1:10 atau 1:2

Permasalahan:

1 Al Anfaal: 65 »
Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mu’min itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara kamu niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) diantaramu, maka mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. (QS. 8:65)

2. Al Anfaal: 66 »
Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui padamu bahwa ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 8:66)

Inti ayat diatas,
1. Ayat 65 berkata 20 org sabar dapat mengalahkan 200 org musuh. 100 org dapat mengalahkan 1000 org kafir.

2. Ayat 66 berkata 100 org sabar dapat mengalahkan 200 org musuh. 1000 org dapat mengalahkan 2000 org kafir.

Apa maksud dari ayat diatas, kenapa terjadi perubahan antara ayat 65 dan 66, berdasarkan apa perubahan trsebut ???

Pembahasan:

Kalau menurut saya,
kedua ayat tersebut tidak bertentangan, hanya saja Allah menguji kesabaran umat Islam waktu itu.

Tentunya kita juga tahu bahwa perang Badar berhasil dimenangkan oleh para mukmin. Dengan kesabaran yang sangat besar tentunya.

Di 8:65 nabi Muhammad saw diperintah untuk mengobarkan semangat para mukmin yang jumlahnya masih sedikit.

Kita lihat bukti 20:200, atau 100:1000. Karena umat Islam mengikuti perintah Allah, berhasil memenangkan pertempuran itu.

Di ayat berikutnya, Allah meringankan beban kesabaran orang Mukmin tapi tetap dengan kesabaran yang besar juga, 100:200, atau 1000:2000.

Sebenarnya sangat sederhana.
Sederhana sekali. Menurut saya.
MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA.

Ketika jumlah umat Mukmin masih sedikit, musuh sudah datang. Sedang jumlah musuh besar. Apa yang diperintahkan oleh Yang Maha Mengetahui pada Jendralnya?
Beri semangat juang lebih besar. Kobarkan kesabaran dalam berjuang lebih besar 1:20.

Kondisi Mendesak.

Ketika jumlah umat Mukmin sudah banyak. Karena kebenaran dan pengetahuan orang-orang bertambah, maka pengikut ajaran Allah melalui Muhammad saw semakin banyak.
Apakah Yang Maha Mengetahui tidak tahu kalau 1:2 adalah sudah lebih dari cukup untuk memberi beban bagi semua umat yang berserah diri pada-Nya untuk mengikuti perintah AlAliim. Tentunya dengan kesabaran dalam memperjuangkan perintah Allah.

Dan kita juga harus belajar dari umat tersebut yang meskipun dengan pasukan yang lebih besar tapi mendapat kekalahan karena tidak bersabar dan berserah diri pada aturan dan kehendak Allah.

Maka inti ke-Islam-an kita ada berserah diri pada segala kehendak ArRohman. Ini buktinya.

1:20 harus dengan sabar = menang
1:2 harus dengan sabar = menang.
Tergantung kondisi.

Dan saksikanlah bahwa kami berserah diri pada Allah atas segala urusan.

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.


1 komentar:

Hellmacabre mengatakan...

Perhatikan kata-kata yang mengawali kedua ayat diatas.
Pada ayat 65: Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mu’min itu untuk berperang...
Pada ayat ini ada kata2 mu'min. Artinya ada dua Syarat yang harus dipenuhi: Yang pertama mu'min dan yang kedua sabar. Jika kedua syarat itu terpenuhi, maka akan menghasilkan kekuatan: 1 : 10.
Pada ayat 66: Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui padamu bahwa ada kelemahan...
Pada ayat ini Allah sebelumnya menerangkan ada kondisi yang melemahkan dalam barisan kaum muslim. Bisa jadi ini adalah kelemahan dalam keimanan (mu'min pada ayat 65: berarti orang yang beriman) berhubung dalam ayat ini kata-kata mu'min tidak disebutkan.
Kesabaran tanpa disertai keimanan yang baik 'hanya' menghasilkan kekuatan 1 : 2.
Itu pendapat Saya.
Makna sebenarnya, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.

Posting Komentar