: Alquranku Inspirasiku

Oleh Yodi Indrayadi

Hampir bisa dipastikan, di setiap rumah keluarga Muslim, ada satu mushaf Alquran yang disimpan di rak buku atau lemari kecil di tempat shalat bersama sajadah, sarung, dan mukena. Tapi, seberapa sering kita membacanya? 

Membaca Alquran tidak cukup hanya pada bulan Ramadhan. Membacanya harus selalu dilakukan setiap hari, bahkan di setiap kesempatan. Bukan semata karena besarnya pahala membaca kitab suci itu, tapi juga karena ia merupakan pedoman hidup kita, inspirasi kita. 

Allah berfirman, "Dan, Kami turunkan kepadamu al-Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (QS Annahl [16]: 89).

Dalam kerangka inilah, Rasulullah SAW kerap mendorong umatnya agar rajin membaca Alquran. Tidak sedikit hadis yang menjelaskan keutamaan membaca Alquran. Salah satunya, yang paling masyhur, adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Ibnu Mas'ud.
 
Rasulullah bersabda, "Siapa yang membaca satu huruf Alquran, baginya satu kebaikan. Dan, satu kebaikan itu dikali sepuluh. Aku tidak mengatakan 'alif lam mim' sebagai satu huruf. Tapi, 'alif' satu huruf, 'lam' satu huruf, dan 'mim' satu huruf."

Dalam kesempatan lain, Rasulullah bersabda, "Bacalah Alquran! Karena, pada hari kiamat, ia akan datang menjadi penolong bagi yang membacanya." (HR Muslim dan Ahmad). 

Tentu, bukan sekadar membaca biasa yang dimaksud oleh Rasulullah dalam hadis tersebut, tapi membaca sekaligus memahami dan kemudian mengamalkannya. Oleh karena itu, sudah saatnya kita meningkatkan kualitas bacaan Alquran kita dari level "membaca biasa" ke level yang lebih tinggi, yakni "membaca sekaligus memahami dan mengamalkannya". 

Memang, itu tidak mudah dilakukan. Tapi, dengan pembiasaan, itu bukanlah hal yang mustahil. Alquran sendiri telah menjamin bahwa ayat-ayatnya sangat mudah dipahami bagi siapa saja yang mau memahaminya. "Dan, sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?" (QS Alqamar [54]: 17).

Dengan demikian, Alquran pun akan menjadi inspirasi bagi kita dalam bertutur, bertingkah laku, bersikap, dan menyelesaikan setiap persoalan hidup. Setidaknya, bisa menjadi penolong kita di hari kiamat kelak, seperti yang digambarkan hadis Nabi SAW di atas.



0 komentar:

Posting Komentar