Kesalehan Individual dan Sosial

Kesalehan Individual dan Sosial

Oleh KH Didin Hafidhuddin

Paling tidak ada dua kesalehan yang dibangun dan ditumbuhkembangkan melalui ibadah-ibadah di bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan ini. Kesalehan indiviudal dan sosial.

Secara individu, orang yang berpuasa dilatih menjadi orang yang taat beragama, jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Jujur dan amanah adalah dua sifat utama yang akan mengantarkan seseorang atau suatu bangsa pada keberhasilan dan kesuksesan yang hakiki.

Nabi Yusuf AS berhasil mengantarkan masyarakat Mesir pada kesejahteraan dan kemakmuran, karena beliau dan timnya memiliki sifat amanah dan menjaga serta memiliki profesionalitas yang tinggi.

''Berkata Yusuf, 'Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir), sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga lagi berpengetahuan'.'' (QS Yusuf [12]: 55).Dalam sebuah hadis riwayat Imam ad Daelamy, Rasulullah SAW menyatakan bahwa sifat amanah itu akan mengundang rezeki. Sebaliknya, sifat khianat itu akan mengundang kefakiran.

Di samping secara pribadi harus jujur, orang yang beriman pun diperintahkan membangun suasana dan lingkungan penuh kejujuran. ''Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.'' (QS Attaubah [9]: 119).

Bangsa dan negara kita sekarang ini sangat membutuhkan para pemimpin, para pegawai, dan anggota masyarakat yang memiliki kejujuran yang tangguh, di samping profesionalitas yang tinggi, untuk bisa membawa bangsa ini keluar dari krisis yang sangat kompleks dan berat.

Kesalehan sosial, dibangun melalui ibadah-ibadah pada bulan Ramadhan, antara lain, peduli, empati, dan simpati, serta bersedia menolong orang lain yang sedang mendapatkan kesulitan, seperti sekarang ini.

Di samping banyaknya orang miskin yang membutuhkan pertolongan, banyak juga orang yang menderita karena mendapatkan musibah, seperti gempa bumi di beberapa daerah di Jawa Barat, yang mengakibatkan korban jiwa cukup banyak.Rasulullah SAW menyatakan dalam sebuah hadis, Allah SWT akan menolong hamba-Nya selama hamba itu mau menolong sesamanya. Barangsiapa yang memudahkan urusan orang yang sedang mendapatkan kesulitan, maka Allah SWT akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat nanti.

Mari kita jadikan momentum Ramadhan ini untuk penguatan kesalehan individual dan kesalehan sosial, agar kehidupan kita menjadi lebih baik dan lebih bermakna dalam pandangan Allah SWT maupun dalam pandangan manusia.

________________________________

ini juga dari inbox di account email gmail saya


0 komentar:

Posting Komentar