretasi mereka. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Mereka ingin merekonstruksi dinamika teks Alquran ber kaitan dengan aspek linguistik/sastranya. Juga, apa yang mereka sebut "kritik sastra" dalam arti mereka mem berikan penje lasan struk tur sastra Alquran dalam menyampaikan pesan tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-6647231848118458740?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/6647231848118458740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/09/studi-alquran-di-jerman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/6647231848118458740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/6647231848118458740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/09/studi-alquran-di-jerman.html' title=': Studi Alquran di Jerman'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-6891647596045228543</id><published>2010-08-31T19:40:00.001-07:00</published><updated>2010-08-31T19:40:31.635-07:00</updated><title type='text'>: Puasa dan Keteladanan Pemimpin</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Prof Nanat Fatah Nasir&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Suatu hari, Khalifah Abu Bakar hendak berangkat berdagang. Di tengah jalan, ia bertemu dengan Umar bin Khathab. &amp;quot;Mau berangkat ke mana engkau, wahai Abu Bakar?&amp;quot; tanya Umar. &amp;quot;Seperti biasa, aku mau berdagang ke pasar,&amp;quot; jawab sang khalifah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Umar kaget mendengar jawaban itu, lalu berkata, &amp;quot;Engkau sekarang sudah menjadi khalifah, karena itu berhentilah berdagang dan konsentrasilah mengurus kekhalifahan.&amp;quot; Abu Bakar lalu bertanya, &amp;quot;Jika tak berdagang, bagaimana aku harus menafkahi anak dan istriku?&amp;quot; Lalu Umar mengajak Abu Bakar untuk menemui Abu Ubaidah. Kemudian, ditetapkanlah oleh Abu Ubaidah gaji untuk khalifah Abu Bakar yang diambil dari baitul mal.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pada suatu hari, istri Abu Bakar meminta uang untuk membeli manisan. &amp;quot;Wahai istriku, aku tak punya uang,&amp;quot; kata Abu Bakar. Istrinya lalu mengusulkan untuk menyisihkan uang gaji dari baitul mal untuk membeli manisan. Abu Bakar pun menyetujuinya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Setelah beberapa lama, uang untuk membeli manisan pun terkumpul. &amp;quot;Wahai Abu Bakar belikan manisan dan ini uangnya,&amp;quot; ungkap sang istri memohon. Betapa kagetnya Abu Bakar melihat uang yang disisihkan istrinya untuk membeli manisan. &amp;quot;Wahai istriku, uang ini ternyata cukup banyak. Aku akan serahkan uang ini ke baitul mal, dan mulai besok kita usulkan agar gaji khalifah supaya dikurangi sebesar jumlah uang manisan yang dikumpulkan setiap hari, karena kita telah menerima gaji melebihi kecukupan sehari-hari,&amp;quot; tutur Abu Bakar.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sebelum wafat, Abu Bakar berwasiat kepada putrinya Aisyah. &amp;quot;Kembalikanlah barang-barang keperluanku yang telah diterima dari baitul mal kepada khalifah penggantiku. Sebenarnya aku tidak mau menerima gaji dari baitul mal, tetapi karena Umar memaksa aku supaya berhenti berdagang dan berkonsentrasi mengurus kekhalifahan,&amp;quot; ujarnya berwasiat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Abu Bakar juga meminta agar kebun yang dimilikinya diserahkan kepada khalifah penggantinya. &amp;quot;Itu sebagai pengganti uang yang telah aku terima dari baitul mal,&amp;quot; kata Abu Bakar. Setelah ayahnya wafat, Aisyah menyuruh orang untuk menyampaikan wasiat ayahnya kepada Umar. Umar pun berkata, &amp;quot;Semoga Allah SWT merahmati ayahmu.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kisah yang tertulis kitab fadhailul &amp;#39;amal itu sarat akan makna dan pesan. Di bulan Ramadhan ini, kita dapat mengambil pelajaran dari sikap dan keteladanan Abu Bakar yang tidak rakus terhadap harta kekayaan. Meski ia adalah seorang khalifah, namun tetap memilih hidup sederhana demi menjaga amanah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Inilah sikap keteladanan dari seorang pemimpin sejati yang perlu ditiru oleh para pemimpin bangsa kita. Perilaku pemimpin, memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan masyarakat. Terlebih, bangsa Indonesia memiliki karakteristik masyarakat yang paternalistik yang rakyatnya berorientasi ke atas.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Apa yang dilakukan pemimpin akan ditiru oleh rakyatnya, baik perilaku yang baik maupun yang buruk. Dengan spirit Ramadhan, maka hendaknya para pemimpin memberi teladan untuk hidup secara wajar agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Wallahu &amp;#39;alam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-6891647596045228543?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/6891647596045228543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-dan-keteladanan-pemimpin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/6891647596045228543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/6891647596045228543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-dan-keteladanan-pemimpin.html' title=': Puasa dan Keteladanan Pemimpin'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-228036588110008605</id><published>2010-08-27T21:13:00.001-07:00</published><updated>2010-08-27T21:13:13.548-07:00</updated><title type='text'>: Yang Mengurangi Nilai Puasa</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; KH Didin Hafidhuddin&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah SAW menyatakan, banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak menghasilkan apa pun dari puasanya, selain lapar dan haus. (HR Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Hadis ini mengisyaratkan secara tegas bahwa hakikat shaum (puasa) itu, sesungguhnya, bukanlah hanya menahan lapar dan dahaga. Akan tetapi, puasa adalah menahan diri dari ucapan dan perbuatan kotor yang merusak dan tidak bermanfaat. Termasuk juga kemampuan untuk mengendalikan diri terhadap cercaan dan makian orang lain. Itulah sebagian dari pesan Rasulullah SAW terhadap kaum Muslimin yang ingin puasanya diterima Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pada umumnya, orang yang berpuasa mampu menahan diri dari makan dan minum, dari terbit fajar sampai terbenam matahari, sehingga puasanya sah secara hukum syariah. Akan tetapi, banyak yang tidak mampu (mungkin juga kita) mengendalikan diri dari hal-hal yang mereduksi, bahkan merusak pahala puasa yang kita lakukan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, ghibah, menyebarkan keburukan orang lain, tanpa bermaksud untuk memperbaikinya. Hanya agar orang lain tahu bahwa seseorang itu memiliki aib dan keburukan yang disebarkan di televisi dan ditulis dalam surat kabar dan majalah, lalu semua orang mengetahuinya. Penyebar keburukan orang lain pahalanya akan mereduksi sekalipun ia melaksanakan puasa, bahkan mungkin hilang akibat perbuatan ghibah yang dilakukannya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, memiliki pikiran-pikiran buruk dan jahat, dan berusaha melakukannya, seperti ingin memanfaatkan jabatan dan kedudukan untuk memperkaya diri, terus-menerus melakukan korupsi, mengurangi takaran dan timbangan, mempersulit orang lain, dan melakukan suap-menyuap. Jika hal itu semua dilakukan, perbuatan tersebut pun dapat mereduksi pahala puasa, bahkan juga dapat menghilangkan pahala serta nilai-nilai puasa itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, sama sekali tidak memilik empati dan simpati terhadap penderitaan orang lain yang sedang mengalami kelaparan atau penderitaan, miskin, dan tidak memiliki apa-apa. Orang yang berpuasa, akan tetapi tetap berlaku kikir dan bakhil, nilai puasanya akan direduksi atau dihilangkan oleh Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh karena itu, marilah kita berpuasa dengan benar, baik secara lahiriah (tidak makan dan minum) maupun memuasakan hati dan pikiran kita dari hal-hal yang buruk. Latihlah pikiran dan hati kita untuk selalu lurus dan jernih, disertai dengan kepekaan sosial yang semakin tinggi. Berusahalah membantu orang-orang yang sedang mengalami kesulitan hidup. Wallahu a&amp;#39;lam bish-shawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-228036588110008605?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/228036588110008605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/yang-mengurangi-nilai-puasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/228036588110008605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/228036588110008605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/yang-mengurangi-nilai-puasa.html' title=': Yang Mengurangi Nilai Puasa'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-607886391562482921</id><published>2010-08-27T21:12:00.001-07:00</published><updated>2010-08-27T21:12:05.377-07:00</updated><title type='text'>: Nuzulul Quran</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Nuzulul Quran bagi umat Islam adalah peristiwa spiritual yang agung. Saat itulah, Alquran diturunkan kepada Muhammad SAW untuk menjadi pedoman umat Islam dalam menjalani kehidupannya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Alquran-sebagai pedoman hidup yang diturunkan sekitar 14 abad yang lalu-sesungguhnya tak hanya ditujukan untuk oang-orang yang bertakwa, tetapi juga bagi seluruh umat manusia, apa pun agama, kepercayaan, dan pandangan hidupnya. Karena, Alquran telah membawa pesan-pesan tentang perdamaian dan tuntunan hidup lahir batin, yakni rahmatal lil&amp;#39;alamiin.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sayangnya, bagi bangsa kita yang mayoritas adalah umat Islam, Alquran hanya sebagai ritual keagamaan. Bukti maraknya korupsi, pencurian, penipuan, dan seabrek kejahatan lainnnya yang membuat Alquran hanyalah dipandang sebagai sebuah kitab suci yang dikeramatkan dan tidak diamalkan. Alquran telah diacuhkan nilai-nilainya sehingga banyak umat yang hanya memahaminya secara tekstual belaka.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Padahal, melalui Nabi Muhammad SAW, Allah SWT menurunkan Alquran saat manusia sedang mengalami kekosongan, kemunduran akhlak, serta kehancuran sosial politik dan ekonomi. Jika melihat kondisi umat Islam pada saat Alquran diturunkan, melalui momentum Nuzulul Quran, semua peristiwa masa lalu itu bisa menjadi bahan renungan. Hal tersebut ada relevansinya dengan kondisi bangsa kita sekarang ini yang secara sosial, politik, ekonomi, dan agama memang sedang mengalami kebobrokan dan membutuhkan pemecahannya. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketika para pemimpin bangsa ini gagal merepresentasikan kepentingan masyarakat karena hanya memikirkan dirinya sendiri ataupun golongannya, bangsa ini pun mengalami kemunduran. Korupsi menjadi sebuah kejahatan yang struktural. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Nasionalisme yang dibanggakan telah beralih kepada nasionalisme yang simbolistis. Lihatlah kejadian-kejadian yang meresahkan bangsa ini. Mulai dari ledakan gas yang justru memakan korban rakyat biasa, pengampunan para koruptor yang mencederai rasa keadilan masyarakat, hingga konflik berlarut-larut dengan negara tetangga. Hal ini menunjukkan, sikap sebagian para pemimpin bangsa ini jauh dibandingkan keteladanan Nabi Muhammad yang justru berlandaskan nilai-nilai kepemimpinan yang ada dalam Alquran.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Alquran sebagai Kalamullah secara komprehensif terbukti telah membuka eksistensi kebenaran dan moral manusia. Mukjizat dan wahyu yang menjadi kitab bagi umat Islam khususnya dan seluruh umat pada umumnya tidak habis-habisnya menguraikan substansi kebenaran. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sudah saatnya para pemimpin kembali mengkaji nilai-nilai kehidupan dalam Alquran, seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad. Ini juga berlaku untuk semua kalangan, mulai dari ulama hingga umaro, sehingga umat Islam benar-benar menerapkan nilai-nilai kehidupan sesuai dengan Alquran.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Melalui Nuzulul Quran, mari kita bersama membangun Indonesia dengan spirit keimanan dan keislaman. Menjadikan akhlak Rasulullah sebagai dasar sumber daya manusia. Nuzulul Quran bisa membawa pesan yang sama pada masa kini dan akan selalu menjadi landasan struktural bagi bangsa ini di masa depan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-607886391562482921?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/607886391562482921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/nuzulul-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/607886391562482921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/607886391562482921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/nuzulul-quran.html' title=': Nuzulul Quran'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-56690308425123251</id><published>2010-08-24T00:14:00.001-07:00</published><updated>2010-08-24T00:14:46.504-07:00</updated><title type='text'>: Meningkatkan Kualitas Diri</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; Dr A Ilyas Ismail MA&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ibadah puasa merupakan sarana latihan untuk pengembangan diri. Ulama besar dunia, Yusuf al-Qaradhawi, dalam bukunya Fiqh al-Shiyam, memandang puasa Ramadhan sebagai lembaga pendidikan par-excellent (madrasah mutamayyizah) yang dibuka oleh Allah SWT setiap tahun. Siapa yang mendaftar dan mengikuti "perkuliahan" dengan baik sesuai petunjuk Islam, ia akan lulus ujian dengan predikat "sukses besar". Karena, tak ada keuntungan yang lebih besar ketimbang meraih ampunan Tuhan dan bebas dari siksa neraka.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Di antara hikmah paling penting ibadah puasa, bagi al-Qaradhawi, adalah pencucian atau peningkatan kualitas diri (tazkiyyat al-nafs). Puasa diharapkan dapat meninggikan kualitas jiwa dan mentalitas manusia sehingga ia menjadi manusia yang benar-benar tunduk dan menghambakan diri hanya kepada Allah SWT. Inilah potret manusia bertakwa yang ingin dicapai melalui ibadah puasa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam pemikiran Islam, jiwa atau mental (al-nafs) memiliki empat tingkatan mulai dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Pertama, mental tumbuh-tumbuhan (nafs al-nabat). Wilayah kerja (domain) mental tumbuh-tumbuhan adalah makan dan minum. Manusia dengan mental ini tentu tidak dapat menjalankan ibadah puasa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, jiwa binatang (nafs al-hayawan). Domain jiwa binatang adalah gerak, harakah (motion), memangsa, dan seksualitas. Jiwa binatang tidak mengenal rambu-rambu hukum. Yang kuat memangsa dan menerkam yang lemah. Inilah yang dinamakan hukum rimba. Manusia dengan mental ini juga tak dapat melaksanakan ibadah puasa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, jiwa manusia (nafs al-insan). Domain jiwa manusia adalah berpikir dan berprestasi. Jiwa ini jauh lebih tinggi dari dua jiwa terdahulu. Tapi, bukan tanpa kelemahan. Dalam berpikir dan mencapai prestasi, jiwa manusia sering diliputi penyakit sombong (kibr), serakah (al-thama`), serta dengki (al-hasad), dan iri hati (al-hiqd wa al-hasad). &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keempat, jiwa atau mental malaikat (nafs al-malakut). Domain mental ini adalah kebenaran dan kepatuhan yang tinggi kepada Allah SWT tanpa reserve. "Penjaganya ialah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS Al-Tahrim [66]: 6).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Mental malakut, seperti dipaparkan di atas, merupakan mental yang paling tinggi. Ibadah puasa sesungguhnya dimaksudkan agar manusia memiliki semangat dan jiwa malakut ini. Ini tidak bermakna bahwa manusia harus bertransformasi (merubah bentuknya) menjadi malaikat. Tidak. Tapi, transformasi dalam arti peningkatan kualitas diri dengan semangat kebenaran (tahaqquq) dan pengabdian (ta`abbud) yang tinggi kepada Allah SWT. Wallahu a`lam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-56690308425123251?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/56690308425123251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/meningkatkan-kualitas-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/56690308425123251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/56690308425123251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/meningkatkan-kualitas-diri.html' title=': Meningkatkan Kualitas Diri'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-4778979059441508661</id><published>2010-08-20T19:41:00.001-07:00</published><updated>2010-08-20T19:41:31.219-07:00</updated><title type='text'>: Adab Bertobat</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;TUNTUNAN&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Hendaknya, seseorang yang bertobat meninggalkan perbuatan maksiat dan tidak mengulanginya&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Ramadhan merupakan bulan introspeksi diri. Bulan suci yang penuh kemuliaan dan keistimewaan ini sangat strategis untuk dijadikan sebagai waktu untuk bertobat atas segala kealfaan dan dosa yang telah diperbuat. Terlebih, tobat merupakan kewajiban setiap Muslim.&lt;br&gt; &lt;br&gt;&amp;#39;&amp;#39;Tobat tak boleh ditunda-tunda dan diulur-ulur,&amp;#39;&amp;#39; ungkap Syekh Abdul Azis bin Fathi as-Sayyid Nada dalam kitabnya &lt;em&gt;Mausuu&amp;#39;atul Aadaab al-Islamiyah&lt;/em&gt;,  Menurut Syekh Sayyid Nada, ada beberapa adab yang harus dijaga saat seorang Muslim bertobat. Berikut ini beberapa adab yang perlu diperhatikan saat bertobat:&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pertama, ikhlas.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&amp;#39;&amp;#39;Hendaknya, seeorang bertaubat semata-mata ikhlas mengharapkan wajah Allah SWT,&amp;#39;&amp;#39; tutur Syekh Sayyid Nada. Bertobat hendaknya bukan didasari karena takut terhadap hukuman yang bersifat duniawi atau yang lainnya. &lt;br&gt; Allah SWT berfirman, &amp;#39;&amp;#39;Hai orang-orang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan semurni-murninya, mudah-mudahan &lt;em&gt;Rabb&lt;/em&gt; kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukan kamu ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…&amp;#39;&amp;#39; (QS. At-Tahriim:8).&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Kedua, bertobat dari segala dosa.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Syekh Sayyid Nada mengungkapkan, hendaknya seorang Muslim bertaubat dari segala dosa, bukan dari satu jenis dosa saja. &amp;#39;&amp;#39;Janganlah seorang Muslim bertobat dari sebagian dosa dan mempertahankan sebagian yang lainnya,&amp;#39;&amp;#39; ungkap ulama terkemuka itu.&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Ketiga, hendaknya bertobat pada waktu diterimanya tobat&lt;/strong&gt;.&lt;br&gt;Menurut Syekh Sayyid Nada, ada dua waktu penting yang disebutkan dalam Alquran untuk bertobat: Pertama, waktu yang khusus dalam umur setiap manusia, yakni sebelum nyawa sampai kerongkongan. Rasulullah SAW bersabda, &amp;#39;&amp;#39;Barang siapa bertobat kepada Allah SWT sebelum nyawa sampai di kerongkongan, niscaya Allah akan menerima tobatnya.&amp;#39;&amp;#39; (HR Ahmad).&lt;br&gt; Kedua, kata Syekh Sayyid Nada, waktu yang umum dalam umur zaman, yakni sebelum terbitnya matahari dari barat. Rasulullah SAW bersabda, &amp;#39;&amp;#39;Barang siapa bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan menerima taubatnya.&amp;#39;&amp;#39; (HR Muslim).&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Keempat, menyegerakan bertobat.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Menyegerakan bertobat termasuk kewajiban yang selalu ditekankan Rasulullah SAW kepada setiap Muslim. &amp;#39;&amp;#39;Sesungguhnya setan senantiasa menghiasi perbuatan  manusia untuk mengulur-ulur tobat, sampai ia mati dalam keadaan belum berobat. Karena itu, segeralah bertobat, karena kita tak tahu kapan ajal akan menjumput,&amp;#39;&amp;#39; ujar Syekh Sayyid Nada.&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Kelima, menyesali dosa dan maksiat.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Wajib bagi setiap Muslim menyesali perbuatan maskiat yang telah dilakukannya. &amp;#39;&amp;#39;Hendaknya, seorang Muslim menyesal karena telah memperturutkan hawa nafsu dan mematuhi setan serta berbuat maksiat kepada Tuhannya.  Penyesalan merupakan salah satu syarat sahnya tobat,&amp;#39;&amp;#39; papar Syekh Sayyid Nada. Rasulullah SAW bersabda, &amp;#39;&amp;#39;Penyesalan adalah tobat.&amp;#39;&amp;#39; (HR Ahmad, Ibnu Majah, Al-Hakim).&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Keenam, berazam (bertekad) untuk tak mengulangi perbuatan maksiat.&lt;/strong&gt; Berazam, menurut Syekh Sayyid Nada, termasuk syarat sahnya tobat. Maksudnya, seorang bertekad untuk tak mengulangi perbuatan maksiat. Jika syarat itu dilanggar atau tak dipenuhi, maka tobatnya dianggap belum sah, Pelakunya dianggap masih mempertahankan maksiatnya.&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;strong&gt;Ketujuh, tunduk bersimpuh di hadapan Allah SWT.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Wajib atas seorang yang bertobat untuk menunjukkan ketundukan di hadapan Allah SWT.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Kedelapan, bertobat dengan hati, lisan, dan anggota badan.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Menurut Syekh Sayyid Nada,  hendaknya seseorang bertobat dengan hatinya, yakni menyesali dosa dan maskiat yang telah dilakukan dan berazam untuk tak mengulanginya. Bertobat dengan lisan dilakukan dengan memperbanyak istigfar dan tobat.&lt;br&gt; Rasulullah SAW bersabda, &amp;#39;&amp;#39;Wahai sekalian manusia, bertobatlah kepada Allah. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Nya seratus kali setiap hari.&amp;#39;&amp;#39; (HR Muslim).&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Kesembilan, meninggalkan maksiat.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Hendaknya, seseorang yang bertobat meninggalkan perbuatan maksiat dan tidak mengulanginya. &amp;#39;&amp;#39;Tobat tidak sah tanpa hal ini,&amp;#39;&amp;#39; tutur Syekh Sayyid Nada.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Kesepuluh, mengembalikan hak-hak orang yang dizalimi atau meminta dihalalkan.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Seorang yang bertobat wajib mengembalikan hak-hak orang yang terzalimi, jika maksiatnya itu berkaitan dengan hak-hak manusia. &amp;#39;&amp;#39;Maka ia wajib mengembalikan harta yang dicuri atau dirampas kepada pemiliknya atau meminta dihalalkan,&amp;#39;&amp;#39; ujar Syekh Sayyid Nada. Seorang yang bertobat juga harus meminta dihalalkan kepada orang yang telah dirusak kehormatannya, dibongkar aibnya dan lainnya. &lt;br&gt; heri ruslan/sumber: Ensiklopedi Adab Islam menurut Alquran dan As-Sunah terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi&amp;#39;i&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-4778979059441508661?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/4778979059441508661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/adab-bertobat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/4778979059441508661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/4778979059441508661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/adab-bertobat.html' title=': Adab Bertobat'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-4121263765192313133</id><published>2010-08-19T03:05:00.001-07:00</published><updated>2010-08-19T03:05:45.044-07:00</updated><title type='text'>: 10 Hal sering diremehkan ketika Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Pemandangan yang hampir pasti kita saksikan pada setiap bulan Ramadhan berupa sambutan kaum muslimin terhadapnya dengan berbagai kegiatan dan amalan, senantiasa mengiringi kegembiraan dan kebahagiaan mereka pada bulan mulia ini. Memang, bulan mulia yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan ini benar-benar patut untuk disyukuri.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Ya! Kita harus bersyukur kepada Allah atas anugerah-Nya kepada kita pada bulan mulia ini. Bersyukur kepada-Nya dengan berusaha memperbagus dan memperbanyak amal ibadah yang disyariatkan untuk dilakukan pada bulan ini.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Bulan Ramadhan senantiasa berulang pada setiap tahun. Kaum muslimin pun telah terbiasa dengan rutinitas amalan yang mereka lakukan padanya. Mulai dari amalan ibadah puasa, shalat Tarawih, memberi makan buka, membaca Al-Quran, dan lain sebagainya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Namun sayang, rutinitas yang telah mereka "hafal" ini tidak sedikit darinya yang kurang bernilai ibadah. Atau, jikapun rutinitas itu bernilai ibadah, masih saja ada "kotoran-kotoran" yang merusak ketinggian nilai ibadah. Hal ini tidak jarang disebabkan karena banyak di antara kaum muslimin yang meremehkan hal-hal penting yang harus diperhatikan pada bulan Ramadhan.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Di antara hal-hal penting yang harus diperhatikan itu:&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;1- Mengilmui ibadah di bulan Ramadhan.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Ilmu adalah pintu kebaikan. Siapa pun yang menghendaki kebaikan, dia harus memulai dengan ilmu. Maka seorang muslim yang ingin meraih kebaikan bulan Ramadhan, pastilah dia harus mengilmui ibadah yang dilakukan di bulan ini. Mengilmui tentang puasa, tentang tata cara shalat Tarawih, tentang membaca Al-Quran, i'tikaf, zakat dan ibadah-ibadah lainnya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sangat disayangkan banyak kaum muslimin yang meremehkan hal ini. Padahal, jika mereka melakukan ibadah tanpa ilmu, bisa jadi ibadah yang mereka lakukan akan menjadi sia-sia, tidak diterima oleh Allah — &lt;em&gt;ta'ala&lt;/em&gt; –. Akhirnya, kita pun banyak melihat bermunculan berbagai perkara ibadah yang tidak dituntunkan oleh Allah dan Rasul-Nya — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — di bulan mulia ini. Sehingga apa yang mereka harapkan menjadi kebaikan, berbalik menjadi kerugian semata. Semoga Allah melindungi kita dari hal ini.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;2- Niat ikhlas dalam puasa.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Puasa adalah ibadah yang sangat agung di bulan suci ini. Sampai-sampai Allah pun mengkhususkan ibadah ini hanya untuk-Nya. Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt;— bersabda,&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right; font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;قَالَ اللهُ عز وجل كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَام ، فَإنَّهُ لِي وَأنَا أجْزِي بِهِ&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;em&gt;"Allah 'azza wa jalla berfirman, semua amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya." &lt;/em&gt;(Muttafaq 'alaih)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;font size="3"&gt;Ikhlas adalah salah satu syarat diterimanya suatu ibadah, selain harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; –. Sehingga jika kita ingin puasa kita diterima, pertama kita harus mengikhlaskan puasa kita hanya karena Allah, bukan karena ikut-ikutan rutinitas manusia atau karena niat yang lain. Selain itu, puasa kita harus sesuai dengan tuntunan atau tata cara puasa Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; –. Dan ini, tentu menuntut kita untuk memperhatikan poin pertama yang kami sampaikan di atas, yaitu ilmu.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sekadar mengingatkan, bahwa yang dimaksud dengan niat adalah kehendak dalam hati untuk melakukan sesuatu amalan. Sehingga dalam tuntunan Rasulullah –&lt;em&gt; shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; –, niat untuk ibadah tidak perlu diucapkan dengan lisan, termasuk di antaranya niat untuk berpuasa.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;3- Yang wajib lebih utama dari yang sunah.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Semangat yang menggebu terkadang menjadikan seseorang lalai dengan skala prioritas yang harusnya diperhatikan. Inilah yang sering kita saksikan pada bulan ini. Kaum muslimin terkadang lebih memerhatikan yang sunah dengan melalaikan yang wajib. Padahal seharusnya yang wajib harus lebih diperhatikan dari yang sunah, sedangkan yang sunah diusahakan tidak ditinggalkan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sebagai contoh, kita lihat kaum muslimin berbondong-bondong shalat Tarawih berjamaah ke masjid sampai membuat masjid tak muat, padahal shalat Tarawih tidak termasuk dalam shalat wajib. Namun sayang, mereka lupa atau lalai shalat berjamaah di masjid untuk lima shalat waktu yang notabene adalah shalat wajib.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Akan lebih parah lagi, jika ada seorang muslim yang lebih memerhatikan hal yang mubah-mubah saja dari pada hal yang wajib. Atau bahkan lebih parah dari itu, memerhatikan hal yang makruh atau haram dengan melalaikan yang wajib. Na'udzu billah min dzalik.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;4- Mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Yang ini, nampaknya banyak dianggap remeh oleh sebagian kaum muslimin. Di antara mereka ada yang makan sahur jauh sebelum waktu sahar (akhir waktu malam menjelang terbit fajar). Bahkan di antara mereka ada yang sama sekali tidak makan sahur. Lalu ketika berbuka pun di antara mereka ada yang mengakhirkannya sampai menjelang Isya. Semacam ini tentu saja bertentangan dengan tuntunan Nabi — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt;&lt;/font&gt; –.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — bersabda, &lt;em&gt;"Makan sahurlah, karena ada berkah dalam makan sahur."&lt;/em&gt; (Muttafaq 'alaih)&lt;br&gt;Dan disebutkan pula dalam hadits Muttafaq 'alaih (Riwayat al-Bukhari dan Muslim) bahwa antara makan sahur Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — dengan adzan shubuh berselang sekitar bacaan 50 ayat al-Quran.&lt;br&gt; Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — juga bersabda, &lt;em&gt;"Pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahlul kitab adalah makan sahur."&lt;/em&gt; (Riwayat Muslim)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;font size="3"&gt;Adapun tentang menyegerakan berbuka, Rasulullah –&lt;em&gt; shollallohu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;– bersabda, &lt;em&gt;"Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka masih menyegerakan berbuka."&lt;/em&gt; (Muttafaq 'alaih)&lt;br&gt; Dan yang dimaksud menyegerakan berbuka di sini, segera berbuka setelah terbenam matahari. Karena jika seseorang menyengaja berbuka sebelum terbenam matahari padahal dia tahu, maka puasanya tidak sah alias batal.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;5- Mulianya waktu.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Keagungan waktu dan urgensi memerhatikannya, sudah tidak kita ragukan lagi. Sampai-sampai ada yang mengatakan, "waktu bagaikan pedang, jika tidak kau patahkan dia yang akan menebasmu." Maksudnya, jika waktu ini tidak kita manfaatkan untuk hal-hal yang baik, niscaya dia bisa menjadi bumerang yang mencelakakan kita.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Nah, di bulan mulia ini, kemuliaan waktu menjadi jauh lebih mulia dari biasanya. Namun sekali lagi sayang, banyak kaum muslimin yang lalai akan hal ini. Mereka menghabiskan waktunya di bulan Ramadhan untuk perkara kesenangan jiwa belaka. Dengan bercanda ria, berjalan-jalan, tidur, ngobrol, begadang, dan seterusnya. Padahal jika mereka mau memanfaatkannya untuk ibadah seperti membaca Al-Quran, berdzikir atau yang lain, maka sesungguhnya di bulan ini amal ibadah kita dilipatgandakan pahalanya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;6- Ramadhan bulan doa.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Di antara rahasia yang sering dilalaikan, bahwa Ramadhan adalah bulan doa. Dalam surat al-Baqarah ayat 186, Allah menyebutkan sebuah keterangan tentang doa. Bahwa Allah dekat dengan hamba-Nya, dan Dia mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya. Jika diperhatikan, ayat ini Allah sampaikan di tengah-tengah ayat tentang puasa. Hal ini menunjukkan –sebagaimana dijelaskan para ulama – bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berdoa.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Terlebih lagi Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — telah bersabda, &lt;em&gt;"Tiga doa yang tidak akan ditolak; doa seorang tua untuk anaknya, doa orang yang berpuasa, doa orang yang bersafar."&lt;/em&gt; (Dihasankan al-Albani dalam Shahihul Jami' no. 3032)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;7- Antara hemat dan sedekah.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Di antara keistimewaan amalan Nabi –&lt;em&gt; shollallohu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;– di bulan Ramadhan, beliau –&lt;em&gt; shollallohu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;– lebih banyak bersedekah dibandingkan bulan-bulan lainnya. Padahal beliau adalah orang yang paling dermawan di bulan-bulan yang lain. Nah, tentunya ini menjadi dorongan bagi kita sebagai umat beliau — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;–, untuk lebih banyak bersedekah di bulan Ramadhan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Anjuran untuk bersedekah ini tentu menuntut kita untuk lebih berhemat dalam menggunakan harta untuk keperluan duniawi. Inilah hal yang mungkin banyak dilalaikan. Yang sering terjadi malah sebaliknya, pengeluaran untuk urusan duniawi; untuk membeli makanan sahur dan buka, dan juga untuk membeli perlengkapan menyambut lebaran, lebih diperhatikan dari pada pengeluaran untuk sedekah.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;8- Keagungan malam-malam terakhir.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Ada fenomena yang perlu dikoreksi. di awal-awal Ramadhan mereka bersemangat melaksanakan ibadah seperti shalat Tarawih, membaca Al-Quran dan sebagainya. Namun semakin mendekati akhir Ramadhan, mereka mulai "lemas" dalam ibadah. Masjid-masjid yang tadinya penuh dengan jamaah, kini tinggal dua atau tiga shaf saja. Padahal Allah lebih mengagungkan malam-malam terakhir Ramadhan dibandingkan sebelumnya. Dan Rasulullah — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — pun bertambah giat dalam beribadah jika telah memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;9- I'tikaf.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Di antara sunnah (ajaran) Nabi — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — yang banyak dilalaikan oleh kaum muslimin adalah i'tikaf. Berdiam di masjid dan tidak keluar darinya, dalam rangka mengkhususkan diri untuk ibadah kepada Allah — &lt;em&gt;ta'ala&lt;/em&gt; –. Ibadah ini merupakan kebiasaan yang dilakukan Nabi — &lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — pada 10 hari terakhir Ramadhan. Ibadah yang mulia ini sering tidak bisa dilakukan oleh kaum muslimin, karena mereka sibuk dengan persiapan menyambut hari raya. Seolah-olah, mereka sangat gembira dengan hampir selesainya bulan Ramadhan. Padahal para pendahulu kita yang shalih, merasa sedih ketika harus berpisah dengan bulan mulia ini. Lalu di manakah posisi kita dibandingkan mereka?&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;10- Jangan lupakan tujuan puasa.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Kita semua tentu tahu tujuan agung ibadah puasa. Namun, apakah kita sadar ketika Ramadhan telah berlalu, sudahkan kita mencapai tujuan itu? Ketakwaan, sebagai tujuan dari ibadah puasa, tidak hanya dituntut pada bulan Ramadhan saja. Bahkan ketakwaan harus senantiasa diusahakan mengiringi kita di mana pun dan kapan pun. Rasulullah —&lt;em&gt;shollallohu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt; — bersabda, &lt;em&gt;"Bertakwalah kamu di mana atau kapan pun kamu berada."&lt;/em&gt; (Riwayat at-Tirmidzi)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Semoga, Ramadhan kali ini benar-benar menjadikan kita orang yang bertakwa di mana pun dan kapan pun kita berada, sampai Allah mewafatkan kita. &lt;em&gt;Wallahul muwaffiq.&lt;/em&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-4121263765192313133?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/4121263765192313133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/10-hal-sering-diremehkan-ketika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/4121263765192313133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/4121263765192313133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/10-hal-sering-diremehkan-ketika.html' title=': 10 Hal sering diremehkan ketika Ramadhan'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-1380844317227283826</id><published>2010-08-18T23:08:00.001-07:00</published><updated>2010-08-18T23:08:04.668-07:00</updated><title type='text'>: Cinta, Rindu, dan Cemburu</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Banyak orang berbicara tentang masalah ini tapi tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Atau tidak menjelaskan batasan-batasan dan maknanya secara syari. Dan kapan seseorang itu keluar dari batasan-batasan tadi. Dan seakan-akan yang menghalangi untuk membahas masalah ini adalah salahnya ¬pemahaman bahwa pembahasan masalah ini berkaitan dengan akhlaq yang rendah dan berkaitan dengan perzinahan, perkataan yang keji. Dan hal in adalah salah. Tiga perkara ini adalah sesuatu yang berkaitan dengan manusia yang memotivasi untuk menjaga dan mendorong kehormatan dan kemuliaannya.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;font size="3"&gt;Aku memandang pembicaraan ini yang terpenting adalah batasannya, penyimpangannya, kebaikannya, dan kejelekannya. Tiga kalimat ini ada dalam setiap hati manusia, dan mereka memberi makna dari tiga hal ini sesuai dengan apa yang mereka maknai.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;span style="text-decoration: underline; "&gt;Cinta (AI-Hubb)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;Cinta&lt;/strong&gt; yaitu Al-Widaad yakni kecenderungan hati pada yang dicintai, dan itu termasuk amalan hati, bukan amalan anggota badan/dhahir. Pernikahan itu tidak akan bahagia dan berfaedah kecuali jika ada cinta dan kasih sayang diantara suami-isteri. Dan kuncinya kecintaan adalah pandangan. Oleh karena itu, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, menganjurkan pada orang yang meminang untuk melihat pada yang dipinang agar sampai pada kata sepakat dan cinta, seperti telah kami jelaskan dalam bab Kedua.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sungguh telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Nasa'i dari Mughirah bin Su'bah Radhiyallahu 'anhu berkata ;"&lt;em&gt;Aku telah meminang seorang wanita", lalu Rasulullah&lt;br&gt; shalallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepadaku :'Apakah kamu telah melihatnya ?" Aku berkata :"Belum", maka beliau bersabda : 'Maka lihatlah dia, karena sesungguhnya hal itu pada akhimya akan lebih menambah kecocokan dan kasih sayang antara kalian berdua'&lt;br&gt; &lt;/em&gt;&lt;br&gt;Sesungguhnya kami tahu bahwa kebanyakan dari orang-orang, lebih-lebih pemuda dan pemudi, mereka takut membicarakan masalah "cinta", bahkan umumnya mereka mengira pembahasan cinta adalah perkara-perkara yang haram, karena itu mereka merasa menghadapi cinta itu dengan keyakinan dosa dan mereka mengira diri mereka bermaksiat, bahkan salah seorang diantara mereka memandang, bila hatinya condong pada seseorang berarti dia telah berbuat dosa.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Kenyataannya, bahwa di sini banyak sekali kerancuan-kerancuan dalam pemahaman mereka tentang "&lt;strong&gt;cinta&lt;/strong&gt;" dan apa-apa yang tumbuh dari cinta itu, dari hubungan antara laki-laki dan perempuan. Dimana mereka beranggapan bahwa cinta itu suatu maksiat, karena sesungguhnya dia memahami cinta itu dari apa-apa yang dia lihat dari lelaki-lelaki rusak dan perempuan-perempuan rusak yang diantara mereka menegakkan hubungan yang tidak disyariatkan. Mereka saling duduk, bermalam, saling bercanda, saling menari, dan minum-minum, bahkan sampai mereka berzina di bawah semboyan cinta. Mereka mengira bahwa 'cinta' tidak ada lain kecuali yang demikian itu. Padahal sebenarnya tidak begitu, tetapi justru sebaliknya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sesungguhnya kecenderungan seorang lelaki pada wanita dan kecenderungan wanita pada lelaki itu merupakan syahwat dari syahwat¬-syahwat yang telah Allah hiaskan pada manusia dalam masalah cinta, Artinya Allah menjadikan di dalam syahwat apa-apa yang menyebabkan hati laki-laki itu cenderung pada wanita, sebagaimana firman Allah Ta'ala (yang artinya) :&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;em&gt;Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak,… &lt;/em&gt;",&lt;br&gt;(Q.S Ali¬-Imran : 14)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Andaikan tidak ada rasa cinta lelaki pada wanita atau sebaliknya, maka tidak ada pernikahan, tidak ada keturunan dan tidak ada keluarga. Namun, Allah Ta'ala tidaklah menjadikan lelaki cinta pada wanita atau sebaliknya supaya menumbuhkan diantara keduanya hubungan yang diharamkan, tetapi untuk menegakkan hukum-hukum yang disyari'atkan dalam bersuami isteri, sebagaimana tercantum dalam hadits Ibnu Majah, dari Abdullah bin Abbas radiyallahu anhuma berkata : telah bersabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam :&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;em&gt;Tidak terlihat dua orang yang saling mencintai, seperti pemikahan&lt;/em&gt; .�?&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Dan agar orang-orang Islam menjauhi jalan-jalan yang rusak atau keji, maka Allah telah menyuruh yang pertama kali agar menundukan pandangan, karena pandangan' itu kuncinya hati, dan Allah telah haramkan semua sebab-sebab yang mengantarkan pada Fitnah, dan kekejian, seperti berduaan dengan orang yang bukan mahramya, bersenggolan, bersalaman, berciuman antara lelaki dan wanita, karena perkara ini dapat menyebabkan condongnya hati. Maka bila hati telah condong, dia akan sulit sekali menahan jiwa setelah itu, kecuali yang dirahmati Allah Subhanahu wa ta'ala.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Allah lah yang menghiasi bagi manusia untuk cinta pada syahwat ini, maka manusia mencintainya dengan cinta yang besar, dan sungguh telah tersebut dalam hadits bahwa Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;em&gt;Diberi rasa cinta padaku dari dunia kalian ; wanita dan wangi¬-wangian dan dijadikan penyejuk mataku dalam sholat&lt;/em&gt;�?&lt;br&gt;( HR Ahmad, Nasa'i, Hakim dan Baihaqi)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Bahwa Allah tidak akan menyiksa manusia dalam kecenderungan hatinya. Akan tetapi manusia akan disiksa dengan sebab jika kecenderungan itu diikuti dengan amalan-amalan yang diharamkan. Contohnya : apabila lelaki dan wanita saling pandang memandang atau berduaan atau duduk cerita panjang lebar, lalu cenderunglah hati keduanya dan satu sama lainnya saling mencinta, maka kecondongan ini tidak akan menyebabkan keduanya disiksanya, karena hal itu berkaitan dengan hati, sedang manusia tidak bisa untuk menguasai hatinya. Akan tetapi, keduanya diazab karena yang dia lakukan. Dan karena keduanya melakukan sebab yang menyampaikan pada 'cinta', seperti telah kami sebutkan. Dan keduanya akan dimintai tanggungjawab dan akan disiksa juga dari setiap keharaman yang dia perbuat setelah itu.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Adapun cinta yang murni yang dijaga kehormatannya, maka tidak ada dosa padanya, bahkan telah disebutkan oleh sebagian ulama seperti Imam Suyuthi, bahwa orang yang mencintai seseorang lalu menjaga kehormatan dirinya dan dia menyembunyikan cintanya maka dia diberi pahala, sebagaimana akan dijelaskan dalam ucapan kami dalam bab 'Rindu'. Dan dalam keadaan yang mutlak, sesungguhnya yang paling selamat yaitu menjauhi semua sebab-sebab yang menjerumuskan hati dalam persekutuan cinta, dan mengantarkan pada bahaya-bahaya yang banyak, namun sangat sedikit mereka yang selamat.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;2. &lt;span style="text-decoration: underline; "&gt;Rindu (Al-'Isyq)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;Rindu&lt;/strong&gt; itu ialah cinta yang berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan. Maka rindu tersebut bukanlah hal yang tercela dan keji secara mutlak. Tetapi bisa jadi orang yang rindu itu, rindunya disertai dengan menjaga diri dan kesucian, dan kadang-kadang ada rindu itu disertai kerendahan dan kehinaan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sebagaimana telah disebutkan, dalam ucapan kami tentang cinta maka rindu juga seperti itu, termasuk amalan hati, yang orang tidak mampu menguasainya. Tapi manusia akan dihisab atas sebab-sebab yang diharamkan dan atas hasil-hasilnya yang haram. Adapun rindu yang disertai dengan menjaga diri padanya dan menyembunyikannya dari orang-orang, maka padanya pahala, bahkan Ath-Thohawi menukil dalam kitab Haasyi'ah Marakil Falah dari Imam Suyuthi yang mengatakan bahwa termasuk dari golongan syuhada di akhirat ialah orang-orang yang mati dalam kerinduan dengan tetap menjaga kehormatan diri dan disembunyikan dari orang-orang meskipun kerinduan itu timbul dari perkara yang haram sebagaimana pembahasan dalam masalah cinta.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Makna ucapan Suyuthi adalah orang-orang yang memendam kerinduan baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap menjaga kehormatan dan menyembunyikan kerinduannya sebab dia tidak mampu untuk mendapatkan apa yang dirindukannya dan bersabar atasnya sampai mati karena kerinduan tersebut maka dia mendapatkan pahala syahid di akhirat.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Hal ini tidak aneh jika fahami kesabaran orang ini dalam kerinduan bukan dalam kefajiran yang mengikuti syahwat dan dia bukan orang yang rendah yang melecehkan kehormatan manusia bahkan dia adalah seorang yang sabar, menjaga diri meskipun dalam hatinya ada kekuatan dan ada keterkaitan dengan yang dirindui, dia tahan kekerasan jiwanya, dia ikat anggota badannya sebab ini di bawah kekuasaannya. Adapun hatinya dia tidak bisa menguasai maka dia bersabar atasnya dengan sikap afaf (menjaga diri) dan menyembunyikan kerinduannya sehingga dengan itu dia mendapa pahala.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;3. &lt;span style="text-decoration: underline; "&gt;Cemburu (Al-Ghairah)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;strong&gt;Cemburu&lt;/strong&gt; ialah kebencian seseorang untuk disamai dengan orang lain dalam hak-haknya, dan itu merupakan salah satu akibat dari buah cinta. Maka tidak ada cemburu kecuali bagi orang yang mencintai. Dan cemburu itu ternasuk sifat yang baik dan bagian yang mulia, baik pada laki-laki atau wanita.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Ketika seorang wanita cemburu maka dia akan sangat marah ketik~asuaminya berniat kawin dan ini fitrah padanya. Sebab perempuan tidak akan menerima madunya karena kecemburuannya pada suami, dia senang bila diutamakan, sebab dia mencintai suaminya. Jika dia tidak mencintai suaminya, dia tidak akan peduli (lihat pada bab 1). Kita tekankan lagi disini bahwa seorang wanita akan menolak madunya, tetapi tidak boleh menolak hukum syar'i tentang bolehnya poligami. Penolakan wanita terhadap madunya karena gejolak kecemburuan, adapun penolakan dan pengingkaran terhadap hukum syar'i tidak akan terjadi kecuali karena kelalaian dan kesesatan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Adapun wanita yang shalihah, dia akan menerima hukum-hukum syariat dengan tanpa ragu¬-ragu, dan dia yakin bahwa padanya ada semua kebaikan dan hikmah. Dia tetap memiliki kecemburuan terhadap suaminya serta ketidaksenangan terhadap madunya.&lt;br&gt; Kami katakan kepada wanita-wanita muslimah khususnya, bahwa ada bidadari yang jelita matanya yang Allah Ta'ala jadikan mereka untuk orang mukmin di sorga. Maka wanita muslimat tidak boleh mengingkari adanya 'bidadari' ini untuk orang mukmin atau mengingkari hai-hal tersebut, karena dorongan cemburu.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; "&gt;Maka kami katakan padanya :&lt;/span&gt;&lt;br&gt;1. Dia tidak tahu apakah dia akan berada bersama suaminya di surga kelak atau tidak.&lt;br&gt; 2. Bahwa cemburu tidak ada di surga, seperti yang ada di dunia.&lt;br&gt;3. Bahwasanya Allah Subhanahu wa ta'ala telah mengkhususkan juga bagi wanita dengan kenikmatan-kenikmatan yang mereka ridlai, meski klta tidak mengetahui secara rinci.&lt;br&gt; 4. Surqa merupakan tempat yang kenikmatannya belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati manusia, seperti firman Allah Ta'ala :&lt;br&gt;"Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaltu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata scbagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan�?&lt;br&gt; (Q.S As-Sajdah : 17)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Oleh karena itu, tak seorang pun mengetahui apa yang tcrsembunyi bagi mereka dari bidadari-bidadari penyejuk mata sebagai balasan pada apa-apa yang mereka lakukan. Dan di sorga diperoleh kenikmatan-kenikmatan bagi mukmin dan mukminat dari apa-apa yang mereka inginkan, dan juga didapatkan hidangan-hidangan, dan akan menjadi saling ridho di antara keduanya sepenuhnya. Maka wajib bagi keduanya (suami-isteri) di dunia ini untuk beramal sholeh agar memperoleh kebahagiaan di sorga dengan penuh kenikmatan dan rahmat Allah Ta'ala yang sangat mulia lagi pemberi rahmat.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Adapun kecemburuan seorang laki-laki pada keluarganya dan kehormatannya, maka hal tersebut 'dituntut dan wajib' baginya karena termasuk kewajiban seorang laki-laki untuk cemburu pada kehormatannya dan kemuliaannya. Dan dengan adanya kecemburuan ini, akan menolak adanya kemungkaran di keluarganya. Adapun contoh kecemburuan dia pada isteri dan anak-anaknya, yaitu dengan cara tidak rela kalau meraka telanjang dan membuka tabir di depan laki-laki yang bukan mahramnya, bercanda bersama mereka, hingga seolah-olah laki-laki itu saudaranya atau anak-anaknya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Anehnya bahwa kecemburuan seperti ini, di jaman kita sekarang dianggap ekstrim-fanatik, dan lain-lain. Akan tetapi akan hilang keheranan itu ketika kita sebutkan bahwa manusia di jaman kita sekarang ini telah hidup dengan adat barat yang jelek. Dan maklum bahwa masyarakat barat umumnya tidak mengenal makna aib, kehormatan dan tidak kenal kemuliaan, karena serba boleh (permisivisme), mengumbar hawa nafsu kebebasan saja. Maka orang¬orang yang mengagumi pada akhlaq-akhlaq barat ini tidak mau memperhatikan pada akhlaq Islam yang dibangun atas dasar penjagaan kehormatan, kemuliaan clan keutamaan.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;font size="3"&gt;Sesungguhnya Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam telah mensifati seorang laki-laki yang tidak cemburu pada keluarganya dengan sifat-¬sifat yang jelek, yaitu Dayyuuts: Sungguh ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabraani dari Amar bin Yasir ; serta dari Al-Hakim, Ahmad dan Baihaqi dan Abdullah bin Amr , dari Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam bahwa ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga yaitu peminum khomr, pendurhaka orang tua dan dayyuts. Kemudian Nabi menjelaskan tentang dayyuts, yaitu orang yang membiarkan keluarganya dalam kekejian atau kerusakan, dan keharaman.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(Dikutip darikitab Ushulul Mu'asyarotil Zaujiyah, Penulis: &lt;strong&gt;Al-Qodhi Asy-Syaikh Muhammad Ahmad Kan'an&lt;/strong&gt;, Edisi Indonesia "Tata Pergaulan Suami Istri Jilid I? Penerbit Maktabah Al-Jihad, Jog)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disalin langsung dari situs &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.darussalaf.or.id"&gt;www.darussalaf.or.id&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-1380844317227283826?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/1380844317227283826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/cinta-rindu-dan-cemburu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1380844317227283826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1380844317227283826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/cinta-rindu-dan-cemburu.html' title=': Cinta, Rindu, dan Cemburu'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-2437812165890111484</id><published>2010-08-17T08:35:00.001-07:00</published><updated>2010-08-17T08:35:48.921-07:00</updated><title type='text'>: Puasa dan Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;&lt;strong&gt;Fajar Kurnianto&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;penulis buku&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ramadhan menurut bahasa artinya panas membakar. Ia disebut demikian karena bulan ini dosa-dosa dan kesalahan orang yang berpuasa di masa sebelum Ramadhan dibakar habis. Rasulullah mengatakan, &amp;#39;Siapa yang berpuasa Ramadhan semata-mata karena keimanan serta mengharap rahmat dan pahala dari Allah, maka dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya akan diampuni oleh Allah.&amp;#39; &lt;br&gt; (HR Bukhari dari Abu Hurairah)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Akan tetapi, lebih daripada sekadar membakar dosa, Ramadhan juga bisa dimaknai sebagai membakar spirit dan semangat juang dalam ketaatan kepada Allah. Bahkan, Ramadhan adalah api semangat itu sendiri. Dalam &amp;#39;sirah&amp;#39; (biografi) Rasulullah, perang Badar, pada tahun kedua hijrah, terjadi pada bulan Ramadhan. Inilah perjuangan pertama mengangkat senjata yang dilakukan oleh kaum Muslimin melawan kaum Quraisy Makkah yang menindas mereka sehingga harus hengkang berhijrah ke Madinah, meninggalkan tanah airnya. Dan, pada perang ini, kaum Muslimin memperoleh kemenangan meyakinkan meskipun jumlah personelnya hanya tiga ratusan orang.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Perang Badar yang terjadi di bulan Ramadhan ini memberikan pesan perjuangan yang luar biasa. Baik itu perjuangan fisik maupun mental. Perjuangan fisiknya bahkan lebih berat, karena selain berperang juga harus berpuasa. Dan, kaum Muslimin ketika itu mampu melewatinya, bahkan meraih kemenangan gemilang. Maka itu, Ramadhan sesungguhnya adalah bulan perjuangan di jalan Allah. Berjuang menahan lapar dan haus karena menaati Allah dan Rasulullah, serta berjuang menahan keinginan hawa nafsu yang ingin bebas terumbar. Ramadhan sesungguhnya bukan bulan santai-santai, istirahat, dan tanpa aktivitas bermanfaat. Atau, bulan glamor dan hura-hura yang menghabis-habiskan dana.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Kaum Muslimin Indonesia masuk dalam bulan Ramadhan tidak dalam suasana perang seperti halnya Rasulullah dan kaum Muslimin. Maka itu, spirit perjuangannya lebih pada perjuangan mengekang hawa nafsu, selain menahan diri untuk tidak makan dan minum hingga sore hari. Perjuangan melawan hawa nafsu tidak kalah hebatnya dengan perjuangan secara fisik. Manusia mungkin bisa menahan lapar dan haus, tetapi tidak banyak yang berhasil menahan hawa nafsu. Itulah yang Rasulullah sitir dalam salah satu hadisnya, &amp;quot;Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi yang ia dapat hanya lapar dan haus.&amp;quot; (HR Ahmad dari Abu Hurairah)&lt;br&gt; &lt;strong&gt;&lt;br&gt;Menuju kemerdekaan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Perjuangan melalui puasa di bulan Ramadhan memiliki tujuan atau target yang ingin dicapai. Allah menyebutkan bahwa tujuan itu adalah menjadikan orang-orang yang berpuasa itu menjadi orang-orang yang bertakwa, &amp;quot;Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.&amp;quot; (QS Albaqarah: 183).&lt;br&gt; &lt;br&gt;Takwa berasal dari kata &amp;#39;wiqayah&amp;#39; yang secara bahasa salah satu maknanya adalah menjaga atau memelihara diri. Dalam Alquran, misalnya, disebutkan, &amp;quot;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu (quu anfusakum) dan keluargamu dari api neraka.&amp;quot; (QS At-Tahrim: 6). Ini selaras dengan puasa yang disebut oleh Rasulullah sebagai tameng yang menjaga atau memelihara pelakunya agar tidak melakukan hal-hal buruk, &amp;quot;Puasa adalah tameng. Karena itu, janganlah berkata-kata kotor dan bertindak bodoh. Jika ada orang yang mengajaknya untuk bertarung atau bertengkar, katakanlah, &amp;#39;Aku sedang berpuasa&amp;#39;.&amp;quot; (HR Bukhari dari Abu Hurairah)&lt;br&gt; &lt;br&gt;Jadi, puasa mengerem hawa nafsu yang mengarah pada hal-hal negatif, dan pada saat yang sama melepas sebanyak-banyaknya dorongan diri untuk melakukan kebaikan-kebaikan atau hal-hal yang bermanfaat. Ketika ada orang yang memprovokasi untuk melakukan tindak kekerasan atau memprovokasi untuk bertengkar, mengumpat, dan mencaci maki, Rasulullah mengimbau orang yang berpuasa untuk menahan diri dan mengatakan bahwa dirinya sedang berpuasa.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Puasa melindungi orang yang berpuasa sehingga tidak termakan hasutan. Justru, dengan jawaban bahwa ia sedang berpuasa secara implisit menunjukkan sikap bijaksana dan tidak reaktif secara berlebihan dalam menghadapi provokasi itu. Ketika segala keinginan hawa nafsu terkekang, saat itulah ia menjadi orang yang merdeka, lepas dari belenggu hawa nafsu. Menjadi manusia yang selalu meniti jalan Allah, jalan kebenaran, yang membuat dirinya hidup dalam kebahagiaan dan kegembiraan, setelah melalui perjuangan panjang melawan hawa nafsu. Rasulullah menyebut hal ini sebagai sebagai kegembiraan, &amp;quot;Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan; gembira saat ia menjadi fitri, dan gembira saat ia bertemu dengan Tuhannya.&amp;quot; (HR Muslim dari Abu Hurairah)&lt;br&gt; &lt;br&gt;Idul Fitri menjadi puncak seleberasi kemerdekaan ini. Bukan merdeka karena sudah tidak lagi berpuasa, tapi merdeka karena lepas dari penjajahan dan kendali hawa nafsu. Kemerdekaan ini juga tidak berarti bahwa perjuangan telah usai. Justru, selepas Ramadhan, perjuangan itu terus berlanjut. Yakni, perjuangan menjaga dan mempertahankan kemerdekaan secara konsisten. Bangsa Indonesia merdeka dari penjajahan kaum kolonial bertepatan dengan bulan Ramadhan. Tetapi, setelah itu perjuangan baru dimulai, yakni konsisten mempertahankan dan membangun bangsa ke arah yang lebih baik. Maka secara individual, Ramadhan menjadi ajang perjuangan manusia untuk menjadi manusia yang berkarakter merdeka dari segala penjajahan hawa nafsunya.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Dalam konteks bangsa Indonesia saat ini, puasa menjadi ajang perjuangan mengerem ambisi kotor atau kepentingan sesaat yang mengorbankan kepentingan umum, yakni kepentingan bangsa dan negara. Rasulullah pasca pembebasan Makkah (Fathu Makkah) mengatakan, &amp;quot;Setelah pembebasan ini, tidak ada lagi hijrah kecuali jihad dan niat.&amp;quot; (HR Bukhari dari Ibnu Abbas). Hijrah adalah perjuangan berat meninggalkan kampung halaman demi kebenaran dan lepas dari penindasan dan penjajahan. Setelah Makkah dibebaskan, hijrah seperti itu tidak ada. Yang ada adalah jihad dan niat. Jihad menurut bahasa adalah sikap sungguh-sungguh, konsisten, dan penuh komitmen dalam berusaha. Sedangkan niat adalah keinginan, harapan, dan cita-cita ke depan (visi) perubahan ke arah yang lebih baik. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Saat ini, bangsa terjajah oleh kemiskinan, kebodohan, komunalisme, eksklusivisme minus toleransi, serta pragmatisme dan ketidakpedulian sebagian elite penguasa dan elite politik, membuat bangsa ini berjalan pelan ala keong. Ramadhan kali ini yang bertepatan dengan bulan kemerdekaan bangsa Indonesia, menjadi momen reflektif memaknai lagi arti perjuangan menuju kemerdekaan sejati. Wallahu a&amp;#39;lam.&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-2437812165890111484?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/2437812165890111484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-dan-kemerdekaan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2437812165890111484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2437812165890111484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-dan-kemerdekaan.html' title=': Puasa dan Kemerdekaan'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-1724748960139037129</id><published>2010-08-13T21:15:00.001-07:00</published><updated>2010-08-13T21:15:42.058-07:00</updated><title type='text'>Fwd: Jadwal Imsakiyah 2010M / 1431H Untuk Kota Jakarta</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;table&gt;&lt;thead&gt;&lt;tr&gt;&lt;th colspan="8"&gt;&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;th&gt;Tanggal&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Imsak&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Subuh&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Terbit&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Dzuhur&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Ashar&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Maghrib&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Isya&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/thead&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:33:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:43:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:59:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 12:00:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:22:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:08:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:33:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:43:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 12:00:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:21:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:08:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:33:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:43:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 12:00:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:21:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:08:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:33:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:43:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:59:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:21:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:08:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:33:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:43:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:59:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:20:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:08:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 6&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:32:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:42:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:59:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:20:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:07:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:32:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:42:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:59:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:20:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:07:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:32:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:42:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:59:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:20:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:07:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 9&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:32:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:42:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:19:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:07:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 10&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:31:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:41:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:19:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:07:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:31:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:41:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:18:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:07:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 12&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:31:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:41:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:58:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:18:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:06:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 13&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:30:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:40:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:18:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:06:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 14&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:30:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:40:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:17:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:06:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 15&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:30:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:40:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:17:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:06:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 16&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:29:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:39:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:53:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:57:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:16:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:06:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:29:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:39:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:53:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:16:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:05:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 18&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:29:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:39:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:52:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:15:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:05:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 19&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:28:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:38:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:52:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:15:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:05:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 20&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:28:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:38:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:51:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:14:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:56:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:05:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 21&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:27:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:37:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:51:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:14:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:05:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 22&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:27:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:37:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:50:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:13:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:04:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 23&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:27:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:37:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:50:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:13:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:04:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 24&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:26:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:36:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:49:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:12:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:04:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 25&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:26:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:36:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:49:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:12:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:04:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 26&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:25:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:35:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:48:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:11:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:55:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:03:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 27&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:25:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:35:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:48:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:53:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:10:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:03:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 28&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:24:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:34:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:48:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:53:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:10:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:03:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 29&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:24:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:34:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:47:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:53:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:09:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:03:00&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 30&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;04:23:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 04:33:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;05:46:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 11:52:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;15:08:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt; 17:54:00&lt;/td&gt;&lt;td style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-family: arial, sans-serif; "&gt;19:03:00&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-1724748960139037129?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/1724748960139037129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/fwd-jadwal-imsakiyah-2010m-1431h-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1724748960139037129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1724748960139037129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/fwd-jadwal-imsakiyah-2010m-1431h-untuk.html' title='Fwd: Jadwal Imsakiyah 2010M / 1431H Untuk Kota Jakarta'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-509409896608041695</id><published>2010-08-12T22:53:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T21:02:59.621-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iman'/><title type='text'>Makna kata Kafir (Kutipan)</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #4e2800; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://dariislam.blogspot.com/2010/08/makna-kata-kafir-kutipan.html"&gt;Pengertian Kafir&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kāfir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;bahasa Arab&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;: كافر&amp;nbsp;kāfir; plural كفّار&amp;nbsp;kuffār) secara harfiah berarti orang yang menutupi,&amp;nbsp;&amp;nbsp;menyembunyikan sesuatu, atau menyembunyikan kebaikan yang telah diterima atau tidak berterima kasih atau mengingkari kebenaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam al-Quran, &lt;a href="http://dariislam.blogspot.com/2010/08/makna-kata-kafir-kutipan.html"&gt;kata kafir dengan berbagai bentuk kata jadinya&lt;/a&gt; disebut sebanyak 525 kali. Kata kafir digunakan dalam al-quran berkaitan dengan perbuatan yang berhubungan dengan Tuhan,&amp;nbsp;&amp;nbsp;seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;1)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Mengingkari nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS.16:55, QS. 30:34)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;2)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Lari dari tanggung jawab (QS.14:22)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;3)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Menolak hukum Allah (QS. 5;44)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;4)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS. 30:44)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam terminologi kultural kata ini digunakan dalam agama&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;untuk merujuk kepada orang-orang yang mengingkari nikmat&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;(sebagai lawan dari kata syakir, yang berarti orang yang bersyukur). Namun yang paling dominan, kata kafir digunakan dalam al-Quran adalah kata kafir yang mempunyai arti pendustaan atau pengingkaran terhadap Allah Swt dan Rasul-RasulNya, khususnya nabi Muhammad dan ajaran-ajaran yang dibawanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Secara istilah, kafir adalah orang yang menentang, menolak, kebenaran dari Allah Swt yang di sampaikan oleh RasulNya. atau secara singkat kafir adalah kebalikan dari iman. Dilihat dari istilah, bisa dikatakan bahwa kafir sama dengan non muslim. Yaitu orang yang tidak mengimani Allah dan rasul-rasul-Nya serta ajarannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Ditinjau dari segi bahasa, kata kafir tidak selamanya berarti non muslim, karena ada penggunaan kata kafir atau pecahan dari kata kafir seperti kufur, yang bermakna inkar saja, tidak sampai mengeluarkan seseorang dari keislaman. Contohnya kufur nikmat, yaitu orang yang tidak pandai/mensyukuri nikmat Tuhan, atau dalam istilah lain disebut sebagai kufrun duna kufrin (kekufuran yang tidak sampai membawa pelakunya kafir/keluar dari islam).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;b&gt;Etimologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;a href="http://dariislam.blogspot.com/2010/08/makna-kata-kafir-kutipan.html"&gt;Kāfir berasal dari kata&amp;nbsp;kufur&amp;nbsp;yang berarti ingkar,&lt;/a&gt; menolak atau menutup. Pada zaman sebelum Islam, istilah tersebut digunakan untuk para petani yang sedang menanam&amp;nbsp;benih&amp;nbsp;di ladang, menutup/mengubur dengan&amp;nbsp;tanah. Sehingga kalimat kāfir bisa dimplikasikan menjadi "seseorang yang bersembunyi atau menutup diri". Dalam bahasa Islam, kāfir sebuah kata yang digunakan untuk seseorang yang menolak atau tidak memeluk agama Islam. Jadi menurut&amp;nbsp;syariat Islam, manusia kāfir terdiri dari beberapa makna, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Orang Islam yang tidak mau&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;shalat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Orang Islam yang tidak mau&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;puasa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Orang Islam yang tidak mau ber&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;zakat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: #4e2800; font: normal normal bold 14px/normal Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0in; padding-bottom: 0.5em; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0.6em; position: relative; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kata kāfir dalam Al-Qur'an&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="border-top-color: rgb(220, 149, 34); border-top-style: solid; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;Di dalam&amp;nbsp;Al-Qur'an, kitab suci agama Islam, kata kafir dan variasinya digunakan dalam beberapa penggunaan yang berbeda, diantaranya&amp;nbsp;&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur at-tauhid (Menolak&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;tauhid&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Dialamatkan kepada mereka yang menolak bahwa Tuhan itu satu.&amp;nbsp;Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.&amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Al-Baqarah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;ayat 6)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur al-ni`mah (mengingkari nikmat) :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Dialamatkan kepada mereka yang tidak mau bersyukur kepada Tuhan.&amp;nbsp;Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (la takfurun). (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Al-Baqarah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;: 152)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur at-tabarri (melepaskan diri)&amp;nbsp;&amp;nbsp;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu (kafarna bikum)..."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Al-Mumtahanah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;ayat 4)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur al-juhud&amp;nbsp;&amp;nbsp;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Mengingkari sesuatu&amp;nbsp;maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar (kafaru) kepadanya.&amp;nbsp;(Al-Baqarah ayat 89)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 10pt;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur at-taghtiyah: (menanam/mengubur sesuatu)&amp;nbsp;&amp;nbsp;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani (kuffar).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Al-Hadid&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;20)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Jenis-jenis kafir&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Merujuk kepada makna bahasa dan beragam makna kafir dalam ayat al-Quran, Kafir terbagi menjadi beberapa golongan, diantaranya adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;1)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir harbi, yaitu kafir&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;yang memerangi dan diperangi,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;yang memusuhi Islam.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;Mereka senantiasa ingin memecah belah orang-orang mukmin dan bekerja sama dengan orang-orang yang telah memerangi Allah dan RasulNya sejak dahulu (QS. 9:107)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;2)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir ’Inad, yaitu kafir yang mengenal Tuhan dengan hati dan mengakui-Nya dengan lidah, tetapi tidak mau menjadikannya sebagai suatu keyakinan karena ada rasa permusuhan, dengki dan semacamnya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;Dalam al-Quran mereka digambarkan seperti orang-orang yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Allah, mendurhakai rasul-rasul Allah Swt, dan menuruti perintah semua penguasa yang sewenang-wenang menentang kebenaran (QS.11:59).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;3)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir inkar, yaitu yang mengingkari Tuhan secar lahir dan batin, Rasul-rasulNya serta ajarannya yang dibawanya, dan hari kemudian.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;Mereka menolak hal-hal yang bersifat ghaib dan mengingkari eksistensi Tuhan sebagi pencipta, pemelihara dan pengatur alam ini. Mereka seperti penganut ateisme. (QS. 2:212) (QS. 16:107).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;4)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir kitabi.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;Kafir kitabi ini mempunyai ciri khas tersendiri di banding dengan kafir-kafir yang lain, karena kafir kitabi ini meyakini beberapa kepercayaan pokok yang dianut Islam. Akan tetapi kepercayaan mereka tidak utuh, cacat dan parsial. Mereka membuat diskriminasi terhadap rasul-rasul Allah dan kitab-kitab suciNya, terutama terhadap Nabi Muhammad dan Al-Quran. Dalam al-Quran mereka disebut sebagai ahlul kitab, Mereka adalah orang yahudi dan nasrani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;5)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir Dzimi,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;yaitu orang kafir yang tunduk pada penguasa islam dan membayar jizyah/upeti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;6)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir Muahad,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;yaitu orang kafir yang tinggal di Negara kafir, yang ada perjanjian damai dengan Negara islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;7)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir Musta’man,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="messagebody"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;yaitu orang kafir yang masuk ke Negara islam,dan mendapatkan jaminan keamanan dari pemerintah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dilihat dari macam-macam kafir di atas dan masih ada lagi beberapa istilah kafir, maka kata kafir adalah istilah yang sangat umum, istilah bagi orang yang mengingkari Allah dan RasulNya serta ajaran yang dibawanya, mereka bisa dari kalangan yahudi, nasrani, ateis, majusi, hindu, budha, konghuju dan yang lainya, yang tidak mengimani Allah dan Rasul-rasulnya serta ajarannya. Mereka semua adalah non muslim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sebenarnya jika mereka memahami arti dan konsekuensi dari kata non muslim, sama saja mereka mendengar kata kafir secara istilah. Hanya mungkin kedengarannya lebih halus, ketimbang disebut sebagai kafir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Orang-orang kafir berakhlak mulia ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bisa saja orang-orang kafir berakhlak baik, seperti jujur, tidak korupsi, tidak berzina, berbuat baik dengan tetangga, menyantuni orang miskin, dll. Namun akhlak baik itu tidak cukup untuk menghapuskan status dia dari katagori orang kafir, manakala mereka tetap ingkar kepada Allah, atau ingkar kepada rasul-rasulnya termasuk Nabi Muhammad dan ajarannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam al-Quran surat almaidah ayat 5: dihalalkan bagi kalian.....perempuan-perempuan yang terjaga kehormatannya dari ahli kitab (yahudi / nasrani). Artinya ada dari kalangan mereka yang secara manusiawi melakukan akhlak atau perilaku yang baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam kehidupan sehari-hari, tidak seharusnya seorang muslim memanggil orang kafir dengan sebutan kafir (wahai orang kafir), meskipun seorang muslim wajib yakin bahwa orang selain islam adalah kafir karena al-Quran telah jelas menyatakan hal itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rasulullah Saw dalam berinteraksi dengan orang-orang yahudi, atau orang musyrik, kafir quraisy, yang mana mereka adalah golongan orang-orang kafir, Rasulullah tidak memanggil dengan sebutan ”ya kafir”. Tapi beliau menyebut misalnya orang yahudi, nasrani, qurays, bahkan ketika mengirim surat ke raja romawi menggunakan kata-kata ”ya adhimu rum”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jadi yang perlu di fahamkan adalah definisi kafir, katagori kafir dalam Islam, dan ketika penyebutan kata-kata kafir, tidak selamanya mempunyai konotasi beraklak buruk, jahat, dan sifat-sifat kotor lainnya. dan tidak juga pelecehan nilai-nilai kemanusiaan, karena semua manusia adalah ciptaan Allah. dan dari segi humanity semua manusia adalah saudara.&amp;nbsp; Akan tetapi penyebutan kata kafir lebih kepada masalah keimanan, dimana mereka tidak mau mengimani Allah Swt sebagai Tuhan, dan Muhammad Saw sebagai RasulNya serta mengingkari ajaran-ajarannya. Dan kafir secara istilah sama saja dengan makna non muslim, artinya jika mereka rela dipanggil non muslim, sebenarnya tanpa disadari mereka rela dipanggil kafir dari perspektif islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Macam-Macam Kekafiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hadis Jibril yang populer menyebutkan, agama terdiri dari tiga tingkatan,&amp;nbsp;&amp;nbsp;yaitu Islam, Iman, dan Ihsan. Ihsan mencakup Islam dan Iman. Sedang Iman&amp;nbsp;&amp;nbsp;mencakup Islam, dan Islam sendiri menuntut dasar keimanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa dasar agama adalah pelaksanaan Islam&amp;nbsp;&amp;nbsp;secara global dan menyatakan kepercayaan terhadap semua berita yang dibawa&amp;nbsp;oleh Nabi Muhammad saw berdasarkan keyakinan. Orang yang melaksanakan dasar&amp;nbsp;ini, sebagai langkah awal, ia telah dinyatakan Islam. Jika kemudian diikuti&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan melaksanakan perintah-perintah agama dan meninggalkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;larangan-larangannya, serta tidak melakukan pelanggaran yang berarti, maka&amp;nbsp;&amp;nbsp;keislamannya meningkat dan dapat berlanjut pada kesempurnaannya dengan&amp;nbsp;&amp;nbsp;merealisasikan iman dan ihsannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pengakuan ini adalah dasar agama. Ketika iman terdiri dari pokok-pokok&amp;nbsp;(ushul) dan cabang-cabang (furu'), yaitu melakukan kewajiban-kewajiban dan&amp;nbsp;kebaikan-kebaikan serta meninggalkan larangan-larangan, maka cabang-cabang&amp;nbsp;&amp;nbsp;ini tidak berarti apa-apa kecuali jika dasarnya telah terlaksana. Maka orang&amp;nbsp;&amp;nbsp;yang berpaling dari dasar ini, pada kenyataannya ia adalah kafir, meskipun ia&amp;nbsp;&amp;nbsp;melaksanakan cabang-cabang iman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Demikian juga kekafiran, ia terdiri dari pokok-pokoknya dan bagian-bagiannya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Maka orang yang terjerumus ke dalam pokok kekafiran, yaitu yang bertentangan&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan pokok iman dan hakikatnya, maka tidak diragukan lagi bahwa ia adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp;kafir. Adapun orang yang terjerumus ke dalam bagian-bagian tertentu dari&amp;nbsp;kekafiran yang tidak bertentangan dengan pokok-pokok keimanan dan hakikatnya,&amp;nbsp;sedangkan ia memiliki pokok keimanan yang menetapkan keislamannya, maka ia&amp;nbsp;&amp;nbsp;tidak dapat diklaim sebagai kafir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Akan tetapi, tindakannya yang melakukan bagian-bagian dari kekafiran&amp;nbsp;memberikan pengaruh pada cabang-cabang keimanan, dari segi derajat&amp;nbsp;&amp;nbsp;keimanannya, sebagaimana dikemukakan oleh sebagian ulama salaf ketika mereka&amp;nbsp;&amp;nbsp;ditanya mengenai sabda Rasul saw, "Tidak ada seseorang yang berzina ketika&amp;nbsp;&amp;nbsp;dia dalam keadaan mukmin" mereka mengatakan bahwa inilah Islam yang meliputi&amp;nbsp;&amp;nbsp;cakupan yang luas, sedangkan iman meliputi cakupan kecil dalam lingkup yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;besar. Maka, ketika seseorang berzina atau mencuri, ia keluar dari lingkaran&amp;nbsp;&amp;nbsp;iman masuk ke lingkaran Islam, tetapi tidak mengeluarkannya dari Islam&amp;nbsp;&amp;nbsp;kecuali jika ia mengingkari Allah SWT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Oleh karena itu, hilangnya keislaman seseorang mengharuskan hilangnya&amp;nbsp;keimanan darinya, berbeda dengan hilangnya keimanan seseorang tidak&amp;nbsp;&amp;nbsp;mengharuskan hilangnya keislaman darinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jadi, pokok iman berhadapan dengan pokok kufur. Tingkatan keimanan dan&amp;nbsp;cabang-cabangnya berhadapan dengan tingkatan kekafiran dan bagian-bagiannya.&amp;nbsp;Masing-masing dari keduanya saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya, ada&amp;nbsp;&amp;nbsp;dan tidak adanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dari keterkaitan yang terdapat pada nama-nama dan hukum-hukum ini, jelaslah&amp;nbsp;bagi Anda maksud para ulama mengenai pembagian kafir menjadi bermacam-macam,&amp;nbsp;dan ketahuilah bahwa hal ini merupakan penjelasan yang menyatakan bahwa tidak&amp;nbsp;selayaknya seseorang menuduh orang atau perbuatan tertentu sebagai kekafiran.&amp;nbsp;Maksudnya adalah kekafiran yang bertentangan dengan pokok iman yang&amp;nbsp;mengeluarkan seseorang dari Islam, tetapi kadang-kadang juga dimaksudkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;selain itu, yaitu apa yang sering disebut dengan kufur kecil yang menurunkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;iman seseorang tetapi tidak menghilangkan keislamannya, sedangkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;keislamannya tersebut hanya akan hilang apabila ia mengingkari atau kafir&amp;nbsp;&amp;nbsp;kepada Allah SWT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Pangkal Macam-Macam Kekafiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sebagaimana disebutkan bahwa dilihat dari segi berlawanannya dengan pokok&amp;nbsp;keimanan, kekafiran terdiri dari beberapa macam. Berdasarkan hal ini&amp;nbsp;&amp;nbsp;kekafiran dapat dibagi menjadi dua, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Sesuatu yang bertentangan dengan agama, yaitu mengeluarkan seseorang&amp;nbsp;&amp;nbsp;dari Islam dan menjadi kafir dan diakhirat ia kekal di dalam neraka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Para ulama menyebutkan kekafiran ini dengan kufur besar (al-kufru al-akbar),&amp;nbsp;yaitu kekafiran yang mengeluarkan seseorang dari Islam dan menggugurkan&amp;nbsp;keimanannya. Kekafiran ini adalah kufur yang tidak memberikan kesempatan&amp;nbsp;menyandang iman bagi orang yang masuk ke dalamnya, dan itu terjadi dengan&amp;nbsp;perkataan atau perbuatan yang menunjukkan kekafiran tersebut dengan&amp;nbsp;&amp;nbsp;dilakukannya unsur-unsur kekafiran tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Oleh karena itu, ungkapan bahwa kekafiran yang berdasarkan keyakinan adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp;kekafiran yang besar (al-kufru al-akbar) dan ia berhadapan dengan kafir&amp;nbsp;perbuatan yang merupakan kufur kecil adalah ungkapan yang salah. Akan tetapi,&amp;nbsp;&amp;nbsp;kufur perbuatan kadang-kadang merupakan kufur akbar (kufur besar).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ibnu Qayyim ra berkata, "Sebagaimana kekafiran terjadi dengan perkataan, dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;itu merupakan bagian dari kekafiran, demikian pula kekufuran terjadi sebab&amp;nbsp;melakukan sebagian perbuatan kafir seperti menyembah patung dan menghina&amp;nbsp;&amp;nbsp;mushhaf."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Tindakan yang tidak bertentangan dengan pokok keimanan, tetapi&amp;nbsp;&amp;nbsp;perbuatan tersebut berkaiatan dengan cabang-cabang iman, tingkatannya, dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;hal-hal yang dapat menyempurnakannya, sehingga tidak mengeluarkan seseorang&amp;nbsp;&amp;nbsp;dari lingkaran agama Islam. Sebab, pokok iman masih melekat pada dirinya,&amp;nbsp;&amp;nbsp;selama tidak ada penentangnya, baik dari perkataan maupun perbuatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pada&amp;nbsp;&amp;nbsp;kekafiran semacam ini, yang hilang adalah kesempurnaan iman dan derajat yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;dapat meningkatkan pokok iman dan tingkatan keislamannya, bukan semata-mata&amp;nbsp;&amp;nbsp;iman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kekafiran ini yang disebut dengan 'al-kufru al-ashghar' (kufur kecil) adalah&amp;nbsp;selain dari kufur besar. Untuk menyebut hal ini, para ulama mempunyai istilah&amp;nbsp;&amp;nbsp;khusus seperti sebutan 'kufrun duuna kufrin' (kekafiran di bawah kekafiran),&amp;nbsp;&amp;nbsp;kezaliman di bawah kezaliman dan kefasikan di bawah kefasikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Al-Kufru al-Akbar (Kafir Besar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Al-Kufru al-akbar (kafir besar) adalah sesuatu yang bertentangan dengan pokok&amp;nbsp;&amp;nbsp;iman dan hakikatnya, yang menjadikan seseorang kekal di dalam neraka dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;mengeluarkan seseorang dari Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Al-Kufru al-akbar terbagi menjadi beberapa macam. Para ulama menyebutkan&amp;nbsp;beberapa hal, di antaranya Ibnu Qayyim, dia berkata: "Kufur akbar terdiri&amp;nbsp;&amp;nbsp;dari lima macam, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kafir karena dusta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena takabbur dan enggan&amp;nbsp;&amp;nbsp;percaya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;3.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena berpaling&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;4.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena ragu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;5.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena nifaq&amp;nbsp;&amp;nbsp;(munafiq)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Dalil-dalil kekafiran tersebut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena dusta, Allah berfirman yang artinya, "Maka siapakah yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;lebih dzalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya. Bukankah di neraka Jahannam&amp;nbsp;&amp;nbsp;tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?" (Az-Zumar: 32)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena takabbur dan enggan percaya, Allah berfirman, "Dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;(ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'sujudlah kamu kepada&amp;nbsp;&amp;nbsp;Adam', maka sujudlah mereka kecuali iblis, ia enggan dan takabbur dan adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp;dia termasuk golongan orang-orang yang kafir?" (Al-Baqarah: 34)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Ketiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena berpaling, Allah berfirman, "Kami tiada menciptakan&amp;nbsp;&amp;nbsp;langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan&amp;nbsp;&amp;nbsp;(tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan orang-orang yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka." (Al-Ahqaaf: 3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Keempat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena ragu, Allah berfirman, "Dan dia mempunyai kekayaan&amp;nbsp;&amp;nbsp;besar, maka ia berkata dengan kawannya (yang mukmin) ketika ia bercakap-cakap&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan dia, 'Hartaku lebih banyak daripada hartamu dan pengikut-pengikutku&amp;nbsp;&amp;nbsp;lebih kuat', Dan ia memasuki kebunnya sedang ia zalim terhadap dirinya&amp;nbsp;&amp;nbsp;sendirinya, ia berkata, 'Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya,&amp;nbsp;&amp;nbsp;dan aku tidak mengira bahwa hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya&amp;nbsp;&amp;nbsp;aku dikembalikan kepada Rabbku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;lebih baik&amp;nbsp;&amp;nbsp;kepadanya, sedang ia bercakap-cakap dengannya, 'Apakah kamu kufur kepada&amp;nbsp;&amp;nbsp;(Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna'." (Al-Kahfi: 34-37)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kelima&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Kufur karena nifaq, Allah berfirman, "Yang demikian itu adalah karena&amp;nbsp;&amp;nbsp;bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu&amp;nbsp;&amp;nbsp;hati mereka dikunci mati, karena itu mereka tidak dapat mengerti." (Al-Munafiquun: 3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Syekh Ibnu Taimiyah membagi kufur menjadi dua macam, yaitu kafir zahir dan&amp;nbsp;kafir nifaq (kafir yang terang-terangan dan kafir yang disembunyikan). Syekh Muhammad Shiddiq Khan juga membagi kafir menjadi dua macam, yaitu kafir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;sharih (jelas) dan kafir ta'wil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Namun demikian, pendapat Muhammad Hasan khan memerlukan penjelasan lebih&amp;nbsp;&amp;nbsp;lanjut, yaitu tentang bentuk kafir yang kedua, yaitu kafir ta'wil. Jika yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;ia maksudkan adalah kafir kecil (ashghar), maka ia tidak termasuk ke dalam&amp;nbsp;&amp;nbsp;macam-macam kekafiran dalam pembahasan ini (kafir besar). Hal ini, karena&amp;nbsp;&amp;nbsp;seseorang yang melakukan kafir yang besar kadang-kadang berdasarkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;penafsiran (ta'wil) yang ia lakukan, dan ia dapat diampuni karena beberapa&amp;nbsp;&amp;nbsp;alasan seperti penafsiran itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pembagian kafir besar (akbar) yang dilakukan para ulama tidak terlepas dari&amp;nbsp;pembagian istilah yang memerlukan banyak pertimbangan, yang terpenting adalah&amp;nbsp;pertimbangan ilmiyah dengan meneliti nash-nash dan ijtihad berdasarkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;nash-nash tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hal itu dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada manusia supaya mereka&amp;nbsp;&amp;nbsp;mempelajarinya dan tidak terjerumus ke dalam kekafiran itu, sebagai upaya&amp;nbsp;menghalau keragu raguan atau kesamaran-kesamaran yang timbul dalam benak&amp;nbsp;manusia, seperti mereka yang berkeyakinan bahwa kafir hanya ada satu macam&amp;nbsp;&amp;nbsp;yaitu ingkar kepada Allah Sang Pencipta atau keyakinan adanya sekutu bagi&amp;nbsp;&amp;nbsp;Allah, dan selain itu tidak berpengaruh kepada keimanan selama pernyataan&amp;nbsp;&amp;nbsp;tauhid (dua syahadat) telah diucapkan dengan jelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jika kita mau melihat hakikat kafir yang merupakan lawan dari iman dari setiap aspeknya, di mana orang yang melakukannya berdasarkan pengetahuan dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan sengaja menjadi kafir dan keluar dari agama Islam di dunia, sedang di&amp;nbsp;&amp;nbsp;akhirat ia kekal di dalam neraka, maka jika kita ingin mengetahui hakikat&amp;nbsp;&amp;nbsp;kekafiran dari aspek ini, kita dapat mengembalikan semua pembagian kekafiran&amp;nbsp;&amp;nbsp;pada tiga pokok yang menghimpun macam-macam kekafiran besar tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Dapat dilihat dari segi kekafiran yang menghilangkan pokok keimanan,&amp;nbsp;&amp;nbsp;yaitu penyimpangan dengan perkataan hati yang merupakan perwujudan ilmu dan&amp;nbsp;kepercayaan, dan perbuatan hati yang merupakan ketaatan atas keislamannya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hal itu dikarenakan iman adalah perkataan dan perbuatan, dan keduanya adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp;fondasi yang asasi. Jika salah satunya menyimpang, yang lainnya tidak&amp;nbsp;&amp;nbsp;diperhitungkan. Hal yang dapat menghilangkan pokok iman ini adalah jika&amp;nbsp;&amp;nbsp;berpaling dari pelaksanaan secara terperinci dalam melakukan perintah atau&amp;nbsp;&amp;nbsp;meninggalkan larangan, dan kekafiran itu terjadi dengan menolak perintah dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;mengingkarinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pokok iman kadang-kadang ditetapkan jika terdapat pernyataan dan pelaksanaan&amp;nbsp;&amp;nbsp;secara global, bahkan kadang-kadang ditetapkan pula dengan cara yang lebih&amp;nbsp;&amp;nbsp;tinggi derajatnya, yaitu dengan pelaksanaan secara terperinci. Akan tetapi,&amp;nbsp;kadang-kadang terjadi kekurangan yang juga dapat mengurangi keimanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Sumber: Al-Jahlu bi Masaailil I'tiqaad wa Hukmuhu, Abdur Razzaq bin Thahir&amp;nbsp;&amp;nbsp;bin Ahmad Ma'as&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-509409896608041695?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/509409896608041695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/makna-kata-kafir-kutipan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/509409896608041695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/509409896608041695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/makna-kata-kafir-kutipan.html' title='Makna kata Kafir (Kutipan)'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-1622853051968161874</id><published>2010-08-11T14:32:00.001-07:00</published><updated>2010-08-11T14:32:21.458-07:00</updated><title type='text'>: Gramatika Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; Muhbib Abdul Wahab&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ada yang sangat menarik dari setiap akhir  ayat-ayat yang berkaitan dengan puasa Ramadhan. Ayat 183-187 surah Albaqarah diakhiri dengan fi&amp;#39;il Mudhari&amp;#39; (present dan future tense). Misalnya, ayat 183 yang diakhiri dengan la&amp;#39;allakum tattaqun, lalu in kuntum ta&amp;#39;lamun (184), la&amp;#39;allakum tasykurun (185), la&amp;#39;allahum yarsyudun (186), dan la&amp;#39;allahum yattaqun (187). &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut gramatika bahasa Arab, akhir ayat-ayat tersebut mengandung arti bahwa puasa itu harus berwawasan masa kini dan mendatang. Ketakwaan itu mengawali, menyertai, mengakhiri, sekaligus menindaklanjuti Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kecuali ayat 184, ayat-ayat lainnya dirangkai dengan kata la&amp;#39;alla yang menunjukkan arti harapan (tarajji). Artinya, Ramadhan harus menjadi bulan penuh harapan  menuju perubahan dan peningkatan ke arah yang lebih baik dan bermakna.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, harapan menjadi orang bertakwa (la&amp;#39;allakum tattaqun). Dalam menafsirkan ayat ini, sebagian ahli tafsir menyatakan bahwa &amp;#39;mudah-mudahan kalian semua dapat menjaga diri dari segala bentuk kemaksiatan.&amp;#39; Karena orang yang berpuasa itu mestinya antimaksiat. Makan dan minum saja tidak mau (di siang hari), apalagi maksiat?&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, harapan menjadi orang yang berilmu (in kuntum ta&amp;#39;lamun). Ilmu harus menjadi dasar bagi kita dalam menggali makna dan rahasia puasa. Sebaliknya, puasa hendaknya mengantarkan kita untuk selalu menggali dan mengembangkan ilmu. Ilmu dan takwa menjadi &amp;#39;identitas&amp;#39; Muslim.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, harapan menjadi orang yang pandai bersyukur (la&amp;#39;allakum tasykurun). Bersyukur merupakan nilai positif dan konstruktif bagi orang yang berpuasa, karena ketika merasa letih, lapar, haus, dan dahaga, lalu pada saat berbuka dapat menikmati apa yang menjadi hak mulut dan perutnya, rasa gembira itu terekspresikan luar biasa indah. &amp;quot;Bagi orang yang berpuasa itu ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan saat berbuka dan kegembiraan saat bertemu Tuhannya di akhirat kelak.&amp;quot; (HR Thabrani).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keempat, harapan menjadi orang yang berada dalam kebenaran (la&amp;#39;allahum yarsyudun). Berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah merupakan prasyarat yang mengantarkan seseorang itu memperoleh jalan kebenaran dalam menjalani kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Harapan itu harus dipenuhi dengan ketaatan dan kesungguhan dalam berdoa, dengan sungguh-sungguh meminta kepada Allah dan bukan pada yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kelima, harapan menjadi orang yang bertakwa (la&amp;#39;allahum yattaqun). Menjadi orang yang bertakwa harus tahu diri, tahu batas, dan tahu yang pantas. Tahu diri artinya bisa mengendalikan hawa nafsu, tahu batas berarti mengetahui larangan-larangan Allah, dan tahu yang pantas artinya berusaha untuk menampilkan performa diri yang terbaik sesuai dengan batas kemampuannya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dengan memahami gramatika Ramadhan ini, kita perlu memaksimalkan harapan-harapan baik kita dengan membuat perencanaan dan target yang jelas sehingga Ramadhan kali ini, membuahkan transformasi dan spiritualisasi diri ke arah peningkatan iman dan takwa yang bermakna. Semoga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-1622853051968161874?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/1622853051968161874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/gramatika-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1622853051968161874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1622853051968161874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/gramatika-ramadhan.html' title=': Gramatika Ramadhan'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-1107190527728238201</id><published>2010-08-11T14:29:00.001-07:00</published><updated>2010-08-11T14:29:05.845-07:00</updated><title type='text'>: Saat Pintu-pintu Neraka Ditutup</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sungguh merupakan sebuah kenikmatan yang sangat luar biasa, karena saat kita mulai memasuki dan berada di bulan Ramadhan 1431 H. Bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Di bulan ini pula, Allah SWT mewajibkan kepada seluruh orang yang beriman, untuk melaksanakan ibadah shaum (puasa), dengan tujuan untuk membentuk pribadi Muslim yang bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS Al-Baqarah [2]: 183). Pada bulan Ramadhan ini juga Allah SWT menurunkan Alquran yang menjadi petunjuk bagi umat manusia, dan terutama bagi orang-orang yang bertakwa. Yakni, orang-orang senantiasa menginginkan hidupnya dapat meraih kebahagiaan dan kesuksesan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) ..." (QS Al-Baqarah [2]: 185).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Di bulan ini pula dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan diikat serta dibelenggu setan-setan (sehingga sulit menggoda dan mengganggu orang yang berpuasa). Keberkahan dan keistimewaan lainnya, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Itulah malam Lailatuil Qadar. Dengan berbagai keistimewan dan keberkahan itu, beruntunglah orang-orang yang dengan tulus ikhlas memanfaatkannya untuk memperbanyak ibadah kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sebaliknya, barangsiapa yang terhalang mendapatkan kebaikan di bulan ini, maka sungguh merugilah ia. (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah). Bulan Ramadhan, menjadi bulan latihan untuk mengendalikan diri dari ucapan, hawa nafsu, dan perbuatan yang tidak ada manfaatnya. Dengan demikian, seluruh waktunya hanya dipergunakan untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT. Dan ia memaksimalkan waktunya itu untuk memberikan manfaat  optimal bagi sesama umat manusia.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh karena itu, marilah kita sambut bulan Ramadhan 1431 H ini, dengan penuh suka cita dan kegembiraan untuk meraih keberkahan dan keutamaan dari Allah SWT. Mari kita bulatkan tekad dan niat kita untuk melaksanakan ibadah shaum dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan. Selamat menunaikan ibadah shaum, semoga keberkahan akan terlimpah dan tercurah pada kita semuanya. Wallahu a&amp;#39;lam bi ash-shawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-1107190527728238201?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/1107190527728238201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/saat-pintu-pintu-neraka-ditutup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1107190527728238201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1107190527728238201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/saat-pintu-pintu-neraka-ditutup.html' title=': Saat Pintu-pintu Neraka Ditutup'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-2344128451290452583</id><published>2010-08-07T21:48:00.001-07:00</published><updated>2010-08-07T21:48:22.133-07:00</updated><title type='text'>: Puasa Itu Menyehatkan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Anjar Fahmiarto&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sebaiknya berbuka dengan makanan yang sederhana dan tidak berlebihan.&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ramadhan segera tiba. Kaum Muslimin menyambut bulan penuh berkah ini dengan suka cita. Berbagai persiapan pun dilakukan untuk kelancaran berpuasa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Puasa Ramadhan merupakan perintah Allah SWT  yang diwajibkan selama satu bulan bagi mereka yang mampu. Jika dilakukan dengan benar, puasa sangat  bermanfaat bagi kesehatan manusia.  Ini  hikmah di balik perintah wajib puasa tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma&amp;#39;ruf Amien, ada hadist yang   menegaskan berpuasalah karena puasa itu menyehatkan.  Hadist ini secara gambling menegaskan  kaitan erat antara  puasa  dengan kesehatan manusia.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Manusia yang berpuasa dengan benar, maka dia akan  sehat. Ini merupakan jaminan dari Allah SWT,&amp;quot; ungkapnya kepada Republika, Rabu (4/8).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dengan berpuasa, lanjut Ma&amp;#39;ruf, pencernaan manusia akan istirahat sejenak.  Di luar  Ramadhan, pencernaan bekerja keras mencerna semua makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia. Setelah 11 bulan bekerja keras, maka  pencernaan perlu diistirahatkan  agar  bisa bekerja dengan optimal kembali.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Selama puasa kita mengurangi makan dan minum.  Ini membuat  kerja pencernaan tidak begitu berat. Jadi pencernaan memang perlu diistirahatkan selama puasa,&amp;quot; imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Selain kesehatan fisik, puasa juga berpengaruh terhadap kesehatan jiwa atau rohani. Sebab, puasa melatih orang untuk mengendalikan hawa nafsu dan keinginannya.  Nafsu dan keinginan yang tidak terkendali membuat  orang gampang mengalami penyakit rohani.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Selama puasa kita dilatih untuk mengendalikan nafsu dan keinginan. Orang yang bisa mengendalikan nafsunya, maka  rohaninya akan sehat. Jadi puasa akan menyehatkan  fisik dan rohani,&amp;quot; papar Ma&amp;#39;ruf.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Praktisi kesehatan, dr Asri, juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya puasa memberikan pengaruh yang positif terhadap kesehatan manusia. Puasa bisa mengendalikan makanan yang berlebihan yang masuk  ke dalam tubuh manusia. Jika berlebihan,  zat seperti karbohidrat dan lemak  yang berlebihan bisa menimbulkan pengaruh negatif terhadap  tubuh manusia. &amp;quot;Dengan berpuasa, maka kandungan lemak dan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan berkurang. Ini membawa  efek positif bagi kesehatan. Jadi secara umum puasa itu berdampak positif,&amp;quot;  ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut Asri, ada beberapa jenis penyakit yang bisa  sembuh atau berkurang dengan berpuasa. Antara lain diabetes atau gula dan hiperkolesterol.  Dengan berkurangnya asupan makanan, maka kadar gula yang  masuk ke dalam tubuh juga akan berkurang. Demikian pula dengan kadar kolesterol  ikut berkurang.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sedangkan orang dengan penyakit maag,  bisa saja berpuasa jika setelah  diperiksa dokter kuat menjalaninya. Namun, jika tidak kuat, orang  yang punya penyakit maag sebaiknya tidak berpuasa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Dari kajian medis, puasa memang berpengaruh positif terhadap kesehatan manusia. Banyak penyakit yang bisa disembuhkan atau berkurang  dengan melakukan puasa,&amp;quot; ujar Asri.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Jangan berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Agar   puasa  berpengaruh besar terhadap kesehatan, maka kita harus menjaga pola makan saat berpuasa. Kuncinya adalah jangan berlebihan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut Ma&amp;#39;ruf,   setelah berpuasa seharian, maka ketika berbuka  orang harus mengendalikan diri. Jangan langsung makan makanan yang berat dan banyak.  &amp;quot;Ketika  berbuka, sebaiknya minum atau makan yang manis-manis. Dan, jumlahnya jangan berlebihan,&amp;quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Banyak orang yang berpuasa tidak bisa mengendalikan diri ketika berbuka. Misalnya, menyantap makanan yang mewah dalam jumlah yang banyak. Jika hal itu dilakukan justru bisa berdampak negatif  pada kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Mengendalikan diri penting dilakukan tidak hanya saat puasa saja, tapi juga ketika berbuka. Sebaiknya  berbuka dengan makanan yang sederhana dan tidak berlebihan. Sebab sesuatu yang berlebihan pasti akan berdampak negatif,&amp;quot; papar Ma&amp;#39;ruf.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut Dr Asri, balas dendam saat berbuka puasa tidak baik bagi kesehatan. Sebab saat itu  lambung atau pencernaan belum siap menerima  makanan dalam jumlah yang banyak setelah berpuasa seharian.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Jika kita balas dendam saat berbuka, maka itu   sama saja puasa  tidak bermanfaat. Bahkan bisa menimbulkan dampak negatif. Karena itu perlu  mengendalikan diri saat berbuka dan tidak berlebihan,&amp;quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dia menjelaskan, asupan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak perlu diatur saat berbuka puasa. Jangan sampai  makan makanan dengan kadar lemak dan karbohidrat yang berlebihan saat berpuasa. Alih-alih menyehatkan, hal  itu justru bisa menimbulkan penyakit.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Banyak orang  yang terlalu banyak makan gula dan lemak sesudah buka puasa. Jika ini dilakukan, maka bisa menyebabkan  berbagai dampak negatif. Antara lain naiknya berat badan. Bagi yang menderita penyakit diabetes dan  kolesterol tinggi, hal itu bisa berdampak negatif bagi kesehatannya. Karena itu perlu diatur sedemikian rupa asupan makanan yang kita makan saat berbuka puasa.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;font class="Apple-style-span" face="&amp;#39;comic sans ms&amp;#39;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: both; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-2344128451290452583?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/2344128451290452583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-itu-menyehatkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2344128451290452583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/2344128451290452583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-itu-menyehatkan.html' title=': Puasa Itu Menyehatkan'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-8306058704480258643</id><published>2010-08-07T21:47:00.001-07:00</published><updated>2010-08-07T21:47:34.358-07:00</updated><title type='text'>: Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;Inilah bulan paling agung dan mulia. Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam sistem penanggalan Islam, yakni  Hijriyah. Bulan yang satu ini sungguh istimewa. Bak tamu agung, kehadirannya selalu dirindu dan dinantikan umat Islam di seantero jagad.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Mengapa istimewa?  Pada bulan ini, Allah SWT mewajibkan setiap orang yang beriman kepada-Nya untuk berpuasa selama sebulan penuh. Pada bulan ini pula, Alquran, kitab suci umat Islam, pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 185: &amp;#39;&amp;#39;&amp;quot;bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu...&amp;quot;  &lt;br&gt; &lt;br&gt;Ramadhan juga makin luar biasa posisinya di mata umat Muslim, karena pada bulan itu terdapat sebuah malam yang sangat agung. Malam itu bernama &lt;em&gt;Lailatul Qadar.&lt;/em&gt; Ini merupakan satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadhan. Dalam Alquran, malam ini disebut-sebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Secara bahasa Ramadhan berarti &amp;#39;&amp;#39;panas yang menyengat&amp;#39;&amp;#39; atau &amp;#39;&amp;#39;kekeringan&amp;#39;&amp;#39;, khususnya pada tanah.  Sejarahnya, dahulu kala, bangsa Babylonia yang budayanya pernah sangat dominan di utara Jazirah Arab menggunakan luni-solar calendar (penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus). Bulan kesembilannya  selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. Hari-hari itu disebut bulan Ramadhan, bulan dengan panas yang menghanguskan.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Setelah peradaban Islam mengembangkan kalender berbasis bulan, yang rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis matahari, bulan Ramadhan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. Orang lebih memahami &amp;#39;panas&amp;#39;nya Ramadhan secara metaforik (kiasan). &lt;br&gt; &lt;br&gt;Selama berpuasa di bulan Ramadhan,  orang yang  berpuasa tenggorokannya terasa panas karena kehausan. Diharapkan pula dengan ibadah-ibadah Ramadhan maka dosa-dosa terdahulu menjadi hangus terbakar.  Dari akar kata tersebut kata Ramadhan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan. &lt;br&gt; &lt;br&gt;Ada pula yang berpendapat bahwa kata Ramadhan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapuskan oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Momen Ramadhan dimanfaatkan  oleh para penganut Islam yang serius untuk menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi. Ramadhan diakhiri dengan sebuah hari kemenangan, yakni Idul Fitri, yang diperingati pada 1 Syawal, sehari setelah Ramadhan berakhir. /wikipedia/ensiklopedi oxford dunia Islam modern&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-8306058704480258643?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/8306058704480258643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/8306058704480258643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/8306058704480258643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/ramadhan.html' title=': Ramadhan'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-8383421245947551032</id><published>2010-08-07T21:46:00.001-07:00</published><updated>2010-08-07T21:46:50.988-07:00</updated><title type='text'>: Agar Shaum tak Sekadar Ritual</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Damanhuri Zuhri&lt;br&gt; &lt;br&gt;Salah satu inti dan makna shaum Ramadhan adalah mengajarkan prinsip hidup jujur.&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ramadhan selalu dinanti hamba-hamba Allah yang beriman. Selama sebulan penuh, insan-insan beriman dan bertakwa diwajibkan untuk menunaikan ibadah shaum. Shaum Ramadhan bertujuan untuk mencetak hamba-hamba Allah SWT yang beriman dan bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Secara bahasa &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;shaum&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; berarti menahan (&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;imsak&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;). Sedangkan secara istilah shaum berarti menahan makan, minum, menggauli istri dan segala yang membatalkan puasa, dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan niat ibadah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Psikiater terkemuka di Tanah Air, Prof Dr Dadang Hawari, menegaskan, inti dari shaum adalah pengendalian diri. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, menambahkan, shaum bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga.  &amp;#39;&amp;#39;Yang paling penting adalah mengendalikan diri dari hal-hal yang dilarang,&amp;#39;&amp;#39; tuturnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dengan mampu mengendalikan diri, tutur dia, maka seorang Muslim dapat tercegah dari segala perbuatan keji dan munkar. Saat ini, kata Dadang,  perbuatan keji dan munkar tengah melanda  sebagian besar masyarakat Indonesia. Perbuatan keji dan munkar itu, lanjutnya, berbentuk 5M.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, madat alias narkotika. Kedua, minuman keras. Ketiga, main judi. Keempat maling termasuk korupsi. Kelima &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;madon&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; atau main perempuan, prostitusi, pelacuran, dan penyimpangan seksual lainnya. &amp;#39;&amp;#39;Kalau shaum benar-benar dilaksanakan dengan baik, maka seorang Muslim akan anti terhadap 5M tadi,&amp;#39;&amp;#39; ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sayangnya, kata dia, pada sebagian Muslim, puasa masih hanya jadi sebatas ritual saja. &amp;#39;&amp;#39;Akibatnya, puasa, ya, puasa,  korupsi dan kemaksiatam tetap masih juga,&amp;#39;&amp;#39; ujarnya. Mengapa hal itu bisa terjadi? Dadang menegaskan, hal itu terjadi karena rukun Islamnya saja yang dijalankan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;#39;&amp;#39;Rukun imannya di mana? Kalau, misalnya, saya beriman kepada Allah yang Maha Tunggal, Maha Mengetahui, Maha Melihat, bagaimana saya mau korupsi. Apalagi saya percaya bahwa malaikat di kanan-kiri, mencatat apa yang saya lakukan. Maka tidak mungkin saya melakukan hal-hal yang keji dan munkar itu. Rukun iman ini yang kurang. Ini yang menjadi masalah kita.&amp;#39;&amp;#39;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Majelis Pimpinan Badan Kerja Sama Pondok Pesantren se-Indonesia (BKSPPI), Prof  KH Didin Hafidhuddin,  mengungkapkan, tujuan utama shaum bulan Ramadhan  adalah mencetak manusia-manusia yang bertakwa. Menurut dia,  takwa  adalah orang yang selalu berusaha meningkatkan kualitas diri, kualitas akhlak, kualitas pengetahuan, kualitas ibadahnya kepada Allah maupun juga kualitas kesalehan sosialnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ia mengungkapkan,  praktik-praktik yang dijalankan dalam ibadah shaum menggambarkan sesuatu yang sangat luar biasa. Shaum, kata dia, mengajarkan prinsip hidup jujur.  Seorang yang berpuasa tidak mau makan, minum, di tengah hari,  walaupun itu makanan dan minuman halal,  serta  tidak ada orang yang tahu. Semua itu dilakukan karena sadah bawah Allah Maha Tahu.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Hal seperti itu sudah seharusnya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. &amp;#39;&amp;#39;Kita jadi tidak mau berbuat curang, korupsi, walapun tidak ada yang tahu, pengawas tidak tahu, aparat hukum tidak tahu. Kita menyadari Allah Maha Tahu,&amp;#39;&amp;#39;  papar ketua umum Baznas itu. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kesadaran semacam itu, kata dia, harus dibangun seluruh umat Muslim.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Selain itu, papar dia, ibadah puasa juga membangun empati kepada sesama, terutama kepada orang-orang &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;fuqara&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;.  Empati bermakna, seorang Muslim tak akan mengkonsumsi sesuatu secara berlebih-lebihan, sementara orang lain banyak yang membutuhkan. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ibadah shaum, tutur Kiai Didin, juga bertujuan  membangun &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;ukhuwwah&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;. &amp;#39;&amp;#39;Satu perasaan yang dibangun oleh ajaran Islam. Kalau sama rata nggak mungkin. Yang dibangun oleh Islam sama-rasa,&amp;#39;&amp;#39; ujarnya. Sehingga, antara sesama Muslim tumbuh kasih sayangnya, saling mencintai, menghormati, menghargai seperti satu tubuh yang tak dapat dipisahkan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketua MUI Kabupaten Bogor, Dr KH Ahmad Mukri Ajie, menambahkan,  Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keutamaan, penuh dengan kemuliaan,  antara lain dengan melaksanakan puasa Ramadhan.  Sehingga,  shaum Ramadhan bisa melebur berbagai kealpaan dan dosa. ed; heri ruslan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Rukun Puasa&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;1. Niat, yaitu berketetapan hati untuk puasa sebagai pelaksanaan perintah Allah SWT dan ibadah kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;2. Menahan diri dari setiap yang membatalkan baik makan, minumum maupun bersetubuh dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Syarat Wajib Puasa&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;1. Islam&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;2. Balig&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;3. Berakal&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;4. Mampu melakukan puasa&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;5. Berhentinya darah haid&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;6. Berhentinya darah nifas&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt;Syarat Sah Puasa&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;1. Islam&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;2. Niat&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;3. Berakal&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;4. Tamyiz (bisa membedakan yang baik dan buruk)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;5. Suci dari haid&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;6. suci dari nifas&lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sunah-sunah Puasa&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;1. Menyegerakan berbuka&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;2. Berbuka dengan kurma&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;3. Setelah berbuka membaca doa&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;4. Sahur&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;5. Mengahirkan sahur hingga ujung malam&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;Sumber:&lt;/strong&gt; Fiqih Praktis &lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-8383421245947551032?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/8383421245947551032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/agar-shaum-tak-sekadar-ritual.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/8383421245947551032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/8383421245947551032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/agar-shaum-tak-sekadar-ritual.html' title=': Agar Shaum tak Sekadar Ritual'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-881469671766952332</id><published>2010-08-07T21:42:00.001-07:00</published><updated>2010-08-07T21:42:53.176-07:00</updated><title type='text'>: Ramadhan, Bulan Penuh Keutamaan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Damanhuri Zuhri&lt;br&gt; &lt;br&gt;Pada bulan Ramadhan, Allah mengunjungi hambanya dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan doa.&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sekitar 14 abad lalu, ketika bulan Sya&amp;#39;ban akan berakhir, Rasulullah SAW menyampaikan sebuah khutbah yang akan tetap relevan sepanjang zaman. &amp;#39;&amp;#39;Wahai manusia telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah, di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasanya wajib, dan &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;qiyamul lail&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;-nya sunah.&amp;#39;&amp;#39;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;#39;&amp;#39;…Siapa yang mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri dengan kewajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan kewajiban, maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga. Bulan solidaritas, dan bulan ditambahkan rizki orang beriman…&amp;#39;&amp;#39; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;#39;&amp;#39; Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan mendapatkan pahala seperti orang orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun… Ramadhan adalah bulan yang awalnya rahmat, tengahnya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka (HR Al-&amp;#39;Uqaili, Ibnu Huzaimah, al-Baihaqi, al-Khatib dan al-Asbahani)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sungguh Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa dan penuh dengan keutamaan. &amp;#39;&amp;#39;Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan diikat dan dibelenggu. Terdapat pada bulan ini suatu malam yang lebih baik dari pada malam seribu bulan.&amp;#39;&amp;#39; (HR Ahmad dan an-Nasai).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Mengapa istimewa?  Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi),  Prof KH Ahmad Satori Ismail, mengungkapkan, pada bulan Ramadhan terdapat sejumlah peristiwa atau kekhususan yang diberikan Sang Khalik kepada hamba-Nya yang beriman.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, di bulan inilah Alquran pertama kali diturunkan. Kedua. Pada  bulan ini Allah menganugerahkan sebuah malam yang sangat luar biasa, bernama Lailatul Qadar. Ketiga, pada bulan ini Sang Khalik akan melipatgandakan pahala dari setiap kebaikan yang dilakukan hamba-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Untuk itu, Kiai Satori mengajak umat Islam agar memanfaatkan momentum Ramadhan semaksimal mungkin. Betapa tidak. Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keutamaan. &amp;#39;&amp;#39;Barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikannya, maka dia tidak memperoleh apa-apa. Artinya sangat merugi,&amp;#39;&amp;#39; tuturnya melanjutkan hadis yang diriwayatkan Ahmad dan An Nasa&amp;#39;i.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga, menambahkan, Rasulullah SAW selalu mengingatkan kepada umatnya bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Pada bulan ini, Allah mengunjungi hambanya dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan doa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kiai Satori menuturkan, Allah akan melihat hamba-Nya yang  berlomba-lomba menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dan kemudian membanggakan hamba-hamba-Nya kepada para malaikat. &amp;#39;&amp;#39;Maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu karena orang yang sengsara ialah orang yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini,&amp;#39;&amp;#39; tuturnya mengutip pesan Rasulullah SAW.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh sebab itu, kata Kiai Satori,  umat Islam harus menyambut Ramadhan  dengan menyingsingkan baju untuk beribadah.  Menurut Kiai Satori, minimal ada sepuluh kebajikan yang bisa dimaksimalkan seorang Muslim dalam Ramadhan. Apa saja?&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Pertama, puasa itu sendiri yang merupakan ibadah wajib.  Menurut dia,  barang siapa yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan tanpa adanya halangan, maka dia tidak bisa menggantinya walaupun dengan puasa satu tahun. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, memperbanyak membaca Alquran. Imam Azzuri menyatakan bahwa suatu amalan yang paling afdhal setelah puasa adalah membaca Alquran. Ketiga, menunaikan &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;qiyamu Ramadhan&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; yaitu shalat tarawih baik 11 rakaat maupun 23 rakaat, setelah shalat isya secara berjamaah. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keempat, menanti &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Lailatul Qadar&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; sejak malam pertama karena Allah merahasiakan datangnya malam itu agar umat Islam bisa melakukan atau menunggu malam yang keutamaannya lebih dari seribu bulan tersebut pada setiap malam.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kelima, memperbanyak sedekah pada bulan Ramadhan. Pada bulan ini, umat Muslim perlu menambah sedekahnya. Apalagi, kata Kiai Satori,  berkaitan dengan &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;ifthar shoim&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;(memberi makan orang-orang yang berpuasa). &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;#39;&amp;#39;Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan, maka dia mendapatkan pahala orang yang berpuasa itu dalam artian mendapatkan pahala seimbang dengan orang yang berpuasa itu,&amp;#39;&amp;#39; tuturnya mengutip hadis.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Keenam, memperkokoh dakwah. Menurut Kiai Satori, pada bulan Ramadhan, umat Islam perlu lebih menyemarakkan syiar Islam. Sebab, kata dia,  barang siapa yang mengagungkan syiar-syiar Islam termasuk dari pada ketakwaan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Oleh karena itu, pengajian-pengajian di berbagai tempat harus dioptimalkan, karena Ramadhan adalah bulan panen. Ketujuh, hendaknya kita bisa memperkokoh hubungan dengan keluarga, dengan anak. Menurut dia, ketika akhlak generasi muda mulai hancur,  maka pembinaan anak melalui keluarga harus diutamakan. &amp;#39;&amp;#39;Kehancuran suatu bangsa bermula dari kehancuran keluarga terlebih dahulu.&amp;#39;&amp;#39;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedelapan, membayar zakat fitrah dan zakat mal. Kesembilan memperbanyak tobat, membaca &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;istighfar&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; kepada Allah SWT agar mendapatkan ampunan dan kebaikan bulan Ramadhan ini. Kesepuluh, menjaga kesehatan dengan olahraga.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; Syekh Muhammad bin Shalih Utsaimin dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Majelis Ramadhan&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; menyebutkan, Ramadhan adalah bulan penuh kebaikan dan berkah. Inila  bulan pemberian dan kasih sayang, bulan saat  diturunkannya Alquran sebagai petunjuk bagi manusia.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Menurut Syekh Utsaimin,  bulan ini diliputi rahmat, ampunan, dan keselamatan dari siksa neraka. Sepertiga yang pertama darinya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan dan sepertiga yang terakhir darinya adalah selamat (terbebas) dari siksa neraka. Sungguh, Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan dan keutamaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-881469671766952332?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/881469671766952332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/ramadhan-bulan-penuh-keutamaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/881469671766952332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/881469671766952332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/ramadhan-bulan-penuh-keutamaan.html' title=': Ramadhan, Bulan Penuh Keutamaan'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-344601711483927950</id><published>2010-08-06T22:45:00.001-07:00</published><updated>2010-08-06T22:45:13.234-07:00</updated><title type='text'>: Puasa - IBADAH SHAUM</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Dalil kewajiban shaum&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span dir="rtl"&gt;فَلْيَصُمْهُ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja di antara kalian yang melihat hilal bulan Ramadhan, maka berpuasalah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(QS al-Baqarah [2]: 185).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Dalil shaum juga didasarkan pada hadis penuturan Ibn Umar ra. yang menyatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: بُنِيَ اْلاِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهاَدَةِ اَنْ لاَ الَهَ اِلاَّ اللهُ، وَاَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَاِقاَمِ الصَّلاَةِ، وَاِيْتاَءِ الزَّكاَةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضاَنَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Nabi saw. pernah bersabda,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; "&lt;i&gt;Islam itu dibangun di atas lima perkara: kesaksian bahwa tidak Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah; mendirikan shalat; menunaikan zakat; beribadah haji; dan shaum Ramadhan." &lt;/i&gt;&lt;b&gt;(HR al-Bukhari, Muslim dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Shaum wajib Bagi yang Balig dan Berakal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Karena itu, secara pasti shaum merupakan kewajiban setiap Muslim yang telah balig dan berakal. Dalam hal ini, anak-anak dan orang gila tidak wajib untuk berpuasa. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi saw.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: عَنِ الصَّبِي حَتَّى يَبْلُغَ وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الْمَجْنُوْنِ حَتَّى يَفِيْقَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Telah diangkat pena (taklif hukum) atas tiga orang: dari anak kecil hingga balig; dari orang yang tidur hingga dia bangun; dan dari orang gila hingga ia waras. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR Abu Dawud).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Wanita Haid dan Nifas Tidak Wajib Puasa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Wanita haid dan nifas juga tidak wajib berpuasa, karena puasa bagi mereka adalah tidak sah. Jika mereka telah suci dari haid maka mereka wajib meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt; puasa yang ditinggalkannya. Ketentuan ini didasarkan pada hadis penuturan Aisyah ra. yang menyatakan bahwa Nabi saw. pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«فِي الْحَيْضِ كُنَّا نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلاَ نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Karena haid, kami telah diperintahkan untuk meng-qadha' shaum, tetapi kami tidak diperintahkan untuk meng-qadha' shalat.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(HR Muslim, an-Nasa'i, Abu Dawud, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa Yang Diwajibkan Mambayar Fidyah ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja yang tidak kuasa untuk berpuasa karena suatu kondisi tertentu, seperti orang yang sudah sangat tua/lanjut usia, yang menjadikan shaum baginya sangat berat, lalu orang yang sakit yang penyakitnya tidak mungkin disembuhkan, maka mereka juga tidak wajib untuk berpuasa; tetapi mereka wajib untuk membayar &lt;i&gt;fidyah&lt;/i&gt; sebagai gantinya. Ketetapan ini didasarkan pada firman Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span dir="rtl"&gt;مِنْ حَرَجٍ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Tidaklah Allah menjadikan di dalam agama ini suatu hal yang berat/kesempitan bagi kalian. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(QS al-Hajj [22]: 78).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Allah SWT juga berfirman:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagi orang-orang yang menanggung beban berat dalam berpuasa, mereka wajib memberikan fidyah, yakni memberi makan orang miskin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;. &lt;b&gt;(QS al-Baqarah [2]: 184).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ada juga hadis penuturan Ibn Abbas bahwa Nabi saw. pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«وَمَنْ اَدْرَكَهُ الْكِبَرُ فَلَمْ يَسْتَطِعْ صِيَامَ رَمَضاَنَ فَعَلَيْهِ لِكُلِّ يَوْمٍ مُدًّ مِنْ قَمْحٍ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja yang telah mencapai usia lanjut, lalu dia tidak kuasa untuk melaksanakan puasa Ramadhan, maka ia wajib untuk mengeluarkan satu mud gandum setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(HR al-Baihaqi dan ad-Daruquthni).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ibn Umar ra. juga menuturkan hadis:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اِذَا ضَعُفَ عَنِ الصَّوْمِ اَطْعِمْ عَنْ كُلِّ يَوْمٍ مُدًّا»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seseorang lemah dalam melaksanakn shaum, hendaknya ia memberikan makan kepada orang miskin satu mud setiap hari. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR al-Baihaqi dan ad-Daruquthni).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Dari Anas ra. juga dikatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«أَنَّهُ ضَعُفَ عَنِ الصَّوْمِ عَامًا قَبْلَ وَفاَتِهِ فَافْطَرَ وَاَطْعَمَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ia tidak berdaya untuk melaksanakan shaum sepanjang tahun sebelum wafatnya, lalu ia berbuka dan memberi makan makan orang miskin. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR ath-Thabrani dan al-Haitasmi).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa Yang diwajibkan Qodho Puasa ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seseorang tidak kuasa untuk berpuasa karena sakit dan ia khawatir sakitnya bertambah parah, ia juga tidak wajib untuk berpuasa, karena di dalamnya ada rasa berat sehingga dia boleh berbuka. Kemudian, jika dia sembuh maka dia wajib untuk meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt;-nya. Ketentuan ini didasarkan pada firman Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضاً أَوْ عَلَى&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span dir="rtl"&gt;سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja di antara kalian yang sakit, atau dalam perjalanan, maka hendaknya ia mengganti puasanya pada hari yang lain sejumlah yang ditinggalkannya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(QS al-Baqarah [2]: 184).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seseorang sedang berpuasa, lalu ia jatuh sakit, ia boleh berbuka, karena keadaan sakit memang membolehkan seseorang yang berpuasa untuk berbuka.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Shaum Bagi yang Safar (melakukan Perjalanan ) ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sementara itu, berkaitan dengan seorang musafir, jika safar yang dilakukannya tidak mencapai empat &lt;i&gt;barid &lt;/i&gt;atau 80 kilometer, ia wajib tetap berpuasa; ia tidak boleh berbuka. Alasannya, karena safar/perjalanan yang menghasilkan adanya &lt;i&gt;rukhshah&lt;/i&gt; (keringanan) untuk berbuka adalah safar &lt;i&gt;syar'i&lt;/i&gt; (bukan semata-mata safar, &lt;i&gt;peny&lt;/i&gt;.), yakni empat &lt;i&gt;barid&lt;/i&gt;, yang setara dengan 80 km. Jika seorang musafir melakukan safar sejauh 80 km atau lebih maka ia boleh untuk tetap berpuasa dan boleh juga berbuka. Ketentuan ini didasarkan pada hadis penuturan Aisyah ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;`&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اِنَّ حَمْزَةَ اِبْنِ عَمْرُوْ اْلاَسْلَمِي قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَأَصُوْمُ فِي السَّفَرِ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَاِنْ شِئْتَ فَاَفْطِرْ»&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Hamzah bin Amr al-Islami pernah bertanya kepada Rasulullah saw., "Wahai Rasulullah, "Perlukah aku berpuasa di dalam perjalanan?" Lalu Rasulullah saw. bersabda, "Jika engkau mau, berpuasalah. Jika engkau mau, berbukalah."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(HR al-Bukhari, Muslim, dan Ashab as-Sunan).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Berpuasa Bagi Yang Safar Lebih Utama ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagi musafir yang puasanya tidak menjadikan dirinya merasa berat/sempit maka tetap berpuasa adalah lebih utama. Sebab, Allah SWT telah berfirman:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Berpuasa itu adalah lebih baik bagi kalian. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(QS al-Baqarah [2]: 184).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sebaliknya, jika puasanya ternyata telah membebani dirinya, maka dia lebih utama untuk berbuka. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Jabir ra. sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«مَرَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ بِرَجُلٍ تَحْتَ شَجَرَةٍ يُرَشُ عَلَيْهِ الْماَءُ فَقَالَ: مَا بَالَ هَذَا؟ قَاُلْوا: صَائِمٌ. فَقَالَ: لَيْسَ مِنَ الْبِرِّ الصِّيَامُ فِي السَّفَرِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Dalam sebuah perjalanan Rasulullah saw. pernah melewati seorang laki-laki yang sedang berteduh di bawah pohon sambil menyiramkan air ke tubuhnya. Beliau lalu bertanya, "Mengapa orang ini?" Para Sahabat menjawab, "Dia sedang berpuasa." Mendengar itu, Beliau kemudian bersabda, "Tidak baik berpuasa dalam perjalanan." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR an-Nasa'i).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Qodho Wanita Hamil ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Adapun wanita hamil dan menyusui, mereka boleh untuk berbuka, lalu meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt;-nya di luar bulan Ramadhan, baik karena ia khawatir atas dirinya, khawatir atas dirinya dan bayinya, atau semata-mata khawatir atas bayinya; atau bahkan ia tidak memiliki kekhawatiran apapun. Pasalnya, kebolehan wanita hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa semata-mata didasarkan pada statusnya sebagai wanita hamil dan menyusui, tanpa memandang apakah yang bersangkutan memiliki kekhawatiran ataukah tidak (akan kondisi dirinya dan bayinya, &lt;i&gt;peny&lt;/i&gt;.). Ketentuan ini didasarkan pada apa yang telah dikukuhkan oleh hadis Nabi saw. dalam &lt;i&gt;Ash-Shahihayn&lt;/i&gt;, sebagaimana dituturkan oleh Anas bin Malik al-Ka'bi. Ia mengatakan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: اِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ الصَوْمَ وَشَطْرَ الصَّلاَةِ وَعَنِ الْحاَمِلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan keringanan bagi musafir dalam shaum dan sebagian shalatnya, sementara keringanan bagi wanita hamil dan menyusui adalah dalam shaumnya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(HR al-Bukhari dan Muslim).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Hadis di atas tidak memberikan batasan tertentu terkait dengan kebolehan seseorang untuk tidak berpuasa. Hadis tersebut bahkan menyebutkan kebolehan itu secara mutlak bagi wanita hamil dan menyusui, semata-mata karena statusnya sebagai wanita hamil dan menyusui.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Lalu terkait dengan kewajiban wanita hamil dan menyusui untuk meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt; shaum yang ditinggalkannya, hal itu didasarkan pada alasan bahwa mereka memang wajib untuk berpuasa. Ketika mereka memutuskan untuk tidak berpuasa, maka puasa menjadi utang bagi mereka, yang tentu wajib dibayar dengan cara di-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt;. Ketetapan ini didasarkan pada hadis penuturan Ibn Abbas ra. yang menyatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اِنَّ اِمْرَأَةً قاَلَتْ: يَارَسُوْلَ اللهِ، اَنِّ اُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا صَوْمُ نَذَرٍ، أَفَاَصُوْمُ عَنْهَا؟ فَقاَلَ: اَرَأَيْتَ لَوْكاَنَ عَلَى اُمِّكِ دَيْنٌ فَقَضَيْتِهِ اَكَانَ يُؤَدِّي ذَلِكَ عَنْهَا؟ قَالَتْ: نَعَمْ. قَالَ: فَصُوْمِي عَنْ اُمِّكِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Seorang wanita pernah berkata kepada Rasulullah saw., "Wahai Rasulullah saw., ibuku telah meninggal, sementara ia masih memiliki kewajiban berpuasa nadzar. Perlukah aku berpuasa untuk membayarkannya?" Rasul menjawab, "Bagaimana pendapatmu seandainya ibumu memiliki utang, lalu engkau membayarnya, apakah hal itu dapat melunasi utangnya?" Wanita itu menjawab, "Tentu saja." Rasul lalu bersabda, "Karena itu, berpuasalah engkau untuk membayar utang puasa ibumu." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Kemudian, tidak adanya kewajiban atas wanita hamil dan menyusui untuk membayar&lt;i&gt;fidyah&lt;/i&gt;, hal itu karena dalam hal ini memang tidak ada nash yang menunjukkannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Keharusan merukyat hilal bulan Ramadhan.?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Shaum Ramadhan hanya diwajibkan atas kaum Muslim saat sudah terlihat hilal (bulan sabit tanggal 1) bulan Ramadhan. Jika pada saatnya hilal Ramadhan terhalang dari pandangan manusia, maka kaum Muslim wajib menggenapkan bilangan bulan Sya'ban (menjadi 30 hari), lalu besoknya mereka harus sudah mulai berpuasa. Ketentuan ini didasarkan pada hadis penuturan Ibn Abbas ra. bahwa Nabi saw. pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَاَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ، فَاِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاَكْمِلُوْا الْعِدَّةَ، وَلاَ تَسْتَقْبِلُوْا الشَّهْرَ اسْتِقْبَالاً»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Berpuasalah kalian karena merukyat hilal dan berbukalah kalian (mengakhiri puasa Ramadhan, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;peny&lt;i&gt;.) juga karena melihat hilal (bulan sabit tanggal 1 Syawal, peny.). Jika hilal terhalang dari pandangan kalian maka genapkanlah bilangan bulan Sya'ban. Janganlah kalian kalian menyambut bulan itu (dengan berpuasa,&lt;/i&gt;peny&lt;i&gt;.).&lt;/i&gt; &lt;b&gt;(HR al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, an-Nasa'i, Ahmad, dan ad-Darimi).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Haruskah Shaum didahului niat ?.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Shaum Ramadhan, sebagaimana juga shaum-shaum lainnya, hanya dipandang absah jika didahului dengan niat. Dasarnya adalah sabda Nabi saw.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اِنَّمَا اْلاَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya amal ibadah itu bergantung pada niatnya. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Niat wajib dilakukan setiap hari selama bulan Ramadhan. Pasalnya, shaum pada masing-masing hari merupakan ibadah yang berdiri sendiri, yang waktunya dimulai dari terbit fajar dan diakhiri saat matahari terbenam. Shaum pada hari ini tidak bisa ikut-ikutan rusak oleh rusaknya puasa pada hari-hari sebelumnya maupun hari-hari sesudahnya. Karena itulah, tidak cukup satu niat untuk berpuasa sebulan penuh. Akan tetapi, niat harus dilakukan setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Kapan Niat Dilakukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sahum Ramadhan ataupun shaum-shaum wajib lainnya tidak sah dilakukan jika niatnya baru dilakukan siang hari. Niat shaum wajib dilakukan pada malam hari. Ketentuan ini didasarkan pada hadis penuturan Hafshah:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ لَمْ يَبِيْتِ الصِّيَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda, "Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari maka tidak ada puasa baginya." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR an-Nasa'i dan ad-Darimi).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Niat boleh dilakukan pada bagian malam manapun sejak terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar karena seluruhnya termasuk bagian dari malam hari.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Dengan Niat Shaum Sunnah ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Adapun niat shaum sunnah boleh dilakukan setelah terbit fajar sebelum matahari tergelincir. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Aisyah ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; "&gt;&lt;br&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;«اَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَصْبَحَ اليَوْمُ، عِنْدَكُمْ شَيْءٌ تُطْعِمُوْنَ؟ فَقَالَتْ: لاَ. فَقَالَ: اِنِّي إِذًا صَائِمٌ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Nabi saw. pernah bertanya, "Apakah pagi ini ada sesuatu (makanan) untuk kalian makan?" Aisyah menjawab, "Tidak ada." Nabi saw. kemudian berkata, "Kalau begitu, aku akan berpuasa saja." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Niat shaum Ramadhan juga harus ditentukan. Artinya, seseorang yang hendak berpuasa harus menyatakan diri bahwa ia memang berniat untuk shaum Ramadhan pada hari itu, karena ia merupakan bentuk &lt;i&gt;taqarrub&lt;/i&gt; kepada Allah yang terkait dengan waktu pelaksanaannya. Hanya saja, niat tidak mesti dinyatakan secara verbal, tetapi cukup dengan adanya maksud di dalam kalbu. Niat juga hanya dianggap sah jika secara pasti dimaksudkan untuk melaksanakan shaum Ramadhan pada hari tertentu karena menentukan niat pada masing-masing hari adalah wajib.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Kapan Waktu pelaksanaan shaum?.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Waktu pelaksanaan shaum dimulai sejak terbit fajar, yakni fajar &lt;i&gt;shâdiq&lt;/i&gt; (waktu subuh) dan diakhiri dengan terbenamnya matahari (saat magrib). Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Umar ra:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: اِذاَ أَقْبَلَ اللَّيْلُ مِنْ هَاهُنَا وَاَدْبَرَ النَّهَارُ مِنْ هَاهُنَا وَغَابَتِ الشَّمْسُ مِنْ هَاهُنَا فَقَدْ اَفْطَرَ الصَّائِمُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Nabi saw. pernah bersabda, "Jika malam telah datang dari sini, siang telah berakhir dari sini, dan matahari pun sudah tenggelam, maka orang-orang yang berpuasa berbuka saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(HR al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Allah SWT juga berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; "&gt;Makan dan minumlah kalian&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;hingga jelas bagi kalian putih-hitamnya sang fajar, lalu sempurnakanlah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;shaum hingga tiba waktu malam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;QS al-Baqarah [2]: 187&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seseorang yang sedang berpuasa makan dan minum, sementara dia ingat bahwa dia sedang berpuasa, dan dia pun tahu bahwa makan-minum itu haram saat puasa, maka batallah puasanya, karena ia melakukan perkara yang dilarang dalam puasa tanpa ada uzur.&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Meneteskan Obat Ke Dalam Hidung ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika orang yang sedang berpuasa meneteskan obat ke dalam hidung atau memasukkan air ke lubang telinganya hingga sampai ke otaknya, batallah puasanya. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Luqaith bin Shabrah ra. yang menyatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قُلْتُ: يَارَسُوْلَ اللهِ، اَخْبِرْنِي عَنِ الْوُضُوْءِ. قَالَ: اَسْبِغِ الْوُضُوْءَ وَخَلِّلْ بَيْنَ اْلاَصَابِعِ وَبَالِغْ فِي اْلاِسْتِنْشاَقِ اِلاَّ اَنْ تَكُوْنَ صَائِمًا»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 1cm; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Aku berkata, "Wahai Rasulullah saw., beritahulah aku tentang cara berwudhu." Beliau bersabda, "Sempurnakanlah wudhu, renggangkalah jari-jemari, optimalkanlah menghirup air lewat hidung (ber-istinsyâq), kecuali jika engkau sedang berpuasa." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR at-Tirmidzi, an-Nasa'i, Abu Dawud, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Berkaitan dengan hadis di atas, pemahaman kebalikan (&lt;i&gt;mafhûm mukhâlafah&lt;/i&gt;)-nya adalah larangan untuk tidak secara optimal (banyak-banyak) ber-&lt;i&gt;istinsyâq&lt;/i&gt; saat berpuasa hingga tidak ada sedikit pun air yang sampai ke otak. Ini berarti, adanya air yang sampai ke otak adalah haram bagi orang yang berpuasa dan membatalkan puasanya. Makan, minum, menghirup sesuatu melalui hidung, dan meneteskan air ke dalam lubang telinga pengertiannya meliputi memasukkan apa saja; baik yang biasa dimakan dan diminum seperti nasi, air, tembakau, dan sejenisnya; ataupun yang biasa diteteskan melalui hidung, telinga, dan sejenisnya. Semua ini membatalkan puasa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Hubungan Suami Istri Saat Shaum ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Orang yang sedang berpuasa juga dilarang melakukan hubungan suami-istri. Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sekarang, campurilah mereka. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(QS al-Baqarah [2]: 187).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ayat ini menunjukkan, bahwa mencampuri istri tidak dibolehkan sebelum sekarang ini, yakni pada siang hari bulan Ramadhan. Apabila yang dicampuri itu kemaluan maka batallah puasa. Jika yang dicampurinya selain kemaluan, atau sekadar mencium tetapi sampai membuat keluar air mani (sperma), maka batal pula puasa seseorang; tetapi jika tidak sampai membuat keluar sperma maka puasanya tidak batal. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Jabir ra. sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قَبَلْتُ وَاَنَا صَائِمٌ، فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ: قَبَلْتُ، وَاَنَا صَائِمٌ. فَقاَلَ: اَرَأَيْتَ لَوْ تَمَضْمَضْتَ وَاَنْتَ صَائِمٌ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Aku pernah mencium (istriku) saat sedang berpuasa. Aku lalu menjumpai Nabi saw., kemudian bertanya, "Aku telah mencium (istriku), sementara aku sedang berpuasa." Rasul saw. lalu bersabda, "Bagaimana pendapatmu jika engkau berkumur pada waktu engkau berpuasa?" &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Dalam hadis ini. Nabi saw. telah menyerupakan aktivitas &lt;i&gt;mencium&lt;/i&gt; dengan &lt;i&gt;berkumur&lt;/i&gt;; jika air sampai tertelan, batallah puasa seseorang; sedangkan jika tidak maka puasanya tidak menjadi batal. Demikian pula halnya dengan mencampuri istri pada selain kemaluan atau sekadar menciumnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Batalkah Orang Yang Sengaja Muntah ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seorang yang sedang berpuasa dengan sengaja membuat dirinya muntah maka batallah puasanya. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Hurairah ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنِ اسْتَقَاءَ عَامِدًا فَعَلَيْهِ الْقَضَاءُ، وَمَنْ ذَرَعَهُ الْقَيْءُ فَلاَ قَضَاءَ عَلَيْهِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Nabi saw. pernah bersabda, "Siapa saja yang telah memancing dirinya agar muntah dengan sengaja, ia wajib meng-qadha' puasanya. Siapa saja yang muntah (tanpa disengaja), ia tidak wajib mengqadha' puasanya.'" &lt;b&gt;(HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Kalau Lupa ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Semua hal di atas jika dilakukan/terjadi dengan catatan, yakni jika orang yang berpuasa melakukannya dengan sengaja. Adapun jika ia melakukakannya karena lupa maka puasanya tidak menjadi batal. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Hurairah ra. yang menyatakan bahwa Nabi saw. pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«مَنْ اَفْطَرَ فِي شَّهْرِ رَمَضَانَ نَاسِيًا فَلاَ قَضاَءَ عَلَيْهِ وَلاَ كَفاَرَةَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja yang berbuka pada bulan Ramadhan karena lupa, ia tidak wajib meng-qadha' dan tidak wajib pula membayar kafarah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt; &lt;b&gt;(HR at-Tirmidzi).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ketentuan di atas juga dirdasarkan pada hadis riwayat al-Bukhari dari Nabi saw. yang pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اِذَا نَسِيَ فَأَكَلَ اَوْشَرَبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَاِنَّمَا اَطْعَمَهُ اللهُ وَسَقَاهُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seseorang yang sedang berpuasa lupa sehingga dia makan atau minum maka sempurnakanlah (lanjutkanlah) puasanya. Sebab, itu hanyalah kehendak Allah yang (dengan sengaja) telah memberinya makan dan minum. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR al-Bukhari Muslim, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Melakukan Hubungan Suami Istri Padahal Sudah Terbit Fajar ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Jika seseorang makan atau melakukan hubungan suami-istri dengan alasan karena dia menduga bahwa fajar belum terbit, padahal ternyata fajar telah terbit, atau ia mengira bahwa matahari telah terbenam, padahal matahari belum terbenam, maka batallah puasanya dan ia wajib meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt;-nya. Ketetapan ini didasarkan pada hadis penuturan Hanzhalah ra. yang mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«كُنَّا بِالْمَدِيْنَةِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ وَفِي السَّمَاءِ شَيْءٌ مِنَ السَّحَابِ. فَظَنَّناَ أَنَّ الشَّمْسَ قَدْ غَابَتْ فَاَفْطَرَ بَعْضُ النَّاسِ فَاَمَرَ عُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ مَنْ كَانَ قَدْ اَفْطَرَ اَنْ يَصُوْمَ يَوْمًا مَكَانَهُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Saat kami berada di Madinah pada bulan Ramadhan, ketika langit dalam keadaan berawan, kami mengira matahari telah terbenam. Lalu sebagian orang berbuka. Karena itu, Umar ra. menyuruh agar orang yang terlanjur berbuka untuk berpuasa pada hari lain sebagai penggantinya. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR al-Baihaqi dan al-Haitsami).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ketetapan ini juga didasarkan pada hadis penuturan Hisyam bin Urwah dari Fathimah, istrinya, dari Asma' yang mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَفْطَرْنَا عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمِ غَيْمٍ، ثُمَّ طَلَعَتِ الشَّمْسُ. قِيْلَ لِهِشاَمِ: اُمِرُوْا بِالْقَضَاءِ. قَالَ: لاَ بُدَّ مِنْ قَضَاءٍ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Pada masa Rasulullah saw. kami pernah berbuka saat langit dalam keadaan mendung, kemudian matahari masih tampakt. Kepada Hisyam dikatakan, "Mereka disuruh meng-qadha' puasa." Dia lalu berkata, "Tentu saja harus meng-qadha' puasa." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR al-Bukhari, Abu Dawud, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Orang yang Berbuka Tanpa Uzur ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja yang berbuka pada siang hari bulan Ramadhan tanpa uzur, ia wajib meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt; puasanya. Ketentuan ini didasarkan pada sabda Nabi saw.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«مَنِ اسْتَقَاءَ فَعَلَيْهِ الْقَضَاءُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Siapa saja yang memancing dirinya agar muntah, ia wajib meng-qadha'-nya. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Nabi saw. juga pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«فَدَيْنُ اللهِ اَحَقُّ بِالْقَضَاءِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Utang kepada Allah lebih layak untuk dibayar. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;(HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana yang melakukan hubungan suami istri tanpa uzur ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Adapun orang yang berbuka karena melakukan hubungan suami-istri tanpa uzur, maka di samping wajib meng-qadha' puasanya, ia juga wajib membayar &lt;i&gt;kafarah&lt;/i&gt;. Pasalnya, Nabi saw. sendiri telah menyuruh orang yang menyetubuhi istrinya pada siang hari bulan Ramadhan agar meng-&lt;i&gt;qadha'&lt;/i&gt; puasanya. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Hurairah ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«جَاءَ رَجُلٌ اِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: هَلَكْتُ، يَا رَسُوْلَ اللهِ. قَالَ: وَمَا اَهْلَكَكَ؟ قَالَ: وَقَعْتُ عَلَى اِمْرَأَتِي فِي رَمَضَانَ. فَقَالَ: هَلْ تَجِدُ مَا تَعْتِقُ رَقَبَةً؟ قَالَ: لاَ. قَالَ: فَهَلْ تَسْتَطِيْعُ اَنْ تَصُوْمَ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ؟ قَالَ: لاَ،.قَالَ: فَهَلْ تَجِدُ ماَ تُطْعِمُ سِتِّيْنَ مِسْكِيْنًا؟ قَالَ: لاَ. ثُمَّ جَلَسَ فَاَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَقِ فِيْهِ تَمَرٌ فَقَالَ: تَصَدَّقْ بِهَذَا. فَقَالَ: أَعَلَى اَفْقَرِ مِنَّا فَمَا بَيْنَ ِلاِبْتِيْهَا اَهْلَ بَيْتِ اَحْوَجَ اِلَيْهِ مِنَّا؟ فَضَحَكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ, ثُمَّ قَالَ: اِذْهَبْ فَاَطْعِمْهُ اَهْلَكَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Seorang laki-laki pernah menjumpai Nabi saw. Ia lalu berkata, "Celakalah aku, wahai Rasulullah!" Rasul kemudian bertanya, "Apa yang telah mencelakaknmu?" Dia menjawab, "Aku telah bersetubuh dengan istriku saat siang hari pada bulan Ramadhan." Beliau bertanya lagi, "Apakah engkau memiliki harta yang dapat memerdekakan hamba sahaya?" Dia menjawab, "Tidak." Beliau bertanya lagi, "Apakah engkau mampu berpuasa dua bulan berturut-turut?" Dia menjawab, "Tidak." Beliau bertanya lagi, "Apakah engkau memiliki harta yang bisa memberi makan kepada enam puluh orang miskin?" Dia menjawab, "Tidak juga." Kemudian dia duduk, sementara Nabi saw. datang dengan membawa bakul besar yang penuh dengan kurma. Setelah itu, Nabi saw. bersabda, "Bersedekalah engkau dengan kurma ini!" Namun, orang itu berkata, "Apakah kepada orang yang paling fakir di antara kami? Sungguh, tidak ada di daerah kami penduduk yang lebih membutuhkan kurma ini daripada kami sekeluarga." Mendengar itu, Nabi saw. tertawa hingga gigi taringnya tampak. Beliau kemudian bersabda, "Kalau begitu, pulanglah. Lalu beri makanlah keluargamu dengan kurma ini!" &lt;b&gt;(HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Inilah &lt;i&gt;kafarah&lt;/i&gt; wajib yang harus ditunaikan oleh orang yang berbuka pada siang hari bulan Ramadhan dengan menggauli istrinya secara sengaja.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Hukum Makan Sahur ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Orang yang berpuasa disunnahkan untuk makan sahur. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Anas ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: تَسَحَّرُوْا فَإِنًّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةٌ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Nabi saw. pernah bersabda, "Makan sahurlah kalian karena dalam sahur itu terkandung berkah." &lt;b&gt;(HR al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, an-Nasa'i, Ibn Majah, Ahmad dan ad-Darimi).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Apa Sunnah Berbuka ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Orang yang berpuasa juga disunnahkan berbuka dengan makan kurma. Jika kurma tidak ada, ia disunnahkan berbuka dengan minum air. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Salman bin Amir yang mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِذَا اَفْطَرَ اَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمَرٍ فَاِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى مَاءٍ فَاِنَّهُ طَهُوْرٌ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Rasulullah saw. pernah bersabda, "Jika seseorang di antara kalian berbuka, berbukalah dengan kurma; jika ia tidak mendapatkannya, berbukalah dengan air karena air itu suci." &lt;b&gt;(HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah, Ahmad dan ad-Darimi).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Bagaimana Sunnah Doa Berbuka ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Selanjutnya, saat berbuka puasa seseorang disunnahkan untuk membaca doa berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan berkat rezeki-Mu aku berbuka.&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Hurairah ra. yang mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَذَا صَامَ ثُمَّ اَفْطَرَ قَالَ: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Rasulullah saw. itu, jika berpuasa, lalu berbuka, Beliau biasa mengucapkan, "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan berkat rezeki-Mu aku berbuka." &lt;b&gt;(HR Abu Dawud).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Orang yang berpuasa Ramadhan juga disunnahkan untuk menyambung puasanya dengan puasa enam hari pada bulan Syawal. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Ayyub ra. berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ اَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَالٍ كَانَ كَصِياَمِ الدَّهْرِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Rasulullah saw. pernah bersabda, "Siapa saja yang berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian menyambungnya dengan berpuasa enam hari pada bulan Syawal, maka ia seperti telah berpuasa sepanjang tahun. &lt;b&gt;(HR Muslim).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Pada hari Arafah, selain jamaah haji disunnahkan berpuasa. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Qatadah ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صَوْمُ عَاشُوْرَاءَ كَفاَرَةُ سَنَةٍ وَصَوْمُ يَوْمَ عَرَفَةٍ كَفَارَةُ سَنَتَيْنِ سَنَةٌ قَبْلَهَا مَاضِيَةً وَسَنَةٌ بَعْدَهَا مُسْتَقْبَلَةً»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Rasulullah saw. pernah bersabda, "Puasa Asyura adalah kafarah (dari dosa) satu tahun. Puasa Arafah adalah kafarah (dari dosa) dua tahun; satu tahun sebelumnya dan satu tahun berikutnya." &lt;b&gt;(HR Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Puasa Asyura disunnahkan berdasarkan hadis Abu Qatadah di atas. Disunnahkan pula puasa pada hari sebelum Asyura, yakni tanggal sembilan Muharram. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Ibnu Abbas ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَئِنْ بَقَيْتُ اِلَى قَابِلٍ َلأَصُوْمَنَّ الْيَوْمَ التَّاسِعَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Rasulullah saw. pernah bersabda, "Andai aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal sembilan (bulan Muharram). &lt;b&gt;(HR Ibn Majah dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Dalam hadis riwayat Muslim, hadis di atas ditambah dengan kalimat berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«فَلَمْ يَأْتِ الْعَامَ الْمُقْبِلَ حَتَّى تُوُفِيَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Tahun depan belum juga tiba, Rasulullah saw. telah terlebih dulu wafat. &lt;b&gt;(HR Muslim).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Hari Asyura adalah hari kesepuluh dari bulan Muharram dan hari Tasu'a' adalah hari kesembilan dari bulan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Disunnahkan pula untuk berpuasa pada hari-hari putih (&lt;i&gt;al-baydh&lt;/i&gt;), yakni puasa tiga hari pada tiap-tiap bulan. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Hurairah ra. sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَوْصَانِي خَلِيْلِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ اَيَّامٍ كُلَّ شَهْرٍ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Kekasihku (Rasulullah) saw. pernah berwasiat kepadaku agar berpuasa tiga hari pada setiap bulan. &lt;b&gt;(HR Muslim, an-Nasa'i, Abu Dawud dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Puasa tiga hari ini boleh dilakukan pada hari apa saja tanpa harus ditentukan. Hanya saja, yang dianggap utama adalah pada tanggal 13, 14 dan 15. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Abu Dzarr ra.:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثًا، فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَاَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشَرَةَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Rasulullah saw pernah bersabda, "Jika engkau berpuasa tiga hari dalam sebulan, berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15." &lt;b&gt;(HR at-Tirmidzi dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Ketetapan di atas juga didasarkan pada hadis penuturan Jarir bin Abdillah dari Nabi saw. yang pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«صِيَامُ ثَلاَثَةِ اَيَّامٍ مِِنْ كُلِّ شَهْرٍ صِيَامُ الدَّهْرِ، اَيَّامُ البَيْضِ، ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَاَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Puasa tiga hari pada setiap bulan adalah puasa sepanjang tahun, yakni puasa hari-hari putih, adalah: tanggal 13, 14, dan 15. &lt;b&gt;(HR Muslim, an-Nasa'i, Ahmad dan ad-Darimi).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 6pt; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Disunnahkan pula untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Hal ini didasarkan pada hadis penuturan Aisyah ra. yang mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-top: 3pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; direction: rtl; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Traditional Arabic&amp;#39;; "&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;«اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ اْلاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ»&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 24px; "&gt;Sesungguhnya Nabi saw. telah memilih waktu untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis. &lt;b&gt;(HR at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan Ahmad).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="font-size: 12pt; line-height: 24px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 19px; "&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 28px; font-family: &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;, serif; "&gt;&lt;hr align="center" size="2" width="100%"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 17pt; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 19px; "&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 19px; "&gt;Ahkâm ash-Shalâh. Mesir: Dar an-Nahdhah al-Islamiyyah, Cet. 1, 1991, Karya al-Ustadz Ali Ragib, Guru Besar Universitas al-Azhar asy-Syaried Kairo, Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-344601711483927950?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/344601711483927950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-ibadah-shaum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/344601711483927950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/344601711483927950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/puasa-ibadah-shaum.html' title=': Puasa - IBADAH SHAUM'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-6959011845427408478</id><published>2010-08-04T16:07:00.001-07:00</published><updated>2010-08-04T16:07:59.623-07:00</updated><title type='text'>: Belajar Memaafkan Orang Lain</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;Oleh &lt;strong&gt;Makmun Nawawi&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ibnu Sammak, seorang tokoh zahid yang juga penasihat Khalifah Harun ar-Rasyid pernah ditantang oleh temannya sendiri, &amp;quot;Esok, saya dan kamu akan saling mencela.&amp;quot; Namun, tantangan itu justru dibalas oleh sang zahid dengan, &amp;quot;Tidak, justru esok hari saya dan kamu akan saling memaafkan.&amp;quot; &lt;br&gt; &lt;br&gt;Sebuah jawaban yang sungguh menyejukkan hati di tengah kehidupan yang sarat dengan pertikaian dan perpecahan. Jawaban seperti di atas muncul dari hati yang paling dalam hati yang sudah dilapangkan dadanya oleh Allah, hati yang perih ketika menyaksikan perseteruan umat terjadi di mana-mana.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Jawaban semacam itu adalah bak oase di tengah padang sahara. Mengapa begitu, karena ketika menghadapi sebuah tantangan, apalagi tantangan itu diekspos sedemikian rupa di hadapan publik, biasanya yang sering kita saksikan adalah kembali menantang, malah lebih sengit lagi. Bahkan, tidak jarang tantangan dan kebencian itu diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya, dari satu periode ke periode berikutnya, dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya, dengan biaya yang tidak kecil pula.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Mengapa kita harus saling menantang, mencaci, menuding, serta gemar menaburkan kebencian, yang akan merusak hubungan sesama kita? Mengapa kita acapkali menuntut orang lain agar jadi orang ma&amp;#39;sum (bersih dari kesalahan), sedangkan kita sendiri berlumuran sifat-sifat buruk?&lt;br&gt; &lt;br&gt;Bukankah sikap saling memaafkan itu lebih baik dan lebih suci, serta lebih menenteramkan hati? Indah rasanya manakala setiap kali bertemu dan bersalaman dengan saudara Muslim, hati ini menggemakan doa: &amp;quot;Ya Allah, ampunilah aku dan saudaraku ini,&amp;quot; seraya menanamkan tekad di hati untuk memaafkan kekhilafannya.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Ingat, surga itu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, yang salah satu sifatnya adalah mudah memaafkan. &amp;quot;Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.&amp;quot; (QS Ali &amp;#39;Imran [3]: 133-134).&lt;br&gt; &lt;br&gt;Kita yang bermental pendendam, pembenci, dan yang kerap menampilkan muka masam, mari kita ganti dengan sikap gampang memaafkan dan menebarkan senyuman, karena karakter manusia itu tertarik kepada orang yang mudah memberi senyuman pada orang lain dengan ikhlas, dan dia akan lari dari orang yang bermuka masam lagi cemberut. Sebuah pepatah mengatakan: &amp;quot;Bagaimana mungkin aku membenci seseorang, padahal dia tersenyum padaku?&amp;quot; Wallahu A&amp;#39;lam.&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-6959011845427408478?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/6959011845427408478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/belajar-memaafkan-orang-lain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/6959011845427408478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/6959011845427408478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/belajar-memaafkan-orang-lain.html' title=': Belajar Memaafkan Orang Lain'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-1532518675516422721</id><published>2010-08-02T20:56:00.001-07:00</published><updated>2010-08-02T20:56:20.370-07:00</updated><title type='text'>: GOSIP</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;&lt;strong&gt;Oleh&lt;/strong&gt; Imam Nur Suharno&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rasul SAW bersabda, &amp;quot;Tahukah kamu apakah gibah (gosip) itu? Sahabat menjawab, &amp;quot;Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Rasul SAW melanjutkan, &amp;quot;Yaitu, menyebut saudaramu dengan apa-apa yang ia tidak suka disebutnya.&amp;quot; Lalu, Nabi SAW ditanya, &amp;quot;Bagaimana kalau itu memang sebenarnya ada padanya?&amp;quot; Jawab Nabi SAW, &amp;quot;Kalau memang sebenarnya begitu, itulah yang bernama gosip. Tapi, jikalau menyebut apa-apa yang tidak sebenarnya, berarti kamu telah menuduhnya (fitnah) dengan kebohongan (yang lebih besar dosanya).&amp;quot; (HR Muslim dari Abu Hurairah RA).&lt;br&gt; &lt;br&gt;Dalam hadis yang lain, diriwayatkan bahwa ada seorang wanita bertubuh pendek yang mendatangi Nabi SAW dan menyampaikan maksudnya. Setelah wanita tersebut keluar, Aisyah berkata, &amp;quot;Alangkah pendeknya dia.&amp;quot; Kemudian, Nabi SAW bersabda, &amp;quot;Takutlah akan gosip sebab ada tiga bencana (bagi pelaku gosip), yaitu tidak akan dikabulkan doanya, tidak diterima kebaikannya, dan kejahatan dalam dirinya akan bertumpuk-tumpuk.&amp;quot;&amp;quot;Jauhilah olehmu gosip. Sesungguhnya, gosip itu lebih berbahaya dari zina.&amp;quot; (HR Ibnu Hibban, Ibnu Abi ad-Dunia, dan Ibnu Mardawaih).&lt;br&gt; &lt;br&gt;Menyebar gosip merupakan perilaku tercela. Mencari-cari kesalahan orang lain dan menjadikan orang lain sebagai sasaran tertawaan adalah perilaku yang harus dihindari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Allah berfirman, &amp;quot;Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah satu dari kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka, tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan, bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.&amp;quot; (QS Alhujurat [49]: 12).&lt;br&gt; &lt;br&gt;Mengapa demikian? Karena, orang yang dicaci dari belakang dan menjadi objek gosip sama halnya dengan orang mati (mayat), tidak punya kesempatan untuk menjelaskan dan membela diri.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam ilmu sosial, tindakan semacam ini sering dinamakan pembunuhan karakter (character assasination) yang berupa fitnah. Secara tegas, Islam sangat menentang perilaku gosip. &amp;quot;Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.&amp;quot; (QS Al-Isra [17]: 36).&lt;br&gt;  &lt;br&gt;Amat luas dan padat pengajaran untuk menjauhi gosip. Namun, sangat sedikit yang meresapi. Amal kebaikan yang kita lakukan dengan bersusah payah bisa lenyap karena rutinitas gosip (QS Alkahfi [18]: 104). Wallahu a&amp;#39;lam.&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-1532518675516422721?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/1532518675516422721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/gosip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1532518675516422721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/1532518675516422721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/08/gosip.html' title=': GOSIP'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-7250923172465508786</id><published>2010-07-30T14:45:00.001-07:00</published><updated>2010-07-30T14:45:48.477-07:00</updated><title type='text'>: Haji</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Haji artinya menyengaja atau menuju. Maksudnya, sengaja mengunjungi Baitullah - Ka&amp;#39;bah - di Makkah untuk beribadah kepada Allah SWT pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu secara tertib. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang lima. Hukumnya wajib dilakukan bagi mereka yang memiliki kesanggupan dan dilakukan sekali dalam seumur hidup. &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Waktu pelaksanaan haji  didasarkan pada firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 197, &amp;#39;&amp;#39;Haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi…&amp;#39;&amp;#39; Para ulama bersepakat haji dilaksanakan pada Syawal, Zulkaidah dan Zulhijah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ada syarat-syarat yang ditentukan bagi mereka yang akan menunaikan ibadah haji, yakni: Islam, akil balig, berakal (tidak gila), orang merdeka (bukan budak), dan mampu dalam segala hal, misalnya dalam hal biaya, kesehatan, keamanan serta nafkah bagi keluarga yang ditinggalkan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ada beberapa jenis haji.  Pertama, Haji Tamattu. Yaitu memakai ihram dari mikat dengan niat umrah pada musim haji, setelah tahallul, memakai ihram lagi dengan niat haji pada hari Tarawiah (8 Zulhijah). Bagi yang melaksanakan haji tamattu diwajibkan membayar dam.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kedua, Haji Qiran. Yakni, memakai ihram dengan niat umrah dan haji sekaligus, sampai selesai melontar jumrah Aqabah dan diikuti dengan bercukur atau memotong rambut tanpa tahallul setelah selesai umrah. Bagi yang melaksanakan haji Qiran diwajibkan membayar dam.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Ketiga, Haji Ifrad. Yaitu, memakai ihram dari mikat dengan niat haji saja, kemudian tetap dalam keadaan ihram sampai selesai haji (hari raya kurban). Yang melaksanakan haji ifrad tidak diharuskan membayar dam.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam melaksanakan ibadah haji pun ada fardu yang harus diikuti.  Fardu adalah semua pekerjaan yang harus dilakukan, sah haji bergantung kepadanya dan tidak dapat diganti dengan dam. Fardu mencakup rukun dan syarat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Fardu Haji ada empat, yakni  ihram,  wukuf di Arafah, tawaf ifadah serta sai antara Safa dan Marwa. Seluruh mazhab sepakat tentang fardu dan wajib di dalam haji.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Selain itu ada pula  wajib haji. Maksud wajib haji adalah semua pekerjaan yang harus dilakukan, bila ditinggalkan, maka harus membayar dam. Ada tujuh wajib haji: ihram dari mikat, wukuf di Arafah, bermalam di Mazdalifah, bermalam di Mina, mencukur atau memotong rambut, mencukur lebih afdal, melempar jumrah, tawaf wada. Seluruh mazhab sepakat tentang fardu dan wajib di dalam haji.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Selain itu, apa pula sunah haji. Menurut Mazhab Syafi&amp;#39;I, sunah adalah semua pekerjaan yang diperintahkan Allah tetapi tidak bersifat jazim (tegas), diberi pahala orang yang melaksanakannya, tidak disiksa orang yang meninggalkannya. Sunah, mandub, mustahab dan tathawwu&amp;#39; adalah kata-kata sinonim yang memiliki satu arti.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Sunah haji antara lain;  mandi ketika hendak ihram, membaca talbiah, tawaf qudum buat pelaku haji ifrad atau qiran, bermalam di Mina pada malam Arafah, lari kecil dan membuka bahu kanan ketika tawaf qudum. N heri ruslan/Ensiklopedi Islam dan &lt;a href="http://hajj.al-islam.com"&gt;hajj.al-islam.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-7250923172465508786?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/7250923172465508786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/07/haji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7250923172465508786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7250923172465508786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/07/haji.html' title=': Haji'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-7255029587528005844</id><published>2010-07-29T19:31:00.001-07:00</published><updated>2010-07-29T19:31:47.720-07:00</updated><title type='text'>: Juan Galvan, Menjadi Juru Dakwah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;div style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;div&gt;&lt;font size="3"&gt;Juan Galvan&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;a href="http://REPUBLIKA.CO.ID"&gt;REPUBLIKA.CO.ID&lt;/a&gt;, TEXAS--Allah telah berjanji bahwa Dia akan memberikan hidayah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan, bila hidayah itu akan diberikan, tak ada yang sanggup mencegahnya. Hidayah bisa diberikan kepada siapa saja, baik pejabat, pengusaha, petani, nelayan, maupun lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Dalam Alquran dijelaskan bahwa sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah adalah agama Islam (QS Ali Imran [3]: 19). Islam itu agama yang agung dan tinggi. Tidak ada yang melebihi keagungan agama Islam.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Islam tidak memaksakan seseorang untuk memilihnya. Islam mengajarkan umat manusia untuk berpikir tentang kebenaran dan hakikat penciptaan alam semesta. Karena itu, Pencipta alam semesta itulah yang layak untuk disembah. &amp;quot;Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.&amp;quot; (QS Al-Baqarah [2]: 256).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Atas kebenaran segala firman Allah itulah, Juan Galvan, seorang warga Texas, Amerika Serikat (AS), tertarik dengan Islam dan akhirnya memutuskan untuk menjadi pemeluknya. Juan Galvan pertama kali mengenal Islam dari seorang kenalannya bernama Armando. Armando adalah seorang Muslim Latin.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Orang Amerika keturunan Meksiko selalu beranggapan nenek moyang mereka adalah orang Katolik Roma. Sebenarnya, nenek moyang kami di Spanyol adalah Muslim dan di Meksiko nenek moyang kami penyembah berhala. Berpegang teguh pada sebuah agama semata karena tradisi keturunan adalah tidak masuk akal. Saya menolak untuk menjadi pengikut buta. Saya menjadi Muslim karena saya yakin dengan kebenaran Islam,&amp;quot; jelas Galvan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Setelah memeluk Islam, Galvan merasa telah menemukan tujuan hidup yang selama ini dicarinya. &amp;quot;Tujuan hidup bukanlah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat, melainkan kita harus menerima Tuhan sebagai Tuhan. Kita orang Islam mengetahui sifat dari Sang Pencipta. Dengan demikian, kita dapat memahami tujuan kita diciptakan, yaitu sebagai hamba dari Sang Pencipta,&amp;quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Galvan lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga pemeluk Katolik yang taat. Keluarga Amerika keturunan Meksiko dikenal memiliki kecintaan yang sangat mendalam pada keluarga dan agamanya. Bahkan, sang ayah kerap berkata kepada Galvan, &amp;quot;Ibuku seorang Katolik, dan aku akan mati sebagai seorang Katolik.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kendati berbeda keyakinan, Galvan mengakui bahwa hubungan dengan keluarga besarnya sangat baik. Kedua orang tua, saudara laki-laki, dan lima saudara perempuannya tinggal di Pampa, Texas. Di waktu luangnya, Galvan sesekali waktu menyempatkan diri untuk mengunjungi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kesempatan tersebut ia gunakan untuk berbincang-bincang dengan sang ayah. Bahkan di sela-sela percakapan tersebut, terkadang keduanya saling bercanda terhadap agama masing-masing. &amp;quot;Mengapa kamu berdoa kepada karpet itu,&amp;quot; tanya ayahnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Tapi, mengapa ayah memasang patung orang yang telah mati di dinding?&amp;quot; balas Galvan seraya menunjuk salib Yesus yang ada di ruang keluarga.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kepada situs Islam for Today, Galvan membagi sepenggal kisah perjalanannya menuju tempat kelahirannya setelah memeluk Islam. Dalam perjalanan ke Pampa, pengamanan di bandara Austin sangat ketat menyusul tragedi serangan 11 September 2001. Seorang petugas keamanan memeriksa tas Galvan. Petugas tersebut melihat Alquran, buku-buku Islam, kaset-kaset Islami, dan sajadah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Saya berharap itu semua tidak membuatnya ketakutan. Saya berpikir untuk melakukan shalat di bandara Austin sebelum masuk ke pesawat. Tapi, saya tidak ingin membuat penumpang terkena serangan jantung,&amp;quot; ujarnya. Setelah menceritakan hal itu, salah seorang saudaranya menyarankan agar Galvan pulang dengan membawa petunjuk instruktur penerbangan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Hari pertama kembali ke rumah setelah menjadi seorang Muslim adalah kenangan yang tak terlupakan bagi diri Galvan. Kegemaran orang tuanya memajang patung atau gambar-gambar Yesus dan Maria pada hampir setiap dinding rumah, membuatnya kesulitan untuk bisa menunaikan shalat dengan khusyuk.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Beruntung ia menemukan sebuah ruangan di rumahnya yang tidak dipenuhi oleh patung kedua figur yang sangat dijunjung tinggi oleh umat Kristiani itu. Itulah kamar sang adik perempuannya yang bernama Cathy.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&amp;quot;Akhirnya, saya memutuskan untuk shalat di kamar Cathy setelah melihat salib dan gambar-gambar sejenis hampir di setiap dinding rumah. Hanya di kamar Cathy yang tidak ada salib atau gambar Yesus, namun ada poster besar bergambar Backstreet Boy&amp;#39;s. Saya pikir itu tidak seburuk kedua berhala itu,&amp;quot; paparnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Promosikan Islam Ketika mengunjungi Pampa, terang Galvan, ia banyak menghabiskan waktu untuk berdiskusi tentang Islam. Orangorang yang dijumpainya di sana seringkali bertanya, &amp;quot;Mengapa kamu memilih agama itu?&amp;quot; Mendengar pertanyaan seperti itu, ia dengan senang hati menjawab pertanyaan mereka. &amp;quot;Saya beranggapan mereka yang bertanya seperti itu berarti ingin didakwahi,&amp;quot; jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Tak mengherankan jika berbincangbincang dengan keluarga besarnya, ia sering bicara tentang Islam. Bagi Galvan, Islam adalah salah satu hal yang amat ia cintai di dunia ini. &amp;quot;Jika Anda mencintai sesuatu, Anda akan selalu membicarakannya setiap ada kesempatan.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Untuk memperkenalkan Islam kepada anggota keluarganya, Galvan mempunyai cara tersendiri. Antara lain, ia memberikan sebuah terjemahan Alquran dan buku kecil pengenalan tentang Islam kepada saudara laki-lakinya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Tak hanya sebatas itu. Ia juga membookmark beberapa situs keislaman, &lt;a href="http://sepertiwww.LatinoDakwah.org"&gt;sepertiwww.LatinoDakwah.org&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.HispanicMuslims.com"&gt;www.HispanicMuslims.com&lt;/a&gt; di komputer keluarga. Di komputer tersebut, ia juga menyalin beberapa file yang berhubungan dengan Islam ke komputer mereka. &amp;quot;Saya berharap hal itu tidak mengganggu mereka dan suatu saat mereka akan membacanya,&amp;quot; ujar Galvan. Juan Galvan adalah direktur LADO (Latino American Dakwah Organization) yang bertujuan mempromosikan Islam ke benua Eropa.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Kepada keluarganya, ia pun kerap melontarkan pertanyaan-pertanyaan mendasar mengenai konsep ketuhanan dan keyakinan. Apakah tuhan itu ada tiga? Apakah Yesus itu Tuhan? Apakah dosa asal itu? Kira-kira demikian beberapa pertanyaan yang ia ajukan. Namun, Galvan mengakui bahwa ia tidak merasa puas dengan jawaban yang disampaikan anggota keluarganya. &amp;quot;Kita hanya bisa menemukan jawaban atas pertanyaan seperti itu dengan mempelajari dasardasar keesaan Allah, kenabian, dan hari pembalasan.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt; &lt;br style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;&lt;span style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; "&gt;Galvan berharap, seluruh umat manusia di muka bumi menggunakan akal sehatnya dalam mencari kebenaran. Ia berharap, setiap orang benar-benar mencari jalan kebenaran itu dengan usaha dan pikiran sendiri, bukan dengan dogma-dogma. &amp;quot;Biarkan mereka berpikir tentang kebenaran yang sesungguhnya. Dengan begitu, mereka akan bisa memahami mana yang benar dan salah,&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-7255029587528005844?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/7255029587528005844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/07/juan-galvan-menjadi-juru-dakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7255029587528005844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/7255029587528005844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/07/juan-galvan-menjadi-juru-dakwah.html' title=': Juan Galvan, Menjadi Juru Dakwah'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-8149062956940174595</id><published>2010-07-25T20:37:00.001-07:00</published><updated>2010-07-25T20:37:22.741-07:00</updated><title type='text'>: Kesalehan Diri dan Sosial</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;#39;comic sans ms&amp;#39;; font-size: medium; "&gt;Oleh &lt;strong&gt;Nurjaman&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Eksistensi umat Islam laksana ikatan sapu lidi. Apabila terlepas satu atau beberapa batangnya, maka ikatannya akan longgar. Ia mudah dipatahkan dan dicerai-beraikan. Umat Islam harus satu visi dan misi supaya tercipta kekuatan yang mahadahsyat. Karena itu, diperlukan kesalehan antarpersonal dengan Tuhannya, dan kesalehan di antara individu itu sendiri.&lt;br&gt; &lt;br&gt;&amp;quot;Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Alquran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah pelindungmu, Dialah sebaik-baik pelindung dan Sebaik-baik penolong.&amp;quot; (QS al-Hajj [22]: 78).&lt;br&gt; &lt;br&gt;Ayat ini menekankan setiap Muslim untuk membangun kesalehan diri dan kesalehan sosial secara linier dan berkesinambungan. Tujuannya, agar senantiasa umat Islam berada dalam kemenangan, sebagaimana yang tecermin dalam rukuk dan sujud sebagai bentuk pengabdian tertinggi kepada Allah SWT.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sedangkan maksud &amp;quot;tunaikanlah zakat&amp;quot; adalah supaya manusia bisa saling merasakan kekurangan yang dialami sesamanya, dan itu merupakan cermin kesalehan sosial.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di antara keduanya, mana yang harus didahulukan? Pohon tumbuh karena ada akar terlebih dahulu. Sebelum berdiri tegak sebuah pohon, akar menancap dulu di bawah tanah. Ini berarti, sebelum kesalehan sosial terbentuk, maka tiap-tiap insan harus terlebih dahulu memperkuat kesalehan personalnya. Misalnya, dalam perintah shalat, tujuannya adalah menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sudah semestinya, orang yang mendirikan shalat, akan mencerminkan dirinya sebagai seorang yang saleh, atau saleh diri. Kesalehan  diri ini akan berimplikasi pada &lt;br&gt;kesalehan sosial (tidak berbuat sesuatu yang merugikan orang lain).&lt;br&gt; &lt;br&gt;&amp;quot;Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan)  keji dan mungkar.&amp;quot; (QS Al-Ankabut [29]: 45).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rasulullah SAW menggambarkan bahwa ada seorang wanita yang sangat terjaga kesalehan personalnya, namun ia masuk dalam neraka. Hal ini disebabkan oleh kesalehan personal (dirinya) tidak dibarengi dengan kesalehan sosial.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Artinya, seorang Mukmin tidak cukup hanya mendirikan shalat, mereka juga harus membayar zakat, bersedekah, berinfak, membantu orang yang kekurangan, dan perbuatan sosial lainnya. Inilah integrasi antara kesalehan ritual (diri) dengan kesalehan sosial. Dengan konsep ini, niscaya akan terbentuk sebuah komunitas Muslim yang rahmatan lil&amp;#39;alamin. Wallahu a&amp;#39;lam.&lt;/span&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6364052567207076027-8149062956940174595?l=dariislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dariislam.blogspot.com/feeds/8149062956940174595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/07/kesalehan-diri-dan-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/8149062956940174595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6364052567207076027/posts/default/8149062956940174595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dariislam.blogspot.com/2010/07/kesalehan-diri-dan-sosial.html' title=': Kesalehan Diri dan Sosial'/><author><name>Afandi Kusuma</name><uri>https://profiles.google.com/112651681988767825796</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-K58WG1LV4So/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABrI/GytJmt-9w0A/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6364052567207076027.post-8233563264431011632</id><published>2010-07-22T23:53:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T00:05:18.311-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ajaran Illahi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tauhid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><title type='text'>Islam (Damai, Peace) adalah agama yang mendamaikan</title><content type='html'>Islam: Menurut Bahasa a
